Presiden Jokowi Jelaskan Masalah Serius BPJS

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 10 Maret 2016 | 20:45 WIB
Presiden Jokowi Jelaskan Masalah Serius BPJS
Serikat Rakyat Miskin Indonesia berunjuk rasa di depan kantor Kementerian Kesehatan di Jakarta, Rabu (19/20), soal BPJS [Suara.com/Bowo Raharjo]
Pelaksanaan program kesehatan masyarakat dan proses pendistribusian kartu perlindungan sosial yaitu Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Keluarga Sejahtera, dan Program Keluarga Harapan masih terus diupayakan agar dapat terdistribusikan dengan terus memperbarui data agar tepat sasaran.
 
"Saya hanya ingin mengklarifikasi beberapa persoalan yang berkaitan dengan BPJS, termasuk di dalamnya ada distribusi Kartu Indonesia Sehat dan juga mengenai Kartu Indonesia Pintar," kata Presiden Joko Widodo dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/3/2016).
 
Presiden Jokowi memberikan keterangan pers bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, dan Direktur Utama BPJS Fahmi Idris .
 
Belakangan, distribusi  kartu perlindungan sosial yang dijalankan pemerintah tidak berjalan baik. Menanggapi hal itu, Menko Puan mengatakan pendistribusian kartu perlindungan sosial kurang lancar karena saat ini kementerian tengah melakukan perbaikan secara teknis.
 
"Untuk pendistribusian KIS sudah 90 persen terlaksana dan insya Allah sampai nanti Maret-April  ini semua selesai. Bahkan verifikasi, validasi data juga kami update terus sehingga memang hanya penerima yang berhak yang akan mendapatkan KIS," ujar dia.
 
Dalam kesempatan yang sama, Mensos Khofifah mengatakan tahun ini, penerima KIS bertambah menjadi 92 juta, terdiri dari 92 juta untuk masyarakat dan 400 ribu untuk bayi yang baru lahir dari keluarga kurang mampu. Pada posisi saat ini, pemerintah sudah bisa menyiapkan sekitar 35 persen dari 40 persen data untuk keluarga kurang mampu, dan sementara KKS itu sendiri menyasar sekitar 25 persen keluarga kurang mampu. 
 
"Harapannya adalah 40 persen ini bisa mendapatkan berbagai program perlindungan sosial apakah KKSKIPKIS, ataupun PKH," kata Khofifah.
 
Fahmi Idris‎ menjelaskan Presiden memberikan perhatian terhadap distribusi KIS dan juga mengenai isu BPJS yang mengalami pailit. 
 
"Bapak Presiden sangat memberi perhatian karena ini telah menjadi opini.  Jangan sampai membuat gelisah baik itu rumah sakit kemudian tenaga kesehatan," kata Fahmi.
 
Fahmi menegaskan kondisi keuangan BPJS antara pemasukan dan pengeluaran saat ini dalam keadaan seimbang. Fahmi menambahkan pemasukan BPJS bersumber dari dua hal, iuran peserta dan sumber dana lain (alokasi dana) sehingga masalah kekurangan dana dapat teratasi
 
"Masyarakat tidak usah khawatir tentang isu defisit ini karena pada dasarnya balance sheetnya sudah kita persiapkan sejak 6 bulan yang lalu," kata Fahmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Politisi Nasdem Kritik Defisit BPJS Kesehatan Rp5,85 Triliun

Politisi Nasdem Kritik Defisit BPJS Kesehatan Rp5,85 Triliun

Bisnis | Rabu, 02 Maret 2016 | 17:23 WIB

Seluruh Pekerja Kontrak di Jakarta Dapat BPJS Kesehatan

Seluruh Pekerja Kontrak di Jakarta Dapat BPJS Kesehatan

Bisnis | Selasa, 01 Maret 2016 | 18:48 WIB

Disinggung Gaji Rp350 Juta per Bulan, Dirut Baru BPJS Berkelit

Disinggung Gaji Rp350 Juta per Bulan, Dirut Baru BPJS Berkelit

News | Selasa, 23 Februari 2016 | 15:13 WIB

Terkini

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:06 WIB

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:51 WIB

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:29 WIB

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:19 WIB

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:12 WIB

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:07 WIB

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:00 WIB

Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu

Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu

News | Kamis, 09 April 2026 | 20:37 WIB

Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta

Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:51 WIB

Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam

Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:50 WIB