Jakarta Luncurkan Panggilan Darurat Gratis 112

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 11 Februari 2016 | 13:17 WIB
Jakarta Luncurkan Panggilan Darurat Gratis 112
Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan kerjasaama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Kerjasama ini berkaitan dengan Penyediaan Layanan Nomor Darurat dan Penyebarluasan SMS Peringatan Dini Bencana.

Dimulainya kerjasama ini setelah dilakukan penandatanganan MoU kesepakatan bersama antara Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kalamullah Ramli dan Kepala BPBD Provinsi DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto di Balai Agung Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (11/2/2016).

Penyediaan layanan telepon darurat bebas biaya bagi warga Jakarta ini dengan nomor 112. Nomor nomor telepon ini dapat dihubungi hanya pada wilayah Administrasi Provinsi DKI Jakarta melalui seluruh operator telepon. Call center ini ditunjukan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat (public safety) seperti halnya layanan 911 di Amerika.

Dalam kata sambutanya Ahok menyayangkan tidak bisa menggunakan nomor 119 yang sebelumnya digunakan untuk memanggil ambulans.

"Masalah paling utama adalah masalah (masih bayar) sebelumnya, kita semua akan ganti 112. Semua dilupakan, kita fokuskan 112. Saya pikir 119 keren juga (kalau bisa dipakai), Amerika 911, kita 119," kata Ahok.

Layanan 112 ini dapat digunakan untuk warga Jakarta yang mengalami hal-hal yang terkait dengan keamanan, emergency, kenyamanan, keselamatan. Contohnya seperti membutuhkan ambulance, perahu karet logistik, kedaruratan bencana, polisi dan kebencanaan lainnya.

"Saya yakin 112 ini akan bermanfat kalau memang dari Pemda DKI ini menyediakan pelayanan dengan baik terutama para oprator tindakan yang cepat, ini semua bisa jalan," jelas Ahok.

Layanan ini dikelola oleh BPBD DKI Jakarta ini diberikan nama Call Center "Jakarta Siaga 112". Layanan ini dapat digunakan oleh seluruh oprator dan tanpa menggunakan pulsa, alias gratis. Layanan 112 ini akan menggantikan nomor telepon siaga bencana 164 yang telah beroprasi selama ini.

Selain itu layanan penyebarluasan SMS peringatan dini bencana banjir akan diberikan khusus bagi warga yang tinggal atau akan melintas dekat aliran sungai di Jakarta. Antara lain Ciliwung, Krukut, Angke, Pesanggrahan, Sunter, dan Cipinang.

Cara kerjanya layanan ini adalah ketika dinas tata air menyampaikan informasi bahwa tinggi muka air sungai di pos monitoring menunjukan ketinghian air tertentu hingga mencapai siaga II atau I maka BPBD DKI dan Dinas Kominfomas akan membroadcast pesan peringatan dini melalui system yang telah disepakati antara Kominfo dengan dan PT Telkom kepada seluruh oprator seluler yabg beroprasi di Jakarta khususnya di BTS-BS pada tepi sungai tersebut.

"Dengan adanya layanan ini diharapkan warga dapat bersiap siaga menghadapi banjir akan tiba, mengurangi kerugian dan korban yang mungkin terjadi. Tentunya dengan mematuhi himbauan evakuasi ketempat aman atau pos-pos yang telah disediakan pemprov DKI," kata Kepala BPBD Provinsi DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto di tempat yang sama.

Pelaksanaan layanan 112 ini masih menunggu selesainya peraturan presiden yang menjadi payung hukum pemberlakuannya. Jika payung hukum ini telah rampung, maka Call Center Siaga 112 akan segegra di launching dan diterapkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pilgub 2017, Ahok: Mungkin Kita Bisa Gabung PDIP

Pilgub 2017, Ahok: Mungkin Kita Bisa Gabung PDIP

News | Kamis, 11 Februari 2016 | 10:22 WIB

Ahok Minta Prostitusi di Jakarta Tidak 'Liar'

Ahok Minta Prostitusi di Jakarta Tidak 'Liar'

News | Kamis, 11 Februari 2016 | 10:16 WIB

Tank yang Akan Dikirim Ahok ke Kalijodo Ternyata Tank-Top

Tank yang Akan Dikirim Ahok ke Kalijodo Ternyata Tank-Top

News | Kamis, 11 Februari 2016 | 09:34 WIB

Akhir Bulan, Jakarta Tanggap Darurat Banjir

Akhir Bulan, Jakarta Tanggap Darurat Banjir

News | Rabu, 10 Februari 2016 | 16:32 WIB

Ahok Sebut PSK di Kalijodo 'Produk Impor'

Ahok Sebut PSK di Kalijodo 'Produk Impor'

News | Rabu, 10 Februari 2016 | 15:15 WIB

Ahok Siapkan Kekuatan 'Tertibkan' Kalijodo

Ahok Siapkan Kekuatan 'Tertibkan' Kalijodo

News | Rabu, 10 Februari 2016 | 14:57 WIB

Rapat Dapat Rp300 Ribu, Ahok: Gaji Anggota DPRD Sudah Besar

Rapat Dapat Rp300 Ribu, Ahok: Gaji Anggota DPRD Sudah Besar

News | Rabu, 10 Februari 2016 | 14:12 WIB

Ahok Salahkan Pihak Lain di Longsor Jagakarsa

Ahok Salahkan Pihak Lain di Longsor Jagakarsa

News | Rabu, 10 Februari 2016 | 13:57 WIB

Ahok Tak Masalah Jika Kasus Sumber Waras Sampai ke Pengadilan

Ahok Tak Masalah Jika Kasus Sumber Waras Sampai ke Pengadilan

News | Rabu, 10 Februari 2016 | 10:02 WIB

Ahok Jelaskan Kenapa Jaksel Banyak Genangan Air Hari Ini

Ahok Jelaskan Kenapa Jaksel Banyak Genangan Air Hari Ini

News | Selasa, 09 Februari 2016 | 20:35 WIB

Terkini

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:08 WIB

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:03 WIB

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:01 WIB

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:16 WIB