Jokowi Ingin Proyek LRT Jabodetabek Dipercepat

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Selasa, 29 Maret 2016 | 15:46 WIB
Jokowi Ingin Proyek LRT Jabodetabek Dipercepat
Presiden Jokowi bersama Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Seskab Pramono Anung, dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin meninjau pembangunan LRT di Palembag, Sumsel, Kamis (3/3/2016). (Biro Setpres)

Suara.com - Presiden Joko Widodo gelar rapat terbatas (ratas) membahas percepatan pembangunan Light Rail Transit (LRT) di Jabodetabek dan Palembang, Selasa (29/3/2016). Percepatan pembangunan LRT ini‎ dalam rangka Asian Games Ke-18 yang akan dilaksanakan pada 2018 nanti.

Diawal ratas, Jokowi menyatakan bahwa ke depan sudah tak ada rapat membahas LRT lagi. Proyek sudah harus berjalan pengerjaan proyeknya.

"Ini sudah rapat yang kelima untuk LRT, jangan ada tambahan rapat lagi. Harusnya sore hari ini sudah rampung semua, kita ingin mempercepat pembanguna LRT baik di Jakarta di Jabodetabek, di Palembang, maupun Bandung Raya. Biar ini bisa kita selesaikan semuanya," kata Jokowi membuka ratas di kantor Presiden‎, Jakarta.

Dia menuturkan, proyek LRT untuk Jabodetabek dan Palembang sudah dimulai pengerjaannya. ‎Kemudian kereta api cepat Jakarta-Bandung juga sudah mulai berjalan.

"Saya ingin agar semua terintegrasi ke airport.‎ Saya harapkan nantinya betul-betul terintegrasi dari MRT-nya, LRT-nya, Busway-nya, ke Bandara dengan commuter line. Kemudian juga dengan kereta cepat sambung lagi ke LRT di Bandung Raya," ujar dia.

Jokowi berharap LRT tersebut nantinya menjadi moda transportasi alternatif yang efektif dan berguna bagi publik. Dia menjelaskan, percepatan proyek ini penting untuk menyambut momentum Asian Games pada 2018 nanti.

"Percepatan ini juga harus dilakukan karena ada momentum Asian games 2018 akan datang. Kita harapkan terutama LRT bisa selesai semua dan masalah-masalah yang ada bisa diselesaikan baik mengenai trasenya, mangenai spesifikasi teknis LRT-nya, masalah biaya, dan sumber daya penggeraknya, serta masalah perizinan berkaitan dengan tata ruang dan persinggungan dengan fly over," terang Jokowi.

Dia menambahkan, proyek pengembangan kereta api cepat tersebut penting untuk menjawab problem kemacetan. Sebab, kemacetan yang terjadi di Ibu Kota dan Bandung setiap tahunnya negara rugi puluhan triliun rupiah.

"Saya kira kita tahu semua bahwa di Jakarta dari hitungan dan data yang saya terima, satu tahun kita kehilangan Rp28 triliun karena kemacetan (di Jakarta). Di Bandung plus ke Jakarta kita kehilangan Rp7 triliun karena kemacetan, inilah yang ingin kita selesaikan. Tiap tahun secara hitungan makro kita kehilangan kurang lebih Rp35 triliun. Jadi ini diperlukan pembangunan karena kita tidak ingin kehilangan uang yang percuma karena adanya kemacetan," tandas dia.

Dalam ratas ini hadir sejumlah Menteri Kabinet terkait, diantaranya Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadi Muljono, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menkum HAM Yasonna Laoly, Kepala BKPM Franky Sibarani. Kemudian juga hadir sejumlah Kepala Daerah, yakni Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Gubernur Jabar Ahmad Heriyawan dan Gubernur Sumatera Selatan Alex Nurdin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Hadiri Rapim Ditjen Pajak

Jokowi Hadiri Rapim Ditjen Pajak

Foto | Selasa, 29 Maret 2016 | 15:05 WIB

Datangi Dirjen Pajak, Presiden Jokowi Laporkan SPT

Datangi Dirjen Pajak, Presiden Jokowi Laporkan SPT

Bisnis | Selasa, 29 Maret 2016 | 11:55 WIB

Besok Pemerintah Umumkan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XI

Besok Pemerintah Umumkan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XI

Bisnis | Senin, 28 Maret 2016 | 17:35 WIB

Pembangunan Infrastruktur Dinilai Lebih Berorientasi Proyek

Pembangunan Infrastruktur Dinilai Lebih Berorientasi Proyek

Bisnis | Senin, 28 Maret 2016 | 17:04 WIB

Pengamat: Jokowi Bisa Bikin Indonesia Bangkrut!

Pengamat: Jokowi Bisa Bikin Indonesia Bangkrut!

Bisnis | Senin, 28 Maret 2016 | 11:51 WIB

Muslimat NU Bentuk Laskar Anti-Narkoba

Muslimat NU Bentuk Laskar Anti-Narkoba

News | Sabtu, 26 Maret 2016 | 18:25 WIB

Ahok Target Tahap 1 LRT Bisa Digunakan untuk Asian Games

Ahok Target Tahap 1 LRT Bisa Digunakan untuk Asian Games

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 16:59 WIB

Sudirman Said Mau "Move On" Soal Blok Masela

Sudirman Said Mau "Move On" Soal Blok Masela

Bisnis | Kamis, 24 Maret 2016 | 16:37 WIB

Beri Bantuan, Jokowi: Kalau Buat Beli Rokok, Pulsa, Kartu Dicabut

Beri Bantuan, Jokowi: Kalau Buat Beli Rokok, Pulsa, Kartu Dicabut

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 15:03 WIB

Sudirman Said Bantah Mundur dari Jabatan Menteri ESDM

Sudirman Said Bantah Mundur dari Jabatan Menteri ESDM

Bisnis | Kamis, 24 Maret 2016 | 14:53 WIB

Terkini

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM

Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram

Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu

Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya

Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Jateng Kejar Tuntas Sensus Ekonomi 2026, Wagub Minta Pendataan Dipercepat dalam Tiga Pekan

Jateng Kejar Tuntas Sensus Ekonomi 2026, Wagub Minta Pendataan Dipercepat dalam Tiga Pekan

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:51 WIB

Telkom Akses Percepat Pemerataan Konektivitas Lewat Transformasi Operasional

Telkom Akses Percepat Pemerataan Konektivitas Lewat Transformasi Operasional

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan

Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya

Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya

Sport | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:33 WIB

×