Masjid Mubarakah Jadi Saksi Bisu Geliat Malam Kalijodo

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 19 Februari 2016 | 16:21 WIB
Masjid Mubarakah Jadi Saksi Bisu Geliat Malam Kalijodo
Masjid Al Mubarakah yang terletak di area RT 7, RW 10, Kalijodo, Tambora, Jakarta Barat [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Ada cerita menarik di balik hingar bingar tempat prostitusi Kalijodo di waktu malam hari. Ini tentang Masjid Al Mubarakah yang terletak di area RT 7, RW 10, Kalijodo, Tambora, Jakarta Barat.

Pengurus masjid Ustadz Udin bercerita kalau hiruk pikuk orang-orang yang mencari hiburan di Kalijodo tidak pernah mempengaruhi aktivitas di masjid.

"Ya begitu, yang salat-salat, yang begitu (maksiat) juga ada. Ada yang mereka perempuan-perempuan (PSK) yang datang salat juga ada, yang laki-laki juga ada datang salat juga," kata Udin saat ditemui Suara.com di lokasi, Jumat (19/2/2016).

Bagi Ustadz Udin kemaksiatan di sekitar masjid justru menjadi tantangan tersendiri bagi pengurus masjid.

Misalnya, ketika ada orang mabuk-mabukan di dekat masjid, pengurus masjid tak sungkan menyadarkannya dengan cara yang halus.

"Ya pernah sih ada, paling juga yang laki-lakinya kalau mabuk suka teriak-teriak, kan di sini juga sering tahlilan, pengajian juga sering paling yang mabuk-mabukan itu suka teriak-teriak," katanya.

Kalau dibandingkan dulu, kata Udin, sebenarnya sudah ada perubahan drastis di Kalijodo. Sekarang, katanya, jarang ada pemuda-pemuda mabuk di sembarang tempat.

"Kami imbau ya mereka menyingkir juga. Tapi itu dulu, kalau belakangan ini sudah tidak ada lagi yang kayak begitu," katanya.

Pria asal Serang, Banten, ini, baru tiga bulan terakhir aktif menjadi pengurus masjid. Dia menggantikan pengurus yang lama.

"Ya saya kan diminta datang ke sini, karena memang buat ngurus memandikan jenazah, pemakaman sampai salat jenazah lainnya nggak ada yang mau, makanya saya di suruh tinggal di sini," kata dia.

Ustadz Udin senang karena sekarang kawasan Kalijodo tidak sangar seperti dulu.

Itu sebabnya, Ustadz Udin kaget begitu tahu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menutup Kalijodo dan menjadikannya ruang terbuka hijau. Apalagi, kemarin, pemerintah sudah menerbitkan surat peringatan pertama kepada warga.

Ustadz Udin sedih karena masjid yang dijaganya bisa saja ikut diratakan dengan tanah. Padahal, masjid ini sudah berdiri sejak puluhan tahun yang lalu.

"Iya, tahunya malah ada kayak gini," katanya.

Kalau nanti benar-benar dibongkar, Ustadz Udin berharap pemerintah memberikan solusi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wakil Ketua MPR Minta Relokasi Warga Kalijodo Manusiawi

Wakil Ketua MPR Minta Relokasi Warga Kalijodo Manusiawi

News | Jum'at, 19 Februari 2016 | 16:15 WIB

Warga Kalijodo Tuntut Ganti Rugi

Warga Kalijodo Tuntut Ganti Rugi

Foto | Jum'at, 19 Februari 2016 | 15:49 WIB

Sebut Lulung dan Taufik Pendekar, Mereka Diminta ke Kalijodo

Sebut Lulung dan Taufik Pendekar, Mereka Diminta ke Kalijodo

News | Jum'at, 19 Februari 2016 | 15:22 WIB

Ini Permohonan Warga Kalijodo Kepada Ahok

Ini Permohonan Warga Kalijodo Kepada Ahok

News | Jum'at, 19 Februari 2016 | 15:01 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×