Gempa Sumba Sebabkan Pergeseran Permukaan Tanah

Ririn Indriani | Suara.com

Minggu, 14 Februari 2016 | 07:40 WIB
Gempa Sumba Sebabkan Pergeseran Permukaan Tanah
Ilustrasi tanah retak akibat gempa. (Shutterstock)

Suara.com - Gempa berkekuatan 6,6 skala Richter (SR) yang mengguncang Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur pada Jumat (12/2/2016) petang pukul 18.05 Wita, mengakibatkan pergeseran permukaan tanah mencapai 20 centimeter.

"Pergeseran permukaan tanah tersebut seperti terjadi di kantor Dinas Peternakan Kabupaten Sumba Barat," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumba Barat Viktor Umbu saat dihubungi Antara dari Kupang, Minggu (14/2/2016).

Ia menambahkan meski kekuatan gempa mencapai 6,6 SR, tapi tidak terdapat kerusakan yang signifikan. Sementara itu tidak ada juga korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sampai saat ini pihak BPBD Sumba Barat, dibantu TNI, Polri serta Basarnas masih terus melakukan pendataan soal kerusakan yang terjadi di sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Lamboya yang menjadi pusat gempa.

"Nanti baru diinformasikan lagi soal kerusakan-kerusakan yang terdata oleh kami. Sejauh ini ada tujuh sekolah yang rusak ringan, 10 rumah warga, fasilitas umum seperti rumah sakit juga ikut mengalami keretakan," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Gempa bumi berkekuatan 6,6 SR mengguncang Kabupaten Sumba Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (12/2/2016) malam setelah pada Kamis (11/2/2016) mengguncang kabupaten tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Klas 1 Kupang, Ikhsan mengatakan gempa di Sumba Barat tersebut tidak berpotensi tsunami.

"Gempa terjadi pada pukul 18.05 Wita yang lokasinya berada di 9.77 Lintang Selatan (LS) dan 119.34 Bujur Timur (BT), dan dengan kedalaman 10 kilometer di atas permukaan laut," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dampak Gempa Sumba, Belum Ditemukan Korban Jiwa

Dampak Gempa Sumba, Belum Ditemukan Korban Jiwa

News | Minggu, 14 Februari 2016 | 00:31 WIB

Komunikasi dengan Lokasi Gempa di Sumba Barat Masih Putus

Komunikasi dengan Lokasi Gempa di Sumba Barat Masih Putus

News | Jum'at, 12 Februari 2016 | 23:22 WIB

Gempa 5,2 SR Guncang Sumba Barat

Gempa 5,2 SR Guncang Sumba Barat

News | Rabu, 27 Januari 2016 | 11:26 WIB

Terkini

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB