Korban Pelanggaran HAM Berat: Kami Tak Dianggap di Negara Ini

Siswanto, Nikolaus Tolen

Rabu, 02 Maret 2016 | 15:00 WIB
Korban Pelanggaran HAM Berat: Kami Tak Dianggap di Negara Ini
Salah satu aksi Kamisan di depan Istana Negara. [suara.com/Adrian Mahakam]
Awal kepemimpinan Presiden Joko Widodo memberikan angin segar kepada keluarga korban pelanggaran hak asasi manusia berat masa lalu. Presiden pernah berjanji menyelesaikan kasus tersebut dan siap membawa ke pengadilan.

Tapi, setelah hampir dua tahun Jokowi memimpin, belum ada tanda-tanda seperti yang mereka harapkan. Malahan, mereka dihadapkan pada kenyataan baru.

"Rasa-rasanya kami keluarga korban sudah tidak dianggap lagi oleh negara ini. Kalau ada rapat di kejaksaan, ada perwakilan dari TNI, Polri, BIN, tapi dari keluarga korban tidak ada," kata Maria Katarina Sumarsih, ibu dari aktivis bernama Benardinus Realino Norma Irawan (Wawan) yang merupakan korban tragedi Semanggi 1, di gedung Kontras, Jalan Kramat II, Jakarta Pusat, Rabu (2/3/2016).

Menurut Sumarsih, Kejaksaan Agung semestinya bekerja lebih dulu sebelum menganggap kasus tersebut tidak memiliki barang bukti. Sumarsih menilai kejaksaan belum melakukan apa-apa untuk menemukan titik terang.

"Mestinya jaksa agung kerja dulu, jangan belum bekerja lalu bilang tidak ada barang bukti," kata Sumarsih.

Sumarsih mengatakan banyak saksi peristiwa 1998. Di antaranya, mantan Presiden BJ Habibie, mantan Panglima TNI Jenderal Wiranto. Itu sebabnya, kata dia, tidak ada alasan bagi Kejaksaan Agung untuk tidak bisa menyelesaikannya.

"Saat ini masih ada mantan Presiden Habibie dan panglima waktu itu, Wiranto, masih bisa dimintai keterangan. Kemudian mengenai perkara itu sulit sekali pembuktiannya, saya ingat keputusan Mahkamah Konstitusi tahun 2008, terjadi atau tidaknya pelanggaran HAM ditentukan oleh Komnas HAM," kata Sumarsih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Permohonan Kasus Pelanggaran HAM Berat Terbanyak di LPSK

Permohonan Kasus Pelanggaran HAM Berat Terbanyak di LPSK

News | Rabu, 30 Desember 2015 | 17:27 WIB

Pengadilan HAM di Belanda, Menhan: Negara Lain Jangan Ikut Campur

Pengadilan HAM di Belanda, Menhan: Negara Lain Jangan Ikut Campur

News | Selasa, 10 November 2015 | 22:02 WIB

Sejawaran Desak Negara Akui Pelanggaran HAM 1965

Sejawaran Desak Negara Akui Pelanggaran HAM 1965

News | Rabu, 16 September 2015 | 06:41 WIB

Terkini

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×