Susun NDC, KLHK Diskusi dengan DPR sampai Akademisi

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 30 Maret 2016 | 13:26 WIB
Susun NDC, KLHK Diskusi dengan DPR sampai Akademisi
Pertemuan COP21 di Lebourget, Paris. [suara.com/Laban Laisila]

Suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah mulai menyusun dokumen Nationally Determined Contributions (INDC) sebagai tindak lanjut pertemuan perubahan iklim di Paris. Indonesia menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sampai 29 persen.

Untuk itu, KLHK melanjutkan Paris Agreement dengan menguatkan komitmen Indonesia dalam penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dalam diskusi 'Dari INDC Menuju NDC'. Diskusi itu digelar di Ruang Rimbawan 1, Kompleks Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungn Hidup dan Kehutanan (LHK), Rabu (30/3/2016).

Pertemuan dan Diskusi ini dihadiri 100 peserta yang datang dari perwakilan dari kementerian, utusan khusus Presiden Republik Indonesia urusan pengendalian perubahan iklim, perwakilan DPR RI, Asosiasi, Lembaga Swadaya Masyarakat, lembaga penelitian, dan Perguruan Tinggi.

Diskusi itu dilakukan untuk menginformasikan asumsi yang dipergunakan dalam penyusunan Intended Nationally Determinded Contributions (INDC) yang telah disampaikan kepada sekretariat UNFCCC tahun 2015. Selain itu membahas hasil analisa singkat dokumen INDC Indonesia dan mengidentifikasi kebijakan berkaitan dengan upaya penurunan emisi GRK, dan melakukan identifikasi lanjutan potensi penurunan emisi GRK secara nasional.

Dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan pertemuan tersebut merupakan proses bagi penyusunan dokumen NDC yang akan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari dokumen ratifikasi Paris Agreement Pemerintah Indonesia.

"Indonesia memiliki kesejarahan terdepan dalam upaya global kolegial penurunan emisi GRK, oleh karenanya, NDC yang akan disusun harus lebih maju dan ambisius, yang tidak hanya menunjukkan komitmen Indonesia kepada dunia internasional. Namun lebih penting adalah membawa seluruh komponen bangsa bertransformasi menuju pembangunan yang rendah karbon," Kata Siti. (Dian Rosmala)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Borobudur dan Prambanan Pun Jadi Bagian Gerakan "Earth Hour"

Borobudur dan Prambanan Pun Jadi Bagian Gerakan "Earth Hour"

Lifestyle | Minggu, 20 Maret 2016 | 09:03 WIB

Studi: Perubahan Iklim Bikin Penerbangan Lebih Lama

Studi: Perubahan Iklim Bikin Penerbangan Lebih Lama

Tekno | Rabu, 10 Februari 2016 | 21:02 WIB

12 Rumah di Pesisir Riau Hancur Tersapu Ombak

12 Rumah di Pesisir Riau Hancur Tersapu Ombak

News | Senin, 08 Februari 2016 | 17:22 WIB

Jokowi Dikunjungi Menteri Lingkungan Hidup Norwegia

Jokowi Dikunjungi Menteri Lingkungan Hidup Norwegia

News | Rabu, 03 Februari 2016 | 18:17 WIB

KLH Gelar Festival Iklim sampai 4 Febuari di JCC

KLH Gelar Festival Iklim sampai 4 Febuari di JCC

News | Senin, 01 Februari 2016 | 13:04 WIB

PascaCOP21 Paris, Menko Darmin: AS dan Eropa Kurang Mendukung

PascaCOP21 Paris, Menko Darmin: AS dan Eropa Kurang Mendukung

News | Senin, 01 Februari 2016 | 12:23 WIB

Air Menguap, Danau Terbesar Kedua di Bolivia Lenyap

Air Menguap, Danau Terbesar Kedua di Bolivia Lenyap

Tekno | Jum'at, 22 Januari 2016 | 21:14 WIB

Cuaca Ekstrem di Sidney, Hujan Es Pecahkan Kaca Mobil

Cuaca Ekstrem di Sidney, Hujan Es Pecahkan Kaca Mobil

News | Rabu, 16 Desember 2015 | 14:00 WIB

Kesepakatan COP Paris 'Sundul' Saham Perusahaan Energi Terbarukan

Kesepakatan COP Paris 'Sundul' Saham Perusahaan Energi Terbarukan

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 05:49 WIB

Selamatkan Benoa Menyempil di Demo Besar Paris

Selamatkan Benoa Menyempil di Demo Besar Paris

News | Senin, 14 Desember 2015 | 13:41 WIB

Terkini

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB