Mengaku Wartawan, Sejumlah Lelaki Diringkus atas Dugaan Pemerasan

Arsito Hidayatullah

Selasa, 09 Februari 2016 | 23:16 WIB
Mengaku Wartawan, Sejumlah Lelaki Diringkus atas Dugaan Pemerasan
Ilustrasi penjara. (Shutterstock)

Suara.com - Kepolisian Sektor Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menangkap pelaku pemerasan terhadap Kepala Desa Sukamulya dengan mengaku sebagai wartawan.

"Tiga pelaku ditangkap setelah dilakukan penjebakan oleh anggota Reskrim Polsek Sukamakmur," kata Kasubag Humas Polres Bogor Kabupaten, AKP Ita Puspitalena, Selasa.

Ita mengatakan, penangkapan ketiga pelaku didasarkan dari laporan Kepala Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur yang merasa diancam oleh sejumlah orang yang mengaku dirinya sebagai wartawan salah satu media cetak.

 
Kades melaporkan kepada aparat Polsek Sukamakmur Senin (8/2) kemarin. Isi laporan tersebut, kades menyampaikan dirinya telah menerima telepon dari sejumlah orang yang mengaku wartawan sekitar empat hari yang lalu.

"Oknum wartawan tersebut selalu menelpon dengan kata-kata mengancam dan ingin bertemu serta meminta uang senilai Rp50 juta," katanya.

Modus yang digunakan pelaku adalah mengancam kepala desa tersebut, karena telah kedapatan melakukan perselingkuhan dengan pegawai di kantor desa dan akan menyebarluaskan foto perselingkuhan tersebut ke media cetak.

"Ancamannya, apabila kades tidak menyanggupi permintaannya mereka untuk mengirim uang senilai Rp50 juta, maka berita dan foto akan disebar ke media cetak," katanya.

Menerima laporan dari kepala desa tersebut, lanjut Ita, Kanit Reskrim Polsek Sukamakmur melakukan penjebakan terhadap para pelaku. Dari penjebakan tersebut terbukti pelaku melakukan pemerasan sebanyak lima kali pembicaraan dan benar meminta sejumlah uang senilai Rp50 juta.

"Dua pelaku atas nama Atep Suherman warga Cibadak, dan Dony Jenawy warga Cikarang Selatan, Bekasi, ditangkap di salah satu rumah makan di desa Sukamakmur, setelah kepala desa menyerahkan uangnya," katanya.

Ita mengatakan, saat ini tim reskrim Polsek Sukamakmur masih melakukan penyidikan dan pengembangan terhadap beberapa tersangka yang mengaku wartawan lainnya yang ikut terlibat dalam aksi pemerasan tersebut.

"Petugas juga mengamankan barang bukti senilai Rp10 juta, dua buah telepon genggam dan satu unit mobil warna hitam, serta tiga kartu pers," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AJI: Kekerasan terhadap Wartawan Paling Banyak Dilakukan Polisi

AJI: Kekerasan terhadap Wartawan Paling Banyak Dilakukan Polisi

News | Minggu, 20 Desember 2015 | 17:55 WIB

Polisi Amuk Wartawan di Kongres HMI Pekanbaru

Polisi Amuk Wartawan di Kongres HMI Pekanbaru

News | Sabtu, 05 Desember 2015 | 19:02 WIB

Ini Kronologis Penangkapan Aktor Utama Pembunuh Nur Baety

Ini Kronologis Penangkapan Aktor Utama Pembunuh Nur Baety

News | Selasa, 21 Juli 2015 | 11:43 WIB

Peras Narasumber, Tiga Wartawan Dibekuk Polisi

Peras Narasumber, Tiga Wartawan Dibekuk Polisi

News | Rabu, 01 Juli 2015 | 17:14 WIB

Terkini

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:45 WIB

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

×