Suara.com - Sejumlah Menteri Kabinet dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana, Senin (4/4/2016). Para Menteri yang dipanggil adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi.
Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengaku, dalam pertemuan dengan beberapa pembantunya itu Presiden Jokowi membahas sejumlah hal.
"Pertama saya diminta oleh Presiden untuk menyiapkan rapat paripurna hari Kamis depan. Kedua, Insy Allah nanti pada hari Jumat Presiden akan berikan arahan kepada para kepala daerah yang baru terpilih, baik itu Bupati-Wakil Bupati, Wali Kota-Wakil Walikota, dan Gubernur-Wagub," kata Pramono di komplek Istana Kepresidenan.
Dia menjelaskan, dalam pertemuan dengan para kepala daerah, Jumat depan Jokowi ingin memberikan arahan agar kebijakan pemerintah bisa betul-betul diimplementasikan hingga daerah dengan baik.
"Terutama adalah Presiden mau mengubah paradigma tentang anggaran. Karena tidak ada lagi anggaran seperti yang sebelumnya, di mana anggaran dari atas (pusat) seperti dibagi habis. Sekarang diubah oleh beliau menjadi dana itu (dari pusat) ikuti program. Apa yang jadi prioritas di daerah, dari pemerintah dan seterusnya," terang dia.
Selain itu, dalam pertemuan tadi, Jokowi meminta laporan perkembangan proses pembebasan sepuluh WNI yang disandera kelompok milisi Abu Sayyaf di Filipina kepada Menlu Retno.
"Kebetulan Presiden panggil Menlu urusan 10 WNI yang disandera. Kemudian urusan lain-lain," tambah dia.
Sementara itu, siang ini sekitar pukul 11.30 Wib Presiden Jokowi akan bertolak ke Ambon untuk melakukan kunjungan kerja. Jokowi akan berangkat dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.