9.000 Aparat Jaga Demo Guru Honorer di Istana Merdeka

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 10 Februari 2016 | 11:40 WIB
9.000 Aparat Jaga Demo Guru Honorer di Istana Merdeka
Forum Honorer Kategori 2 (FHK2I) berunjuk rasa di depan Istana, Jakarta, Rabu (10/2). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Sebanyak 20 ribu guru honorer rencananya akan melakukan aksi unjuk rasa ke Istana depan Merdeka, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Mereka menuntut Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Perundang-undangan tentang pengangkatan guru-guru honorer menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

"Estimasi massa 20.000 terdiri dari guru-guru honorer, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI jakarta sendiri, Banten, Bengkulu, Padang. Mereka menamakan Forum Honorer Kategori 2, FHK 2 ke Istana Negara," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammar Iqbal kepada wartawan, Rabu (10/2/2016).

Sebanyak 9 ribu personil gabungan telah dikerahkan untuk menjaga pengamanan unjuk rasa dari kalangan guru honerer tersebut. Pengamanan, kata Iqbal akan dilakukan dari titik kumpul para demonstran yang nantinya akan melakukan longmarch ke depan Istana Negara.

"Mereka pagi ini sudah ada dan titik kumpul di patung kuda Indosat Jakarta Pusat, Parkir di Monas. Pengamanan dilakukan diantaranya di titik kumpul dan long march nanti, kemudian pas di unjuk rasa," kata Iqbal.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Iqbal mengataka pengamanan juga akan dilakukan di pintu masuk tol dan gedung-gedung yang menjadi objek vital di Jakarta.

"Kemudian kita jaga di pintu-pintu tol, objek vital di Jakarta, untuk mengantisipasi sesuatu yang tidak diinginkan," katanya

Menurut Iqbal, mengenai pengalihan arus terkait adanya unjuk rasa guru honerer akan dilakukan secara situasional

"Pengalihan arus sifatnya situasional, intinya dari patung kuda akan kita rekayasa di jalan mh thamrin kemudian dibelokkan ke kebon sirih, kemudian di tanah abang. Intinya jika patung kuda sudah kosong akan di buka kembali," kata Iqbal.

Dalam aksi ini, Iqbal mengimbau agar masyarakat untuk tidak melintasi kawasan unjuk rasa.

"Kepada masyarakat untuk memilih jalan lain, harap maklum pastinya ada kemacetan kumpulnya di patung kuda, monas, dan depan istana , kemungkinan berimbas ketempat yang lain, sampai sekitar 18.00 WiB, katanya.

Selain itu, Iqbal meminta kepada para pengunjuk rasa untuk tidak melakukan tindakan anarkis saat berunjuk rasa.

"Bubar sebelumnya akan diberitahu, untuk pengunjuk rasa sendiri dihimbau tertib dan jangan menggangu hak-hak pengguna jalan lainnya. Apabila melanggar hukum akan kita tindak," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rano Karno Sebut Profesi Guru Seperti Seniman "Gila"

Rano Karno Sebut Profesi Guru Seperti Seniman "Gila"

News | Rabu, 23 Desember 2015 | 09:36 WIB

Ahok Tak Masalah Soal Standar Mekanisme Distribusi Guru

Ahok Tak Masalah Soal Standar Mekanisme Distribusi Guru

News | Selasa, 22 Desember 2015 | 17:32 WIB

Baru 50 Persen Guru Madrasah yang Sudah Disertifikasi

Baru 50 Persen Guru Madrasah yang Sudah Disertifikasi

News | Sabtu, 05 Desember 2015 | 05:21 WIB

Saat Ini Guru Dipandang Profesi, Bukan Mengabdi

Saat Ini Guru Dipandang Profesi, Bukan Mengabdi

News | Minggu, 29 November 2015 | 23:59 WIB

Uji Kompetensi Guru Dianggap Mubazir, Ini Alasannya

Uji Kompetensi Guru Dianggap Mubazir, Ini Alasannya

News | Minggu, 29 November 2015 | 20:09 WIB

Gaji Guru Honorer Cuma Rp200 Ribu

Gaji Guru Honorer Cuma Rp200 Ribu

News | Kamis, 26 November 2015 | 10:33 WIB

Rayakan Hari Guru di Pantai, Seorang Guru Malah Tewas Tenggelam

Rayakan Hari Guru di Pantai, Seorang Guru Malah Tewas Tenggelam

News | Kamis, 26 November 2015 | 06:01 WIB

Ahok Paling Terkesan dengan Bu Guru Bonden

Ahok Paling Terkesan dengan Bu Guru Bonden

News | Rabu, 25 November 2015 | 21:10 WIB

Terkini

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB