Polisi: Jessica Dites Psikiatri Bukan Berarti Kelainan Jiwa

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 16 Februari 2016 | 19:02 WIB
Polisi: Jessica Dites Psikiatri Bukan Berarti Kelainan Jiwa
Tersangka kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso, kembali diperiksa penyidik subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (2/1). [suara.com/Oke Atmaja]

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Komisaris Besar Musyafak menjelaskan tujuan memeriksa kejiwaan tersangka Jessica Kumala Wongso di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo, Jakarta Pusat, bukan karena polisi curiga dia memiliki kelainan jiwa.

"Tapi dari pihak penyidik barangkali punya tujuan untuk mendukung alat bukti untuk mengetahui kejiwaan Jessica. Makanya konsul ke psikiatri. Dokter ahli tim kesehatan jiwa," kata Musyafak di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/2/2016).

Suara.com - Jessica menjalani tes kejiwaan oleh tim psikiater sejak Kamis (11/2/2016). Setelah enam hari atau hari ini, kabarnya dia akan dikembalikan lagi ke ruang tahanan Polda Metro Jaya.

Musyafak mengatakan saat ini belum dapat menjelaskan hasil tesnya. Dia mengatakan untuk mengetahui hasil tes kejiwaan membutuhkan waktu. 

"Untuk mengetahui kejiwaan seseorang ngga bisa sekali pertemuan. Ngga bisa seperti orang sakit demam, berobat, periksa lab, tahu sakit apa," kata Musyafak

"Ini namanya pemeriksaan yang berkelanjutan makanya dilakukanlah observasi, makanya dilakukan pemeriksaan 5-6 hari jadi dokter ingin mengetahui perilaku dan kejiwaan seseorang itu bertahap," Musyafak menambahkan.

Mirna meninggal dunia usai meneguk es kopi Vietnam bercampur zat sianida di kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/1/2016).

Saat peristiwa terjadi, di meja yang sama, Mirna ditemani dua kawan, Jessica dan Hanie. Mereka merupakan teman sekampus di Billy Blue College of Design, Sidney, Australia. Mereka lulus 2008.

Jessica ditangkap saat berada di Hotel Neo, Mangga Dua, Jakarta Utara, Sabtu (30/1/2016) sekitar pukul 07.45 WIB.

Jessica ditahan selama 20 hari, terhitung mulai Sabtu (30/1/2016) sampai dengan 18 Februari 2016.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seperti Ini Rangkaian Pemeriksaan Kejiwaan Jessica di RSCM

Seperti Ini Rangkaian Pemeriksaan Kejiwaan Jessica di RSCM

News | Selasa, 16 Februari 2016 | 17:51 WIB

Polisi Akui Kelengkapan Berkas Perkara Jessica Baru 75 Persen

Polisi Akui Kelengkapan Berkas Perkara Jessica Baru 75 Persen

News | Selasa, 16 Februari 2016 | 16:44 WIB

Polisi: Pengacara Pasti Bela Jessica, Catat, Kami Cari Bukti

Polisi: Pengacara Pasti Bela Jessica, Catat, Kami Cari Bukti

News | Selasa, 16 Februari 2016 | 14:11 WIB

Jessica Selesai Lalui Tes Kejiwaan, Apa Hasilnya?

Jessica Selesai Lalui Tes Kejiwaan, Apa Hasilnya?

News | Selasa, 16 Februari 2016 | 13:16 WIB

Polisi Anggap Jiwa Jessica Aneh, Pengacara: Kenyataannya Tidak

Polisi Anggap Jiwa Jessica Aneh, Pengacara: Kenyataannya Tidak

News | Selasa, 16 Februari 2016 | 13:12 WIB

Terkini

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:18 WIB

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 19:16 WIB

Mengungkap Wajah Kelam Kemiskinan dan Ketidakadilan di Buku Oliver Twist

Mengungkap Wajah Kelam Kemiskinan dan Ketidakadilan di Buku Oliver Twist

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:15 WIB

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:13 WIB

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:11 WIB

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:10 WIB

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

Banten | Selasa, 03 November 2026 | 19:08 WIB

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:05 WIB

×