Diserang Pakai Aset Pemda untuk Teman Ahok, Ahok Menangkis

Siswanto, Bagus Santosa

Senin, 21 Maret 2016 | 11:34 WIB
Diserang Pakai Aset Pemda untuk Teman Ahok, Ahok Menangkis
Kantor Sekretariat Teman Ahok berlokasi di komplek Graha Pejaten nomor 3, Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Senin (14/3/2016). [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Rumah yang dipakai untuk sekretariat relawan Teman Ahok di komplek Graha Pejaten, Jakarta Selatan, sedang disorot. Soalnya menempati bangunan aset negara.

Tetapi, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan tidak ada yang salah dalam menempati bangunan tersebut. Ahok mengatakan rumah yang disewa untuk sekretariat tanpa menyalahi aturan.

Rumah tersebut merupakan aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah DKI. Pengelolaannya sudah dijalankan melalui kerjasama dengan banyak pihak swasta, sampai kemudian disewakan lagi untuk kegiatan Teman Ahok.

"Kalau kamu sewa dari Pemprov, kamu sewain lagi karena masih ada sisa setahun, boleh nggak? Boleh. Karena kamu sudah bayar lunas pada pemprov," kata Ahok di kantor Balai Kota Jakarta, Senin (21/3/2016).

‎Ahok balik bertanya, bagaimana dengan partai politik yang ‎memakai lahan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta? Menurut Ahok, banyak partai politik yang memakai aset pemerintah, tetapi pembayarannya tidak lancar.

"Kamu kira parpol-parpol tidak pakai lahan pemprov? Mereka sewa lho. Banyak partai politik yang nggak bayar (sewa)," katanya.

Itu sebabnya, selama ini Ahok mendukung wacana pembentukan Panitia Khusus Aset untuk menyelidiki aset pemerintah yang digunakan pihak lain.

"‎Jadi saya seneng kalau Pak Taufik (Wakil Ketua DPRD M. Taufik) bikin pansus. Salah satunya PT. Gardatama, itu kalau nggak salah dulu atau sekarang masih milik Pak Prabowo. Usaha perikanan sampai sekarang masih berkantor di Pejaten. Kamu cek deh," tuturnya.

Sebelumnyam sejumlah kalangan mengungkit-ungkit penggunaan aset pemda yang dipakai oleh relawan Teman Ahok, salah satunya Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat yang tak jadi duet bareng Ahok di Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Aset pemerintah itu jangan digunakan untuk kegiatan politik praktis, itu tidak bagus," ujar Djarot di rumah susun sederhana sewa Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Sabtu (19/3/2016).

Teman Ahok merupakan relawan pendukung Ahok dan Heru Budi Hartono yang akan maju ke pilkada lewat jalur non partai politik. Di rumah yang disoal itu, mereka mengurus dukungan warga Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Djarot Tuding Markas Teman Ahok Gunakan Aset DKI, Ini Respon Ahok

Djarot Tuding Markas Teman Ahok Gunakan Aset DKI, Ini Respon Ahok

News | Minggu, 20 Maret 2016 | 20:08 WIB

Relawan Teman Ahok Gunakan Lahan Pemda, Ini Komentar Lulung

Relawan Teman Ahok Gunakan Lahan Pemda, Ini Komentar Lulung

News | Sabtu, 19 Maret 2016 | 15:40 WIB

Gunakan Lahan Pemda, Relawan Teman Ahok Dikritik Djarot

Gunakan Lahan Pemda, Relawan Teman Ahok Dikritik Djarot

News | Sabtu, 19 Maret 2016 | 13:50 WIB

Dari Mana Sumber Duit Relawan Batman untuk Dukung Ahok?

Dari Mana Sumber Duit Relawan Batman untuk Dukung Ahok?

News | Jum'at, 18 Maret 2016 | 20:19 WIB

Status Kantor Teman Ahok Terungkap, Ahok Pun Blak-blakan

Status Kantor Teman Ahok Terungkap, Ahok Pun Blak-blakan

News | Jum'at, 18 Maret 2016 | 17:19 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×