Ahok Puji Yusril: Orang Lain Bisa Ditangkap, Beliau Bisa Kabur

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 23 Februari 2016 | 11:12 WIB
Ahok Puji Yusril: Orang Lain Bisa Ditangkap, Beliau Bisa Kabur
Yusril Ihza Mahendra (suara.com/Bowo Rahardjo)

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengapresiasi rencana Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra memulai proses pengumpulan KTP dukungan pada 1 Maret 2016. Yusril akan menggunakan KTP untuk kartu mengikuti pilkada Jakarta lewat jalur non partai politik, sama seperti yang dilakukan komunitas Teman Ahok selama ini.

"Ya bagus dong, saya seneng Bang Yusril bisa ikut, kan. Kan saya udah bilang, dia orang hebat pernah ikut capres (calon presiden), pernah ketua umum partai, menteri," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (23/2/2016).

Bahkan, kata Ahok, sampai menyindir kehebatan Yusril ketika berurusan kejaksaan dalam kasus dugaan korupsi Sistem Administrasi Badan Hukum tahun 2010.

"Pernah mau ditangkap jaksa saja bisa berhasil nggak salah, lolos. Orang lain bisa ditangkap jaksa, beliau bisa kabur, oke kan," kata Ahok. "Berarti ini orang hebat kan dan orang hebat saya harap bisa nyalon."

Bila Yusril baru memulai pengumpulan KTP awal bulan Maret, maka dia punya waktu empat bulan untuk mengumpulkan sampai menelitinya. Soalnya, pada bulan Juli 2016, KPUD Jakarta sudah memulai proses verifikasi KTP.

"Insya Allah satu juta suara itu akan kami dapatkan dalam waktu tiga sampai empat bulan sampai saat pendaftaran nanti," ujar Yusril di Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Soebroto, Senin (22/2/2016).

Yusril optimistis mampu mencapai target jumlah KTP dukungan. Walau berniat maju lewat jalur independen, Yusril tetap membuka peluang bagi partai yang ingin mengusungnya.

BACA JUGA: 

4 Alasan Jessica Tidak Layak Jadi Tersangka Pembunuh Mirna

Diary Seorang PSK Kalijodo Ditemukan, Isinya Bikin Merinding

Suami Hesty "Klepek Klepek" Masih Misterius

Tempat Perayaan Peh Cun yang Berubah Jadi Sarang Prostitusi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Ungkap Kenapa Yusril Ngotot Ingin Jadi Gubernur Jakarta

Ahok Ungkap Kenapa Yusril Ngotot Ingin Jadi Gubernur Jakarta

News | Senin, 22 Februari 2016 | 13:58 WIB

Bila Megawati Setuju, Ahok Ingin Maju Lagi di 2017 Bersama Djarot

Bila Megawati Setuju, Ahok Ingin Maju Lagi di 2017 Bersama Djarot

News | Senin, 22 Februari 2016 | 12:13 WIB

Terkini

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:57 WIB

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:56 WIB