2 Tewas dan 24 Ribu Jiwa Terdampak Banjir Bandung

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 13 Maret 2016 | 12:27 WIB
2 Tewas dan 24 Ribu Jiwa Terdampak Banjir Bandung
Banjir di Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah dan Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Antara)

Suara.com - Sungai Citarum di daerah Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat kembali meluap. Luapan itu dan menimbulkan banjir tahunan.

Sungai meluap karena hujan deras yang berlangsung sejak Selasa (8/3/2016) hingga Minggu (13/3/2016) dinihari. Puncak hujan deras, Sabtu (12/3/2016). Sehingga menyebabkan banjir yang cukup luas.

Sebanyak 15 daerah di Kabupaten Bandung terendam banjir yang meliputi Kecamatan Cicalengka, Rancaekek, Cileunyi, Solokan Jeruk, Majalaya, Ciparay, Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang, Pameungpeuk, Banjaran, Arjasri, Cangkuang, Katapang dan Kutawaringin.

Juru Bicara BNPB, Sutupo Purwo Nugroho menjelaskan data sementara hasil kaji cepat BPBD Kabupaten Bandung, sebanyak 5.900 KK (24.000 jiwa) terdampak banjir dan lebih dari 3.000 jiwa mengungsi. Tinggi banjir sekitar 80 – 300 centimeter. Daerah di sekitar bantaran sungai Citarum dan cekungan tinggi banjir mencapai 3 meter.

Banjir telah menyebabkan 2 orang meninggal dunia dan 3 orang hilang. Korban meninggal adalah Risa (13 tahun) akibat tersengat listrik saat banjir dengan alamat Kampung Ciburuy Desa Citeureup Kec. Dayeuhkolot dan Ibu Ela (40 tahun) warga Kampung Sawahluhur, RW 10 Desa Sukasari Kecamatan Pameungpeuk akibat terseret arus. Tiga orang yang hilang adalah suami Ibu Ela dan kedua anak perempuan dari Ibu Ela. Saat banjir mengungsi ke bangunan di tepi sungai yang kemudian roboh. Saat ini tim BPBD dan Basarnas masih melakukan pencarian.

Hujan deras kemarin juga menyebabkan longsor di Kampung Lemburkebon RT 3 RW 7 Desa Padasuka Kec Kutawaringin Kabupaten Bandung. Satu rumah rusak berat tertimbun longsor. Tidak ada korban jiwa. Penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri meskipun rumah tertimbun material longsor seluruhnya. Saat ini mereka mengungsi ke kerabat terdekat. Sementara itu angin kencang saat hujan juga merusakkan beberapa rumah di Desa Rancatungku Kampungp Mengger RW 03 dan RW 04 Desa Rancatungku.

BPBD Kabupaten Bandung, BPBD Provinsi Jawa Barat, TRC BNPB bersama TNI, Polri, Basarnas, Tagana, PMI, SKPD, beberapa komunitas penggiat kebencanaan seperti Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Tabara, Unit Cegah Siaga, relawan dan masyarakat saling membantu melakukan penanganan darurat.

Upaya BPBD saat ini masih melakukan evakuasi dan penyelamatan korban. Pengungsi ditempatkan di beberapa lokasi seperti Kantor Kelurahan Baleendah, Gedung Inkanas, GOR SKB, Gedung Juang, Gedung PDIP, Kantor Kecamatan Dayeuhkolotkolot, Kantor Camat Baleendah, masjid Al Sofia dan sara prasana umum lainnya di tiga kecamatan.

Kepala BNPB Willem Rampangilei memerintahkan Tim Reaksi Cepat BNPB mendampingi BPBD dan memberikan bantuan untuk penanganan darurat banjir. Bupati Bandung sedang menyiapkan status darurat banjir. Kebutuhan mendesak saat ini adalah permakanan untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi, air bersih, pakaian, obat-obatanan dan dana siap pakai untuk operasional penanganan darurat.

Daerah di sekitar hulu Sungai Citarum yang meliputi Majalaya, Ciparay, Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang, dan lainnya yang saat ini terendam banjir adalah daerah rawan banjir. Kondisi topografinya merupakan cekungan seperti mangkok. Namun wilayah ini telah berkembang menjadi permukiman dan kawasan industri yang padat penduduknya.

Sungainya juga mengalami sedimentasi dan penyempitan sehingga mudah meluap. Ini diperparah dengan rusaknya daerah aliran sungai di bagian hulu sehingga banjir tahunan selalu berulang. Berbagai upaya pengendalian banjir telah dilakukan, baik upaya struktural dan non struktural. Namun upaya ini kalah cepat dibandingkan dengan faktor-faktor penyebab banjir sehingga banjir belum dapat dituntaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabupaten Bandung Banjir Terparah Sejak 10 Tahun Terakhir

Kabupaten Bandung Banjir Terparah Sejak 10 Tahun Terakhir

News | Minggu, 13 Maret 2016 | 11:56 WIB

Sungai Citarum Meluap, 2 Orang Tewas dan 3 Hilang

Sungai Citarum Meluap, 2 Orang Tewas dan 3 Hilang

News | Minggu, 13 Maret 2016 | 10:53 WIB

Banjir Satu Meter Rendam Sebagian Kampung Melayu Kecil

Banjir Satu Meter Rendam Sebagian Kampung Melayu Kecil

News | Sabtu, 12 Maret 2016 | 10:54 WIB

Tragis, Ingin Tolong Teman, Lima Warga Bidara Cina Ikut Hanyut

Tragis, Ingin Tolong Teman, Lima Warga Bidara Cina Ikut Hanyut

News | Selasa, 08 Maret 2016 | 22:51 WIB

PLN Ragukan Sampah Kulit Kabel di Gorong-Gorong  Merdeka Selatan

PLN Ragukan Sampah Kulit Kabel di Gorong-Gorong Merdeka Selatan

News | Selasa, 08 Maret 2016 | 15:48 WIB

Katulampa Siaga Satu, Tapi Ahok Tetap Santai, Kenapa Bisa?

Katulampa Siaga Satu, Tapi Ahok Tetap Santai, Kenapa Bisa?

News | Selasa, 08 Maret 2016 | 12:17 WIB

Katulampa Siaga Satu Malam Ini, Waspadai Bantaran Ciliwung

Katulampa Siaga Satu Malam Ini, Waspadai Bantaran Ciliwung

News | Senin, 07 Maret 2016 | 23:01 WIB

Banjir di Garut, Satu Orang Meninggal

Banjir di Garut, Satu Orang Meninggal

News | Sabtu, 05 Maret 2016 | 20:42 WIB

Banjir di Garut, Satu Orang Meninggal

Banjir di Garut, Satu Orang Meninggal

News | Sabtu, 05 Maret 2016 | 20:42 WIB

Sampah "Kiriman" di Jembatan Kalibata

Sampah "Kiriman" di Jembatan Kalibata

Foto | Sabtu, 05 Maret 2016 | 16:40 WIB

Terkini

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:00 WIB

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Video | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

×