Diam-diam, Kader PKS Ini Punya Program yang Tak Dimiliki Ahok

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 21 Maret 2016 | 17:24 WIB
Diam-diam, Kader PKS Ini Punya Program yang Tak Dimiliki Ahok
Ilustrasi Jakarta (Antara)

Suara.com - Tak banyak muncul di media massa, kader Partai Keadilan Sejahtera Muhamad Idrus saat ini sedang bergerilya mempersiapkan diri maju menjadi calon gubernur Jakarta periode 2017-2022.

Lelaki kelahiran 28 Maret 1978 ini sedang menyiapkan beberapa program untuk menggerakkan ekonomi warga Ibu Kota. Di antaranya program Rp1 miliar per tahun untuk satu rukun warga. Program ini bertujuan untuk membangkitkan ekonomi masyarakat.

Ia berpandangan perekonomian harus dibangun dari kampung bukan dari kawasan elit seperti Thamrin dan Sudirman.

“Dengan dana Rp1 miliar per tahun, warga bisa leluasa mengelolanya untuk mendongkrak taraf kehidupan ekonominya,” kata Idrus, Senin (21/3/2016).

Idrus yang memiliki slogan #JakartaKEREN itu juga mengungkapkan Pemprov DKI perlu menempatkan PNS di setiap RW di Jakarta. Hal itu guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga bila warga akan mengurus administrasi kependudukan dan lainnya tidak perlu datang ke kantor kelurahan.

“Pelayanan keliling yang sekarang diterapkan itu bagus, tapi kita juga perlu menempatkan aparat di setiap RW. Pelayanan jemput bola hari ini harus juga ditopang dengan hadirnya birokrasi untuk turut langsung melayani warga di kantor RW secara prima,” kata Idrus.

Ia mengungkapkan dasar pertimbangan penempatan PNS pada tiap RW karena sebagian besar warga Jakarta memiliki aktivitas super padat dan super sibuk. Oleh karena itu, aparat perlu mendekatkan diri ke warga dan masyarakat. Penempatan PNS tingkat RW merupakan salah satu program yang digagas oleh Idrus yang disebut sebagai satu PNS satu RW.

Program berikutnya bernama satu Koperasi Satu RW.

“Kita juga perlu mendirikan koperasi di setiap RW di Jakarta,” kata Muhamad Idrus, yang juga Ketua Koperasi Dewan Masjid Indonesia DKI Jakarta.

Idrus menilai kesenjangan ekonomi warga Ibu Kota saat ini semakin lebar. Pemprov DKI Jakarta, katanya, perlu memperhatikan warga kelas menengah dan ke bawah sehingga pembangunan Kota Jakarta tidak hanya terpatok pada daerah di sekitaran Thamrin-Sudirman, tapi lebih dalam lagi masuk sampai ke level paling bawah, yaitu RW.

Ia juga mengatakan bahwa Jakarta merupakan kota yang penuh kompleksitas. Untuk membangun Jakarta tidak cukup hanya pada tataran fisik saja. Karena ketika suatu kota melakukan penataan/revitalisasi dengan melakukan penggusuran secara masif dan terstruktur, korban terbesar adalah saudara-saudara kita yang kehidupannya selama ini sudah terhimpit menjadi makin terjepit.

“Semoga program-program ini ke depan bisa kita wujudkan serta diakselerasi untuk meningkatkan kesejahteraan agar memperkecil kesenjangan antara si Kaya dan si Miskin dan terpenting dari itu semua menjadi solusi integral Kota Jakarta dalam menjawab banyaknya problem yang dihadapi Kota Jakarta yang kita cinta bersama,” kata Idrus

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

2017, Ahok Larang ada Peternakan dan Pemotongan Ayam di Pemukiman

2017, Ahok Larang ada Peternakan dan Pemotongan Ayam di Pemukiman

News | Senin, 21 Maret 2016 | 17:01 WIB

Mendagri Minta Daerah Contoh Jakarta dalam Penertiban Lokalisasi

Mendagri Minta Daerah Contoh Jakarta dalam Penertiban Lokalisasi

News | Senin, 21 Maret 2016 | 15:42 WIB

Pemprov Nyatakan Sah 'Teman Ahok' Berposko di Rumah Aset DKI

Pemprov Nyatakan Sah 'Teman Ahok' Berposko di Rumah Aset DKI

News | Senin, 21 Maret 2016 | 14:05 WIB

Ahok Ingin Ulang Sukses Kemeja Kotak Saat Maju Bareng Jokowi

Ahok Ingin Ulang Sukses Kemeja Kotak Saat Maju Bareng Jokowi

News | Senin, 21 Maret 2016 | 11:54 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×