Lima Pendaki Tersesat di Gunung Merapi Ditemukan

Ririn Indriani

Senin, 07 Maret 2016 | 12:44 WIB
Lima Pendaki Tersesat di Gunung Merapi Ditemukan
Gunung Merapi.

Suara.com - Lima orang pendaki yang tersesat di Gunung Marapi, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, telah ditemukan oleh tim evakuasi pada Senin (7/3/2016) pagi.

"Para pendaki ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB dalam keadaan sehat, karena mereka memiliki perlengkapan yang memadai saat melakukan pendakian," kata anggota Palang Merah Indonesia (PMI), Jais, saat dikonfirmasi dari Bukittinggi, Senin.

Ia menyebutkan tim evakuasi yang terdiri atas masyarakat sekitar lokasi, anggota TNI dan Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam dan PMI Kabupaten Agam, menemukan para pendaki tersebut di sekitar daerah Kayu Sembilan.

"Saat ini tim evakuasi dan para pendaki sedang dalam perjalanan, bila kondisi cuaca tetap cerah atau mendukung seperti saat ini, diperkirakan akan sampai di bawah sekitar pukul 13.00 WIB," imbuh Jais.

Menurutnya, para pendaki tersebut tersesat lantaran melewati jalan yang tidak biasa digunakan dalam pendakian di gunung tersebut.

"Biasanya pendaki menggunakan jalur dari Koto Baru, sementara mereka naik dari daerah Badorai," tambah Jais. (Antara)

Sementara itu, Camat Sungai Pua, Handria Asmi mengatakan, kelima pendaki tersebut berangkat pada Sabtu (5/3) malam pukul 21.00 WIB.

"Para pendaki itu merupakan siswa yang bersekolah di Sungai Pua. Tiga di antaranya adalah warga Sungai Pua atas nama Abdul, Sarif dan Fidhel, satu dari Payakumbuh bernama Fikri dan satu dari Canduang bernama Isnan," jelasnya.

Ia menyebutkan, kabar tersesatnya para pendaki tersebut berawal saat seorang dari pendaki menghubungi keluarga menggunakan telepon genggam pada Minggu (5/3) pukul 13.00 WIB.

"Dari informasi itu, kami langsung membentuk dua tim yang berangkat pada sore dan pagi hari untuk mencari dan menyelamatkan mereka," lanjutnya.

Ia menambahkan, karena komunikasi masih dapat dilakukan dengan para pendaki, tim dapat dengan segera menemukan mereka.

"Sekarang sedang dalam perjalanan, diperkirakan pukul 13.00 WIB akan sampai di posko pendakian Marapi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beberapa Pendaki Tersesat di Gunung Wilis

Beberapa Pendaki Tersesat di Gunung Wilis

News | Minggu, 27 Desember 2015 | 05:58 WIB

Temukan Pendaki yang Hilang, Jalur Pendakian Semeru Dibuka Lagi

Temukan Pendaki yang Hilang, Jalur Pendakian Semeru Dibuka Lagi

News | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 12:33 WIB

Jalur Pendakian Gunung Semeru Ditutup Sementara

Jalur Pendakian Gunung Semeru Ditutup Sementara

News | Kamis, 13 Agustus 2015 | 09:21 WIB

Terkini

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:47 WIB

Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi

Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:45 WIB

Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi

Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:44 WIB

Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'

Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:36 WIB

Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan

Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:32 WIB

DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian

DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:18 WIB

Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?

Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:11 WIB

Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat

Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:04 WIB