Buku Megawati Tunjukkan Kiprahnya Bangun PDI Perjuangan

Adhitya Himawan, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 24 Maret 2016 | 20:33 WIB
Buku Megawati Tunjukkan Kiprahnya Bangun PDI Perjuangan
Peluncuran buku "Megawati Dalam Catatan Wartawan Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat" di Gedung Arsip Nasional, Jakarta, Rabu (23/3). [Antara]

Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Djarot Saiful Hidayat memuji buku Megawati Dalam Catatan Wartawan : Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat.  Ia pun mengaku telah membaca buku yang ditulis oleh 22 wartawan senior soal kehidupan Megawati dalam membangun partai.

"Bagus. Saya udah baca, mengalir. Dan itu biar orang tahu dari kacamata wartawan, bagaimana kiprah Ibu membangun partai ini jatuh bangun dan real, "ujar Djarot di Gedung Balai Kota, Jakarta, Kamis (24/3/2016).

Selain itu, Djarot menilai PDI Perjuangan dibangun dengan susah payah bahkan dengan berbagai macam pengorbanan. Kata Djarot 22 penulis wartawan senior yang menjadi saksi perjuangan Megawati membangun partai.

"Partai  dibangun dengan berbagai macam pengorbanan dan cobaan, bukan partai yang mulus-mulus saja tanpa ada gangguan, diinteli digebukin, dimonitori. Ini pengakuan wartawan ketika mereka mendampingi Ibu Mega di masa awal sebelum reformasi," kata Djarot.

Dirinya pun ingat betul Partainya dibangun dengan penuh perjuangan, diantaranya kasus-kasus yang menimpa PDI, seperti Kasus Kuda Tuli banyak memakan korban meninggal dan beberapa kasus di daerah-daerah.

Lebih lanjut, dirinya mengaku terlibat dalam Kongres Luar Biasa PDI pada tahun 1993 di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Saat itu dirinya juga merupakan dekan di salah satu universitas yang kantornya dekat lokasi KLB, di Asrama Haji Sukolilo 

"Setiap hari, bagaimana kita berani membuat mimbar bebas waktu itu. Di saat banyak orang tidak berani terjun dan di saat banyak orang yang tengah enjoy dengan kedudukannya masing-masing. Betapa sulitnya pada saat itu kita menarik para akademikus, intelektual, dan aktivis untuk membantu partai ini mereka takut, karena saya bukan PNS, apa yang saya takutkan? Apalagi saya masih bujang," ucapnya.

Oleh karena itu, dirinya mengetahui seluk beluk PDI Perjuangan saat dibangun. Selain itu kata Djarot, dirinya juga merasakan sulitnya mengadakan pertemuan-pertemuan, yang dilajukann secara sembunyi-bunyi. Hal tersebut dilakukan mengingat pemerintah saat itu sangat anti terhadap Soekarno.

'Buku-buku Soekarno dioperasi, dan PDIP diidentikan meneruskan ideologi Soekarno. Gambar-gambar Soekarno dicopoti semua. Pada saat saya jadi mahasiswa, saya juga aktivis, bagaimana teman saya disiksa karena dia menjual kaos bergambar Soekarno," jelas Djarot.

Mantan Wali Kota Blitar ini pun menegaskan, partainya bukan merupakan partai akta notaris, namun partai yang banyak memiliki sejarah perjuangan.

"Sehingga saya sampaikan bahwa PDI Perjuangan itu bukan partai akta notaris. Kalau kita mau jujur Partai Golkar mulus saja, PPP aman saja nurut, yang dihajar terus kan PDI. Alhamdulilah sekarang masih kuat, kita nggak perduli di dalam kekuasan kita masih ok, di luar juga sudah terbiasa, " ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lapas Rawan Pungli, Andreas Pareira Desak KemenImipas Optimalkan Kontrol Digital

Lapas Rawan Pungli, Andreas Pareira Desak KemenImipas Optimalkan Kontrol Digital

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:30 WIB

Wafat di Usia 78, Reniyanti Hoegeng Ternyata Sahabat Megawati Sejak Bersekolah di Cikini

Wafat di Usia 78, Reniyanti Hoegeng Ternyata Sahabat Megawati Sejak Bersekolah di Cikini

News | Selasa, 08 September 2026 | 14:10 WIB

Hasto PDIP Kaget Isu Percepatan Muncul di Depan Jokowi: Itu Inkonstitusional

Hasto PDIP Kaget Isu Percepatan Muncul di Depan Jokowi: Itu Inkonstitusional

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Di Depan Presiden Timor Leste, Megawati Ungkap Salju Abadi Papua Bakal Lenyap 3 Tahun Lagi

Di Depan Presiden Timor Leste, Megawati Ungkap Salju Abadi Papua Bakal Lenyap 3 Tahun Lagi

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Di Depan Ramos Horta, Megawati Cerita Jadi Korban Rekayasa AI: Saya Kaget

Di Depan Ramos Horta, Megawati Cerita Jadi Korban Rekayasa AI: Saya Kaget

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:23 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Megawati Minta Kemenkes Jangan Kutik-Kutik BPJS: Saya yang Bikin untuk Rakyat!

Megawati Minta Kemenkes Jangan Kutik-Kutik BPJS: Saya yang Bikin untuk Rakyat!

Video | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Tak Banyak yang Tahu, Pramono Anung Ternyata Punya Peran Khusus di Antara Megawati dan SBY

Tak Banyak yang Tahu, Pramono Anung Ternyata Punya Peran Khusus di Antara Megawati dan SBY

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:18 WIB

Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana

Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?

Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×