Luhut Minta BNPB Utamakan Pencegahan Risiko Bencana

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 24 Februari 2016 | 11:28 WIB
Luhut Minta BNPB Utamakan Pencegahan Risiko Bencana
Menko Polhukam Luhut Panjaitan saat membuka Rakornas Penanggulangan Bencana Tahun 2016 yang diselenggarakan BNPB di Jakarta, Rabu (24/2/2016). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan sebagian wilayah Indonesia rawan terhadap bencana. Sehingga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) perlu melakukan pencegahan dan pengurangan risiko bencana.

Hal itu dikatakan Luhut saat mewakili Presiden RI Joko Widodo pada acara Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se-Indonesia.

"Saya diminta presiden sampaikan beberapa hal. Negara Indonesia terletak di ring of fire, memiliki potensi bencana besar, baik gempa bumi, banjir, puting beliung, longsor, dan lain-lain, bisa terjadi tiap saat," ujar Luhut di Hotel Bidakara Jalan Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2016).

Selain bencana yang disebabkan oleh faktor alam, Luhut juga tak memungkiri ada beberapa bencana di Indonesia disebabkan karena ulah manusia. Misalnya kata dia seperti kebakaran hutan.

"Menyadari kondisi tersebut, kita harus fokus pada upaya pencegahan dan pengurangan resiko bencana," jelas Luhut.

Sepanjang Luhut berada di barisan pemerintahan, dia menyadari kelemahan yang paling terasa ada di koordinasi. Menurut Luhut hal tersebut mudah dikatakan tapi sulit untuk melaksanakannya.

"Hanya satu cara yang bisa buat ini dengan baik, siapa berbuat apa dalam sistem komando. Oleh sebab itu agar rencana bisa terwujud, saya mewakili presiden meminta BNPB untuk koordinir dan sinkronisasikan," jelas Luhut.

Selain itu Luhut juga meminta kepada kementerian/lemabaga dan TNI-Polri bisa bekerjasama dan mendukung BNPB. Ia menyadari menangani bencana tidak bisa dikerjakan oleh sendiri-sendiri.

"Saya harap apa yang dilakukan tahun lalu, kalau sampai terjadi, laksamana Willem Rampangilei (Kepala BNPB) bisa tanggulangi dengan cepat. Ini tidak bisa kerja sendiri, Pemda perlu turut aktif. Kalau bisa dilakukan Indonesia bisa lebih hebat lagi," jelas Luhut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fokus BNPB di Penanggulangan Bencana Tahun 2016

Fokus BNPB di Penanggulangan Bencana Tahun 2016

News | Rabu, 24 Februari 2016 | 10:53 WIB

Segini Jumlah Dana Siap Pakai BNPB untuk Tangani Bencana

Segini Jumlah Dana Siap Pakai BNPB untuk Tangani Bencana

News | Selasa, 16 Februari 2016 | 22:48 WIB

Kenali 4 Tanda Pemicu Bencana Tsunami

Kenali 4 Tanda Pemicu Bencana Tsunami

Lifestyle | Selasa, 16 Februari 2016 | 14:51 WIB

Jakarta Luncurkan Panggilan Darurat Gratis 112

Jakarta Luncurkan Panggilan Darurat Gratis 112

News | Kamis, 11 Februari 2016 | 13:17 WIB

Status Gunung Egon Dinaikkan Menjadi Siaga

Status Gunung Egon Dinaikkan Menjadi Siaga

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 10:13 WIB

Jatim Petakan Daerah Rawan Bencana

Jatim Petakan Daerah Rawan Bencana

News | Minggu, 03 Januari 2016 | 02:19 WIB

240 Orang Tewas Akibat Bencana Alam Selama 2015

240 Orang Tewas Akibat Bencana Alam Selama 2015

News | Jum'at, 18 Desember 2015 | 20:40 WIB

BNPB Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

BNPB Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

News | Jum'at, 18 Desember 2015 | 18:29 WIB

Terkini

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:29 WIB

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:15 WIB

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:07 WIB

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:04 WIB

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:43 WIB

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:22 WIB

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 21:36 WIB

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:36 WIB