TNI Mulai Cetak Sawah di Kalteng

Tomi Tresnady

Sabtu, 27 Februari 2016 | 23:05 WIB
TNI Mulai Cetak Sawah di Kalteng
Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menko Polhukam Luhut Pandjaitan gelar rapat terbatas penguatan TNI dan Alutsita di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (23/2/2016). [Antara]

Suara.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mulai mencetak sawah seluas 200 hektar di Desa Lempunyang Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur di Kalimantan Tengah.

"Hari ini pencanangan cetak sawah di Kalimantan Tengah. Kita dapat program cetak sawah dari pemerintah pusat melalui pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pertanian," kata Komandan Korem 102/Panju Panjung Kolonel Arhanud Purwo Sudaryanto saat meninjau pencetakan sawah tersebut, Sabtu.

Kalteng mendapat jatah 17.300 hektar yang terbagi di sembilan kabupaten. Yang paling luas Katingan dan Kapuas, masing-masing 5.000 hektar Pencetakan sawah ini merupakan kerja sama dengan pemerintah daerah. TNI yang dipercaya melaksanakan dengan sistem swakelola menggandeng mitra dan masyarakat setempat karena keterbatasan peralatan.

Purwo yang didampingi Komandan Kodim 1015 Sampit Letkol Kav Enda Mora Harahap berharap pencetakan sawah di Kotawaringin Timur menjadi percontohan supaya bisa segera dilakukan tanam perdana. Jika berhasil, maka tahun depan akan diusulkan supaya daerah ini mendapat jatah cetak sawah lebih luas lagi.

Kotawaringin Timur dinilai sangat cocok sehingga memungkinkan dijadikan sentra padi, khususnya bagi Kalimantan Tengah. Lahannya masih luas dan pemerintah daerahnya memiliki komitmen besar mengembangkan sektor pertanian.

"Tadi saya lihat upaya bupati untuk meningkatkan pertanian di sini cukup bagus, apalagi cuma tinggal mengejar 4.500 ton untuk swasembada. Kalau cetak sawah 300 hektare saja, swasembada sudah tercapai tahun ini. Jadi kalau tahun depan dapat lagi cetak sawah maka saya yakin bisa surplus sehingga bisa menyuplai ke daerah-daerah tetangga yang masih kekurangan," ujar Purwo memotivasi.

Pihaknya mendorong Kotawaringin Timur mendapat jatah cetak sawah lebih luas lagi pada tahun depan. Bupati bisa merencanakan dan mengusulkannya, apalagi lahan potensial di daerah ini memang masih tersedia.

Bupati Kotawaringin Timur, H Supian Hadi yang hadir saat pencetakan sawah perdana ini, menyambut gembira kerja sama ini. Program yang dijalankan TNI ini sangat sejalan dengan tekad pemerintahannya untuk meningkatkan pertanian di daerah ini.

"Kami memprogramkan swasembada beras Kotim sejak 2010 lalu dan kami optimis bisa tercapai pada 2017. Kita lahan ada, tapi status kawasannya masih dinyatakan hutan. Kita mengusulkan pelepasan kawasan 52.000 hektare, nanti berapapun yang disetujui akan kita laksanakan. Tapi saat ini kita kerjakan yang ada dulu," kata Supian.

Pemerintah daerah berkomitmen terus mendukung para petani meningkatkan produksi. Terkait kerjasama dengan TNI, Supian sangat siap jika diberi jatah cetak sawah lebih banyak lagi karena program seperti inilah yang merekaa harapkan dan sedang dijalankan bertahap oleh pemerintah daerah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap, Peneror Bom SDN Srengseng Ternyata Pengangguran yang Pusing Dikejar DC Pinjol

Terungkap, Peneror Bom SDN Srengseng Ternyata Pengangguran yang Pusing Dikejar DC Pinjol

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:27 WIB

Sayangkan Adanya Ancaman Bom Saat MPLS, Menteri PPPA Minta Rasa Aman Anak Segera Dipulihkan

Sayangkan Adanya Ancaman Bom Saat MPLS, Menteri PPPA Minta Rasa Aman Anak Segera Dipulihkan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:55 WIB

Bukan Candaan! Iseng Teror Bom Sekolah Saat MPLS, MY Terancam 20 Tahun Penjara

Bukan Candaan! Iseng Teror Bom Sekolah Saat MPLS, MY Terancam 20 Tahun Penjara

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:57 WIB

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Dalih Iseng Teror Bom SDN Srengseng, Polisi Gandeng Densus 88 Bongkar Motif Asli Pelaku

Dalih Iseng Teror Bom SDN Srengseng, Polisi Gandeng Densus 88 Bongkar Motif Asli Pelaku

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:02 WIB

Teror Bom Saat MPLS, Gegana Sterilisasi SD di Jagakarsa

Teror Bom Saat MPLS, Gegana Sterilisasi SD di Jagakarsa

Foto | Senin, 13 Juli 2026 | 17:40 WIB

Pramono Anung Minta Ancaman Teror Bom di Srengseng Sawah Didalami, Sekolah Harus Tetap Jalan

Pramono Anung Minta Ancaman Teror Bom di Srengseng Sawah Didalami, Sekolah Harus Tetap Jalan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:03 WIB

Tertangkap! Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Warga Sekitar

Tertangkap! Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Warga Sekitar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:02 WIB

Guru Ungkap Isi Pesan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Begini Isinya

Guru Ungkap Isi Pesan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Begini Isinya

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:51 WIB

Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan

Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:32 WIB

Terkini

BGN Cuma Mampu Serap Anggaran Belanja 60,49 Persen, Masih Ada Sisa Rp 33,6 Triliun

BGN Cuma Mampu Serap Anggaran Belanja 60,49 Persen, Masih Ada Sisa Rp 33,6 Triliun

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:13 WIB

4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol

4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:10 WIB

Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara

Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:06 WIB

Gagal Tembus Patung Kuda, Massa Aliansi Rakyat Tertahan Barikade Polisi

Gagal Tembus Patung Kuda, Massa Aliansi Rakyat Tertahan Barikade Polisi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:05 WIB

Ditengah Kelangkaan, Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026

Ditengah Kelangkaan, Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:03 WIB

TPPO Kerap Berawal dari Penempatan Pekerja Migran Ilegal

TPPO Kerap Berawal dari Penempatan Pekerja Migran Ilegal

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:02 WIB

Krisis Identitas Gen Z: Saat Algoritma dan Media Sosial Membentuk Jati Diri

Krisis Identitas Gen Z: Saat Algoritma dan Media Sosial Membentuk Jati Diri

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:00 WIB

The Killing Vote: Potret Kegagalan Hukum yang Melahirkan Vigilantisme

The Killing Vote: Potret Kegagalan Hukum yang Melahirkan Vigilantisme

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:00 WIB

BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK

BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:55 WIB

Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919

Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:53 WIB

×