Ecclestone: Format Kualifikasi Tidak Akan Berubah di GP Bahrain

Esti Utami

Jum'at, 25 Maret 2016 | 07:27 WIB
Ecclestone: Format Kualifikasi Tidak Akan Berubah di GP Bahrain
Pebalap Rio Haryanto yang membalap bersama Manor saat menjalani sesi latihan di Sirkuit Alber Park, Melbourne Australia. (mannorracing.photos)

Suara.com - Format kualifikasi baru Formula 1 yang banyak dikritik akan dipertahankan hingga Grand Prix Bahrain pekan depan, namun dapat berubah setelahnya.

"Hasilnya saya pikir adalah bahwa kami akan mempertahankannya. Setelah Bahrain, kami akan meninjaunya," kata bos Formula 1 Bernie Ecclestone pada Kamis (24/3/2016) setelah pengambilan suara yeng menyetujui untuk memperluas Komisi Formula 1.

Bahrain merupakan balap kedua musim ini. Komisi Formula 1, yang mencakup semua tim, promotor balap, dan para sponsor, serta FIA dan manajemen milik Ecclestone yang memegang hak-hak komersial Formula 1, belum menyelesaikan proses pengambilan suara mereka.

Perubahan apapun terhadap peraturan-peraturan yang ada akan berlangsung dalam kondisi anonim pada fase ini.

Para pemangku kepentingan sepakat dengan suara bulat untuk mengubah format kualifikasi, meski banyak penggemar merasa bahwa tak ada yang salah dengan hal inin.

Mereka kemudian menyetujui, awalnya dengan mengusung solidaritas, bahwa hal itu tidak berfungsi dengan baik di Melbourne.

Format baru ini memungkinkan pebalap tereliminasi secara progresif selama tiga sesi dan bukan pada masing-masing sesi. Format ini telah mengurangi euphoria dan bahkan menghilangkan ketegangan di mana tidak ada mobil di trek pada menit-menit terakhir.

"Saya adalah orang pertama yang mengatakan bahwa kami tidak semestinya berbicara buruk mengenai TV, namun saya pikir format kualifikasi baru merupakan sampah yang cantik," kata direktur Mercedes Motorsport Toto Wolff kepada Sky Sports akhir pekan silam.

Bagaimanapun, beberapa pihak berpendapat sebaliknya, di mana wakil prinsipal Force India Bob Fernley menyarankan bahwa format ini diberi lebih banyak waktu dan Formula 1 semestinya menahan diri dari reaksi-reaksi negatif.

Sebagian orang meminta agar dua fase baru pertama dipertahankan sebelum kembali kepada format lama, sedangkan yang lain ingin kembali pada versi 2015 yang familiar.

Sebagai tanda ketidakpuasan seputar olahraga ini, para pebalap Formula 1 mengirim surat terbuka pada Rabu (23/3/2016) yang meminta perubahan pada organisasi dan untuk meninggalkan proses pengambilan keputusan yang "sudah usang dan tidak adil."

Atas surat terbuka ini, Ecclestone membalas dengan suratnya dan mengatakan bahwa perubahan diperlukan.

"Tidak selalu mudah untuk sepakat dengan Anda namun Anda benar," ucapnya. "Kami harus, seperti yang Anda nyatakan, mendesak para pemilik dan semua pemangku kepentingan F1 untuk mempertimbangkan ulang organisasinya."

Berbicara kepada Reuters, Eclestone menilai,  masalah sebenarnya adalah bahwa Ferrari dan juara bertahan Mercedes, yang berbagi mesin dengan  delapan dari 11 tim, terlalu kuat.

"Kami mampu dengan mudah untuk mengubahnya," ucapnya. "Itu terlalu menguntungkan sejumlah orang yang salah... Mercedes dan Ferrari dapat membeli suara. Itu bukan jalan yang ingin kami lalui." (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bos Mercedes Enggan Hadapi Lewis Hamilton dalam Perebutan Gelar Juara Dunia

Bos Mercedes Enggan Hadapi Lewis Hamilton dalam Perebutan Gelar Juara Dunia

Sport | Kamis, 18 Juni 2026 | 05:10 WIB

Lewis Hamilton Podium ke-106 Bersama Ferrari, Rekornya Makin Tak Tersentuh!

Lewis Hamilton Podium ke-106 Bersama Ferrari, Rekornya Makin Tak Tersentuh!

Your Say | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:44 WIB

Mobil F1 Kini Jadi Sandal? Crocs dan Red Bull Racing Bikin Gebrakan Unik

Mobil F1 Kini Jadi Sandal? Crocs dan Red Bull Racing Bikin Gebrakan Unik

Your Say | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:50 WIB

Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026

Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026

Sport | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:29 WIB

Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026

Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026

Sport | Senin, 01 Juni 2026 | 12:11 WIB

Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen

Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen

Your Say | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:10 WIB

Gucci Resmi Masuk Formula 1! Brand Fashion Mewah Kini Ramaikan Dunia Balap

Gucci Resmi Masuk Formula 1! Brand Fashion Mewah Kini Ramaikan Dunia Balap

Your Say | Jum'at, 29 Mei 2026 | 06:30 WIB

Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?

Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?

Your Say | Kamis, 30 April 2026 | 09:41 WIB

Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?

Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 10:03 WIB

Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot

Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 16:12 WIB

Terkini

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB