Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 11 Mei 2026 | 20:29 WIB
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Cebu, Filipina, hari ini. Kunjungan Prabowo ke sana dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN yang berlangsung pada 7-8 Mei 2026. (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
baca 10 detik
  • Ridho Al-Hamdi, Guru Besar UMY, menilai loyalitas partai politik Indonesia cenderung cair dan pragmatis demi kepentingan kekuasaan.
  • Partai politik enggan menjadi oposisi sejati karena ketergantungan terhadap sumber daya finansial dan kebutuhan menjaga pengaruh politik praktis.
  • Kondisi politik nasional diprediksi tidak akan berubah signifikan dalam satu dekade ke depan akibat dominasi aktor lama.

Suara.com - Guru Besar Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ridho Al-Hamdi, menanggapi fenomena klaim kesetiaan partai politik dalam koalisi pemerintahan.

Belum lama ini, pernyataan itu dikeluarkan oleh Ketua Umum PAN yang memamerkan kesetiaannya mendukung Prabowo Subianto selama 15 tahun terakhir.

Meski PAN konsisten mendukung Prabowo dalam tiga edisi Pilpres, catatan sejarah menunjukkan partai tersebut tetap bergabung ke dalam gerbong pemerintahan Jokowi pasca-kekalahan Prabowo di periode sebelumnya.

Ridho menilai hal ini menunjukkan bahwa loyalitas dalam politik Indonesia bersifat sangat cair dan pragmatis.

"Ya partai politik di Indonesia itu kan gitu ya nggak murni benar-benar menjadi petarung ya semuanya tetap merapat ke kekuasaan," ujar Ridho kepada Suara.com, Senin (11/5/2026).

Disampaikan Ridho, bahwa sistem kepartaian di Indonesia saat ini tidak memiliki figur atau institusi yang benar-benar berani mengambil peran sebagai oposisi sejati.

Bahkan, partai besar yang sebelumnya identik dengan posisi berseberangan pun dinilai mulai melunak terhadap kekuasaan.

Ia menyoroti bagaimana mentalitas para aktor politik lebih condong untuk mencari aman di dalam lingkaran pemerintahan. Tujuannya demi menjaga keberlangsungan logistik dan pengaruh politik praktis.

"Jadi partai politik di Indonesia ini nggak ada yang main punya mental menjadi oposisi sejati," tegasnya.

Lebih lanjut, Ridho mengungkapkan penyebab utama di balik fenomena haus kekuasaan ini.

baca juga

Menurutnya, ketiadaan modal yang kuat di luar lingkar kekuasaan membuat partai-partai politik merasa perlu untuk selalu berada di posisi strategis dalam pemerintahan.

Ketergantungan terhadap sumber daya finansial menjadi alasan mendasar mengapa partai politik di Indonesia enggan berada di luar pemerintahan dalam waktu yang lama.

"Menurut saya partai-partai politik di Indonesia ini nggak punya modal kuat untuk menjadi oposisi, semuanya haus dengan kekuasaan yang melahirkan modal finansial, semuanya pengen posisi, semuanya pengen uang, semuanya pengen modal gitu," tegas Dekan Fisipol UMY tersebut.

Melihat kondisi tersebut, Ridho memprediksi bahwa lanskap politik nasional tidak akan banyak berubah dalam satu dekade ke depan.

Selama susunan aktor dan sistem yang berjalan masih diisi oleh wajah-wajah lama, budaya politik pragmatis akan terus mendominasi.

"Iya betul kalau melihat situasinya begini akan sampai 10 tahun ke depan bahkan nggak akan ada perubahan yang signifikan kalau orang-orangnya itu-itu aja," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka

Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:37 WIB

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:26 WIB

Garuda Yaksa FC Lolos ke Liga 1, DPR Sebut Prestasi Diraih Murni dari Lapangan

Garuda Yaksa FC Lolos ke Liga 1, DPR Sebut Prestasi Diraih Murni dari Lapangan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:41 WIB

Ada Apa dengan Danantara? Lembaga Raksasa Prabowo Sembunyikan Laporan Penting

Ada Apa dengan Danantara? Lembaga Raksasa Prabowo Sembunyikan Laporan Penting

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 11:50 WIB

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:50 WIB

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:35 WIB

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:17 WIB

Terkini

Penantian 16 Tahun Berakhir! Mary Jane Dapat Pengampunan Mutlak dari Presiden Filipina

Penantian 16 Tahun Berakhir! Mary Jane Dapat Pengampunan Mutlak dari Presiden Filipina

News | Sabtu, 26 September 2026 | 10:13 WIB

Pemblokiran Maskapai Iran Mengancam Keamanan Penerbangan Negara Tetangga

Pemblokiran Maskapai Iran Mengancam Keamanan Penerbangan Negara Tetangga

News | Sabtu, 26 September 2026 | 10:07 WIB

Polres Dumai Gagalkan 3 Kg Cartridge Narkoba ke Medan

Polres Dumai Gagalkan 3 Kg Cartridge Narkoba ke Medan

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 10:06 WIB

Dua Anime Asal Jepang Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026

Dua Anime Asal Jepang Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 10:00 WIB

Ombudsman Temukan Lapas Mewah di Cibinong, ICW Tegaskan Dugaan Suap dan Gratifikasi Harus Diusut

Ombudsman Temukan Lapas Mewah di Cibinong, ICW Tegaskan Dugaan Suap dan Gratifikasi Harus Diusut

News | Sabtu, 26 September 2026 | 09:50 WIB

Bagaimana Cara agar Rambut Berkilau? Ini Tips Mudah yang Bisa Dilakukan di Rumah

Bagaimana Cara agar Rambut Berkilau? Ini Tips Mudah yang Bisa Dilakukan di Rumah

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 09:48 WIB

Ada Sosok Jay Idzes Usai Kevin Diks Berikan Penalti ke Ole Romeny Saat Indonesia Hajar Singapura

Ada Sosok Jay Idzes Usai Kevin Diks Berikan Penalti ke Ole Romeny Saat Indonesia Hajar Singapura

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 09:46 WIB

Putra Proklamator yang Rela Tidur di Gudang: Mengenang Kesahajaan Guruh Soekarnoputra

Putra Proklamator yang Rela Tidur di Gudang: Mengenang Kesahajaan Guruh Soekarnoputra

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 09:43 WIB

Program SEB, Pertamina NRE Hadirkan Energi Surya dan Air Bersih di SD Gunung Bayu Simalungun

Program SEB, Pertamina NRE Hadirkan Energi Surya dan Air Bersih di SD Gunung Bayu Simalungun

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 09:41 WIB

Harga iPhone 15 & 16 Naik, Samsung Galaxy S26 FE Jadi Pilihan Paling Worth to Buy Buat Gaming!

Harga iPhone 15 & 16 Naik, Samsung Galaxy S26 FE Jadi Pilihan Paling Worth to Buy Buat Gaming!

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 09:39 WIB

×