Jawab Sindiran Jokowi, Fadli Zon: Matematikanya Dimana?

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 31 Maret 2016 | 17:23 WIB
Jawab Sindiran Jokowi, Fadli Zon: Matematikanya Dimana?
Wakil Ketua DPR Fadli Zon [suara.com/Meg Phillips]

Suara.com - Presiden Joko Widodo meminta Dewan Perwakilan Rakyat jangan mengutamakan jumlah produksi undang-undang. Menurut Presiden yang paling penting bukan kuantitas, melainkan kualitas undang-undang.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon terkesan tidak menerima hal itu, soalnya pemerintah juga ikut mengusulkan pembuatan UU.

"Usul pemerintah ada 13 undang-undang, tapi kenapa Presiden minta empat atau lima undang-undang saja. Nah ini matematikanya dimana. Kan usulan RUU tidak hanya hanya DPR, tapi dari pemerintah, DPR dan sebagainya," ujar Fadli dalam diskusi dengan tema DPR Lari Kencang Capai Target Legislasi, Pemerintah, Slow Laa, Ada Apa di gedung DPR, Jakarta, Kamis (31/3/2016).

Fadli menegaskan RUU yang dibahas DPR bersama pemerintah merupakan RUU yang sangat penting, misalnya RUU Pilkada dan RUU KPK.

"Kita sudah memutuskan ada juga hal-hal yang mendesak, misalnya pada akhir tahun lalu menjelang penutupan masa sidang dimasukkan revisi UU KPK dan RUU Tax Amnesty. Ini kemauan pemerintah dan disetujui bersama," kata dia.

Diskusi tersebut diadakan DPR bekerjasama dengan Koordinator Wartawan Parlemen. Dalam diskusi, hadir pula pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Rahmat Bagja.

Kemarin, Rabu (30/3/2016), Presiden menyatakan DPR jangan memproduksi terlalu banyak UU.

"Setahun, tiga saja cukup. Lima ya cukup," ujar Jokowi di acara dialog publik di Balai Kartini, Kuningan, Jakarta Selatan.

Menurut Jokowi yang terpenting bukan kuantitas UU, melainkan kualitasnya.

"Jumlah 40, 50, untuk apa?" tutur Presiden.

Jokowi mengaku mengetahui kenapa DPR senang memproduksi banyak UU.

"Tetapi, nggak usah saya sebutkan di sini kenapa DPR seneng banyak (bikin UU). Saya kira yang hadir di sini juga tahu," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Sindir DPR Kebanyakan Buat UU Tak Utamakan Kualitas

Jokowi Sindir DPR Kebanyakan Buat UU Tak Utamakan Kualitas

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 11:23 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×