Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

Bangun Santoso

Senin, 11 Mei 2026 | 20:35 WIB
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
Ilustrasi gedung Kejaksaan Agung
baca 10 detik
  • Tim PAM SDO Kejaksaan Agung sedang meninjau dugaan pelanggaran disiplin Aspidum Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Atang Pujiyanto.
  • Pengamat hukum memperingatkan agar penindakan internal harus berbasis bukti kuat demi menghindari praktik subjektivitas serta penyalahgunaan kekuasaan.
  • Prosedur operasional yang transparan dan akuntabel sangat diperlukan guna menjaga moralitas serta kredibilitas institusi Kejaksaan di mata publik.

Suara.com - Kinerja Tim Pengamanan Sumber Daya Organisasi (PAM SDO) Kejaksaan Agung menjadi sorotan di tengah upaya penguatan integritas internal korps Adhyaksa.

Meski dianggap sebagai instrumen vital dalam membersihkan institusi dari oknum jaksa nakal, efektivitas unit intelijen ini dinilai memerlukan evaluasi mendalam, terutama terkait objektivitas dan kepastian hukum dalam setiap tindakan operasionalnya di lapangan.

Kasus terbaru yang memantik perhatian publik adalah pemeriksaan terhadap Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Atang Pujiyanto.

Mantan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara tersebut diperiksa terkait dugaan pelanggaran disiplin.

Namun, momentum ini perlu dianggap sebagai pengingat pentingnya ketelitian dalam proses penindakan.

Pengamat hukum dan kejaksaan, Fajar Trio, menilai bahwa PAM SDO seharusnya memegang peran strategis sebagai sistem peringatan dini untuk memitigasi penyalahgunaan wewenang.

Namun, ia mengingatkan adanya risiko besar apabila unit ini bekerja tanpa landasan pembuktian yang kuat atau sekadar mengejar target kuantitas penindakan semata.

"PAM SDO ini ibarat pedang bermata dua bagi Kejaksaan. Di satu sisi, ia sangat efektif untuk memotong benalu di internal melalui operasi pengamanan. Namun, jika tim ini bergerak asal menangkap tanpa objektivitas dan bukti permulaan kurang cukup, hal itu justru akan menjadi kontraproduktif dan menciptakan iklim ketakutan yang tidak sehat di antara para pegawai," ujar Fajar Trio, Senin (11/5/2026).

Fajar menekankan bahwa sebelum melakukan upaya penindakan, tim pengamanan harus benar-benar melepaskan faktor subjektivitas seperti sentimen pribadi.

baca juga

Ia menyoroti bahwa rekam jejak sasaran harus menjadi pertimbangan utama dalam proses audit internal.

"Penting bagi tim pengamanan untuk tidak melihat faktor like and dislike. Rekam jejak sasaran juga harus dilihat secara jernih, baik dari segi prestasi maupun kinerjanya selama ini. Jangan sampai seorang jaksa yang berprestasi justru tumbang hanya karena laporan yang tidak berdasar," tegas Fajar.

Lebih lanjut, ia memperingatkan bahaya dari laporan-laporan yang masuk ke meja intelijen tanpa adanya proses kurasi yang ketat.

Menurutnya, kegagalan dalam melakukan verifikasi lapangan dapat berujung pada kerugian jangka panjang bagi institusi kejaksaan itu sendiri.

"Jangan karena asal menerima laporan tanpa adanya penelusuran atau profiling lebih lanjut, sebelum adanya tindakan langsung diambil. Hal ini bisa berdampak buruk ke depannya bagi kejaksaan. Institusi bisa kehilangan kader-kader terbaiknya hanya karena informasi permukaan yang belum teruji kebenarannya. Integritas itu penting, tapi keadilan internal jauh lebih krusial untuk menjaga moralitas organisasi," jelasnya.

Fajar juga menyoroti aspek legalitas operasional yang harus dipatuhi oleh PAM SDO agar tidak terjebak dalam praktik penyalahgunaan kekuasaan baru atas nama penegakan disiplin.

"Setiap langkah intelijen pengamanan harus tetap berpijak pada koridor Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara serta Undang-Undang Kejaksaan yang terbaru. Penegakan integritas harus lahir dari prosedur yang benar atau due process of law, bukan sekadar aksi tangkap yang prematur. Jika tindakan dilakukan secara subjektif, para jaksa di daerah akan ragu dalam mengambil keputusan hukum yang bersifat diskresioner karena takut dipantau atau disalahartikan," tuturnya.

Ia menyimpulkan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam setiap operasi pengamanan internal adalah harga mati bagi kredibilitas Jaksa Agung.

"Tantangan terbesar saat ini adalah memastikan PAM SDO tetap menjadi penjaga gawang moralitas institusi yang profesional. Kredibilitas kejaksaan di mata publik sangat bergantung pada sejauh mana institusi ini mampu membuktikan bahwa pembersihan internal dilakukan secara adil, transparan, dan berdasarkan fakta hukum yang objektif," tambah dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Kejagung Soal Vonis Bebas Tiga Terdakwa Kredit Sritex

Respons Kejagung Soal Vonis Bebas Tiga Terdakwa Kredit Sritex

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:43 WIB

Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota

Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:24 WIB

Berburu Moge di Kejagung, Beli Harley Mewah Gak Bikin Kantong Murung

Berburu Moge di Kejagung, Beli Harley Mewah Gak Bikin Kantong Murung

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 15:05 WIB

Kapan Lagi Beli Mobil Mewah Murah? Cek Jadwal Resmi Lelang Kejagung

Kapan Lagi Beli Mobil Mewah Murah? Cek Jadwal Resmi Lelang Kejagung

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 12:00 WIB

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:29 WIB

Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto, Seminggu Menjabat Kini Tersangka Korupsi

Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto, Seminggu Menjabat Kini Tersangka Korupsi

Liks | Senin, 20 April 2026 | 14:25 WIB

Kejagung Didesak Segera Periksa Skandal Duo Jusuf Terkait Kredit Macet Kalla Group

Kejagung Didesak Segera Periksa Skandal Duo Jusuf Terkait Kredit Macet Kalla Group

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:00 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×