Satpol PP Angkut Ribuan Miras dari Kalijodo

Ardi Mandiri | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 22 Februari 2016 | 22:34 WIB
Satpol PP Angkut Ribuan Miras dari Kalijodo
Ribuan miras dari Kalijodo disita. [suara.com/ Agung Sandy]

Ratusan krat botol minuman keras hasil operasi penyakit masyarakat (Pekat) di kawasan Kalijodo telah diserahkan aparat kepolisian kepada Pemprov DKI Jakarta.

"Pelanggaran Perda nomor 27 tahun 2007, Karena masuk pelanggaran Perda maka penyidiknya PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil).Bukan kami," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti kepada wartawan, Senin (22/2/2016).

Ribuan botol miras bermacam merek tersebut dibawa puluhan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke truk pengangkut.

"Ancamannya tiga bulan penjara, itu termasuk bukan tindak pidana tapi pelanggaran, atau denda minimal Rp500 ribu maksimal 30 juta," kata Krishna.

Sebelumnya ribuan aparat gabungan dari Satpol Pamong Praka, Polda Metro Jaya, dan dibantu Kodam Jaya TNI melakukan oprasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di kawasan Kalijodo, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (20/2/2016).

Dalam operasi tersebut aparat menyita minuman keras, alat kontrasepsi, dan puluhan keping DVD porno. Tak hanya itu sejumlah senjata tajam ditemukan di kafe Intan yang dimiliki Abdul Aziz atau Daeng Aziz.

"Kita temukan badik, samurai, golok, anak panah, tombak, ratusan senjata tajam itu ditemukan di cafe milik Azis," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Krishna Murti saat dilokasi.

Terkait operasi tersebut, pihak kepolisian telah menetapkan Daeng Aziz sebagai tersangka, lantaran diduga terlibat bisnis prostitusi di kawasan tersebut. Salah seorang berinisial DK juga telah diamankan polisi karena diduga sebagai mucikari di sebuah kafe di Kalijodo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan Polisi Tetapkan Daeng Aziz Sebagai Tersangka

Ini Alasan Polisi Tetapkan Daeng Aziz Sebagai Tersangka

News | Senin, 22 Februari 2016 | 21:55 WIB

PSK Kalijodo Jangan Ditelantarkan Begitu Saja

PSK Kalijodo Jangan Ditelantarkan Begitu Saja

News | Senin, 22 Februari 2016 | 21:16 WIB

Terkini

Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:10 WIB

Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran

Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:57 WIB

BKT Jadi Incaran! Lampu Jalan Terus Dicuri, Sudin Bina Marga Jaktim Sampai Minta Bantuan Satpol PP

BKT Jadi Incaran! Lampu Jalan Terus Dicuri, Sudin Bina Marga Jaktim Sampai Minta Bantuan Satpol PP

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:54 WIB

Studi Ungkap Polusi Batubara Diam-Diam Kurangi Produksi Energi Surya Global, Mengapa Bisa?

Studi Ungkap Polusi Batubara Diam-Diam Kurangi Produksi Energi Surya Global, Mengapa Bisa?

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:53 WIB

Marak Aksi Begal, Sahroni Minta Semua Polda Harus Tindak Tegas: Tembak di Tempat!

Marak Aksi Begal, Sahroni Minta Semua Polda Harus Tindak Tegas: Tembak di Tempat!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:53 WIB

Sempat Mangkir, Heri Black Kembali Dipanggil KPK di Kasus Suap Bea Cukai

Sempat Mangkir, Heri Black Kembali Dipanggil KPK di Kasus Suap Bea Cukai

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:39 WIB

Kejagung Lelang 308 Aset Koruptor: Ada Kursi Firaun Asabri hingga Tas Branded Harvey Moeis

Kejagung Lelang 308 Aset Koruptor: Ada Kursi Firaun Asabri hingga Tas Branded Harvey Moeis

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:37 WIB

Amien Rais: Rakyat Sudah Tidak Menyerang Gibran, Sekarang Dialihkan Semuanya ke Pak Prabowo

Amien Rais: Rakyat Sudah Tidak Menyerang Gibran, Sekarang Dialihkan Semuanya ke Pak Prabowo

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:36 WIB

Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe

Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:18 WIB

AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi

AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:16 WIB