BNPT: Upaya Penanggulangan Terorisme Harus Masif

Arsito Hidayatullah

Kamis, 11 Februari 2016 | 07:07 WIB
BNPT: Upaya Penanggulangan Terorisme Harus Masif
Penangkapan teroris oleh aparat kepolisian. [Antara]

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyatakan bahwa penanggulangan terorisme dan radikalisme harus dilakukan secara masif dan membutuhkan kerja sama semua pihak.

"Radikalisme dan terorisme sudah nyata di depan kita sehingga upaya untuk membendung hal tersebut haruslah masif," kata Deputi I Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir pada Dialog Nasional Pencegahan Paham Radikal Terorisme dan ISIS di Medan, Rabu.

 Seperti dikutip dalam siaran pers, Abdul Rahman mengatakan kemajuan teknologi informasi saat ini telah memberikan keuntungan tersendiri bagi kelompok radikal khususnya dalam mengekspansi kegiatan dan memperbanyak anggota dan pengikutnya.

Oleh karena itu, BNPT menggandeng anak-anak muda karena lebih dari separuh pengguna dunia maya di Indonesia adalah anak-anak muda.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumatera Utara Muhammad Rifai Darus mengatakan radikalisme dan terorisme merupakan ancaman nyata, terutama bagi kehidupan pemuda Indonesia, sehingga pihaknya siap untuk memerangi .

"KNPI mengalami banyak perubahan sehingga organisasi pemuda ini semakin sadar akan tanggung jawab yang diemban," kata dia.

Sementara itu, Kepala BNPT Komjen Pol Saud Usman Nasution saat membuka dialog mengatakan pemerintah Indonesia membentuk BNPT sebagai salah satu instrumen penting pemerintah dalam menyusun program dan berkoordinasi dengan semua pihak untuk melakukan penanggulangan terorisme.

Dalam menjalankan program ini, BNPT telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, seperti universitas, tokoh agama, organisasi kepemudaan, guru-guru, dan pemuda sebagai bagian yang paling penting dalam upaya pencegahan radikalisme dan terorisme.

Dalam dialog yang juga dihadiri oleh perwakilan Asosiasi Pesantren NU se-Sumut itu seluruh peserta sepakat bahwa terorisme adalah ancaman nyata yang harus dihentikan karena selain keluar dari nilai-nilai agama juga menjadi ancaman dan menciptakan rasa takut di tengah-tengah masyarakat.

Para peserta juga menyampaikan dukungannya kepada pemerintah, dalam hal ini BNPT, dalam upaya penanggulangan terorisme.

Dialog ini menghadirkan pemateri dari pusat dan daerah antara lain guru besar dari UIN Medan dan pejabat-pejabat tinggi BNPT. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Bahas Terorisme dengan Dewan Keamanan Rusia

Jokowi Bahas Terorisme dengan Dewan Keamanan Rusia

News | Rabu, 10 Februari 2016 | 11:56 WIB

1.000 Kyai Disebar se-Indonesia Cegah Terorisme

1.000 Kyai Disebar se-Indonesia Cegah Terorisme

News | Minggu, 07 Februari 2016 | 00:03 WIB

BNPT: Ada 19 Pondok Pesantren Terindikasi Pro Terorisme

BNPT: Ada 19 Pondok Pesantren Terindikasi Pro Terorisme

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 21:53 WIB

Pemerintah Libatkan 7 Kementerian untuk Deradikalisasi Terorisme

Pemerintah Libatkan 7 Kementerian untuk Deradikalisasi Terorisme

News | Senin, 01 Februari 2016 | 23:36 WIB

Terkini

Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas

Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:16 WIB

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:02 WIB

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:43 WIB

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:29 WIB

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:19 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:17 WIB

Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong

Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:01 WIB

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:58 WIB

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:52 WIB

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:42 WIB