Ahok Maju Independen Diharapkan Ditiru Daerah Lain

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 16 Maret 2016 | 18:28 WIB
Ahok Maju Independen Diharapkan Ditiru Daerah Lain
Masyarakat mengisi formulir dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Posko Teman Ahok di salah satu pertokoan, di Jakarta, Jumat (3/11). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Majunya Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di bursa Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017 melalui jalur independen dianggap oleh Relawan Ahok sebagai pembelajaran untuk partai politik.

Ketua Relawan Ahok Jakarta, Kanjeng Pangeran Norman Hadinegoro memastikan Ahok tetap maju di Pilgub DKI 2017 bersama Heru Budi Hartono dari jalur independen.

"Nggak mungkin (maju sama parpol), nggak. Jadi ini pembelajaran, independen ini adalah pembelajaran untuk berpolitik bahwa Jakarta ini sebagai barometer," ujar Norman kepada Suara.com usai menghadiri diskusi 'Merebut Kursi DKI 1, Partai Vs Independen' di Gedung Joang 45, Jakarta Pusat, Rabu (16/3/2016).

Norman yang juga merupakan Ketua Forum Silahturahmi Keraton Se-Nusantara ini menjelaskan jika Ahok berhasil menang di Pilgub DKI 2017 tanpa kendaraan partai politik, langkah Ahok dipastikan bakal diikuti oleh daerah-daerah lain yang memiliki putra putri terbaik untuk memimpin di daerahnya masing-masung.

"Kalau Ahok berhasil itu akan diikuti di seluruh Indonesia, gitu. Tolak ukur ini Jakarta," jelas dia.

Lebih lanjut, para relawan Ahok dikatakan Norman tak gentar soal wacana pemerintah bersama Komisi II DPR yang ingin menaikan syarat dukungan bagi calon independen seperti kepala daerah, gubernur, bupati dan wali kota. Rencana itu akan dituangkan dalam revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang pemilihan kepala daerah.

"Yang kita usung adalah independen nggak ada masalah, misal 3 juta dukungan syaratnya? Berarti 3 juta itu masa real kita di dalam pilkada. Kalau 1 juta udah cukup (relawan Teman Ahok) mengumpulkan. Misal kalau dinaikan persyaratannya mereka ingin mengganjal (Ahok), taoi malah merangsang relawan untuk kebawah lagi (cari dukungan masyarakat)," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Pertanyaan Umum, Akhirnya Ahok Ungkap Siapa Saja Sponsornya

Jadi Pertanyaan Umum, Akhirnya Ahok Ungkap Siapa Saja Sponsornya

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 17:42 WIB

Korban Gusur Kolong Tol Penjaringan Dapat Rusun

Korban Gusur Kolong Tol Penjaringan Dapat Rusun

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 17:41 WIB

Relawan Ahok: Taufik dan Golkar seperti Cacing Kepanasan

Relawan Ahok: Taufik dan Golkar seperti Cacing Kepanasan

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 15:59 WIB

Hanura Pertimbangkan Dukung Ahok

Hanura Pertimbangkan Dukung Ahok

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 15:57 WIB

Wanita Emas Kritik Kekuragan Ahok, Omongannya Kasar

Wanita Emas Kritik Kekuragan Ahok, Omongannya Kasar

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 15:51 WIB

Ribuan Pendemo Desak KPK Tetapkan Ahok Jadi Tersangka

Ribuan Pendemo Desak KPK Tetapkan Ahok Jadi Tersangka

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 15:44 WIB

Tak Terima Ahok Disebut Cagub, Taufik: Relawan Ahok Kegenitan

Tak Terima Ahok Disebut Cagub, Taufik: Relawan Ahok Kegenitan

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 14:54 WIB

Mengapa Pendukung Ahok Mau Kerja Sukarela?

Mengapa Pendukung Ahok Mau Kerja Sukarela?

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 14:15 WIB

Ada Kapolda Baru, Ahok: Jangan Sampai Ada Mafia Tanah

Ada Kapolda Baru, Ahok: Jangan Sampai Ada Mafia Tanah

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 12:07 WIB

Terkini

GM FKPPI Jatim Desak Aktor Intelektual Dugaan Penyadapan Prabowo Dibongkar

GM FKPPI Jatim Desak Aktor Intelektual Dugaan Penyadapan Prabowo Dibongkar

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 13:06 WIB

Perjudian Yamaha Copot Mesin Bensin NMAX Demi Masuk Pasar Skuter Listrik

Perjudian Yamaha Copot Mesin Bensin NMAX Demi Masuk Pasar Skuter Listrik

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 13:04 WIB

Free Fire Hadirkan Event Storm Arena Jelang FFWS Global Finals 2026 Bangkok

Free Fire Hadirkan Event Storm Arena Jelang FFWS Global Finals 2026 Bangkok

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 13:04 WIB

Misi Alexis Menyelamatkan Ingatan Kakeknya di Novel Mist-Bound

Misi Alexis Menyelamatkan Ingatan Kakeknya di Novel Mist-Bound

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 13:00 WIB

4 Rekomendasi Tumbler 1 Liter Rp 200 Ribuan, Solusi Rajin Minum Air Putih Sekaligus Koleksi Estetik

4 Rekomendasi Tumbler 1 Liter Rp 200 Ribuan, Solusi Rajin Minum Air Putih Sekaligus Koleksi Estetik

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 12:59 WIB

Serial Sleeping With The Enemy Hadir dengan Standar Internasional, Cinta Laura Bicara Adegan Intim

Serial Sleeping With The Enemy Hadir dengan Standar Internasional, Cinta Laura Bicara Adegan Intim

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 12:59 WIB

Alasan Istana Penyadapan Prabowo Mengarah ke Tindakan Makar

Alasan Istana Penyadapan Prabowo Mengarah ke Tindakan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:56 WIB

Pria 59 Tahun di Banda Aceh Ditangkap, Diduga Lecehkan Dua Anak di Bawah Umur

Pria 59 Tahun di Banda Aceh Ditangkap, Diduga Lecehkan Dua Anak di Bawah Umur

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 12:55 WIB

Dari Ajudan Jokowi, Kapolda Banten hingga Kapolri, Listyo Sigit Kini Jadi Tersangka

Dari Ajudan Jokowi, Kapolda Banten hingga Kapolri, Listyo Sigit Kini Jadi Tersangka

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 12:54 WIB

Kasus Penyadapan Seret Eks Kapolri, Akademisi Sebut Ini Ujian Supremasi Hukum dan Netralitas Polri

Kasus Penyadapan Seret Eks Kapolri, Akademisi Sebut Ini Ujian Supremasi Hukum dan Netralitas Polri

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:54 WIB

×