Jenazah Terduga Teroris Poso Ditemukan Membusuk

Ririn Indriani

Kamis, 17 Maret 2016 | 10:34 WIB
Jenazah Terduga Teroris Poso Ditemukan Membusuk
Ilustrasi. (shutterstock)

Suara.com - Sesosok mayat laki-laki yang diduga anggota kelompok sipil bersenjata pimpinan Santoso ditemukan warga dalam kondisi membusuk di tepi sungai Lariang, Desa Lelo, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (15/3/2016).

"Hasil identifikasi dan pemeriksaan sementara, jenazah itu diduga kuat adalah anggota Santoso," kata Kapolda Sulteng Brigjen Pol Rudy Sufahriadi kepada wartawan di Palu, Kamis.

Jenazah dengan tinggi badan 180 cm itu sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Bhayangkara Palu untuk diautopsi dan identifikasi.

Di tubuh korban ditemukan jam tangan merek Casio, kepala bagian atas berlubang dan di bagian pinggang ada bekas luka tembak dan kaki luka robek.

Hingga saat ini, kata Kapolda yang didampingi Karoops Kombes Pol Herry Rudolf Nahak dan Kabid Humas AKBP Hari Suprapto menyatakan belum ada warga yang melaporkan kehilangan anggota keluarga.

Karena itu, tambah Kapolda, polisi membawa Zaelani, seorang tersangka teroris kelompok Santoso yang tertangkap hidup beberapa waktu lalu untuk mengenali jenazah itu, dan mengatakan bahwa memang ada anggota kelompok Santoso yang berciri tubuh seperti itu namun tidak memastikan identitasnya.

"Ada dua orang anggota kelompok Santoso yang berciri tubuh seperti mayat itu," ujar Kapolda mengutip penjelasan Zaelani.

Ketika ditanya apakah jenazah itu adalah korban kontak senjata dengan aparat Polri dan TNI yang tergabung dalam Operasi Tinombala atau korban eksekusi oleh pimpinan kelompok sipil bersenjata itu, Kapolda belum memastikan.

Keterangan yang dihimpun Antara menyebutkan kelompok teroris pimpinan Santoso tersebut kini semakin terdesak di Dataran Napu, Kabupaten Poso, oleh personel Operasi Tinombala dan soliditas internal mereka semakin lemah sehingga besar kemungkinan Santoso mulai mengeksekusi anggota-anggotanya yang mulai tidak solid.

"Jenazah lelaki itu mungkin sekali adalah salah satu korban eksekusi pimpinan mereka," ujar sebuah sumber.

Santoso selaku pimpinan Mujahiddin Indonesia Timur yang melakukan aksinya di Poso selama ini konon semakin ketat mengawasi anggotanya setelah mereka kian terdesak. Para anggota yang diindikasikan mulai tidak solid akan langsung dieksekusi.

Kelompok pelaku teror tersebut selama ini menganggap bahwa pemerintah, khususnya polisi adalah "thogut" atau syetan dan pantang untuk menyerah kepada pemerintah/polisi.

"Mati di tangan polisi itu adalah sahid," kata Kapolda Sulteng Rudy Sufahriadi pada sebuah kesempatan.

Kelompok Santoso yang masih dikejar di Poso oleh personel Polri dan TNI yang tergabung dalam Operasi Tinombala diperkirakan masih berjumlah 30-an orang, tiga orang di antaranya perempuan dan empat orang warga negara asing asal Tiongkok dari etnis Uighur. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Operasi Perburuan Kelompok Teroris Santoso Akan Diperpanjang

Operasi Perburuan Kelompok Teroris Santoso Akan Diperpanjang

News | Selasa, 01 Maret 2016 | 01:36 WIB

Kadin Minta Jokowi-JK Tumpas Teroris Poso, Alasannya?

Kadin Minta Jokowi-JK Tumpas Teroris Poso, Alasannya?

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 23:01 WIB

Pascakontak Senjata, Poso Siaga Satu

Pascakontak Senjata, Poso Siaga Satu

News | Sabtu, 16 Januari 2016 | 00:02 WIB

Polisi Tembak Mati Satu Teroris di Poso

Polisi Tembak Mati Satu Teroris di Poso

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 23:52 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×