Menurut Lulung, PPP Sudah Sejak Awal Tolak Proyek Reklamasi

Arsito Hidayatullah, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 05 April 2016 | 22:47 WIB
Menurut Lulung, PPP Sudah Sejak Awal Tolak Proyek Reklamasi
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Lulung. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Abraham Lunggana atau yang akrab disapa Lulung, mengatakan bahwa partainya sejak awal menolak adanya proyek reklamasi di Teluk Jakarta. Menurutnya, Fraksi PPP resmi menarik diri dari proses pembahasan Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Provinsi Jakarta 2015-2035 dan Raperda tentang Rencana Kawasan Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Jakarta Utara, menyusul terkuaknya aroma busuk suap dari pengembang.

"Maka aspirasi ini, kami waktu itu dari PPP melihat, menyatakan sikap bahwa dalam pandangan umum, Fraksi PPP menolak reklamasi. Jelas ya. Jadi, sejak awal tuh, bukan main-main lagi. Bukan sekarang ditanya," ujar Lulung, di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Selasa (5/4/2016).

 
Lebih dari itu, menurut Lulung, dirinya melihat proses pembahasan Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Pantai Utara yang diusulkan Pemprov DKI Jakarta juga menuai polemik dan ditentang oleh masyarakat pesisir pantai.

"Baru saja (DPRD DKI) membahas (Raperda), banyak masyarakat datang, yaitu masyarakat pesisir pantai, yang kemudian dia (masyarakat) meminta keadilan segala macam. Kemudian saya terima. Saya terima dua kali. Langsung saya bedah Undang-Undang Nomor 30 tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan," ucapnya.

Menurut Lulung pula, jika kebijakan pemerintah berdampak kepada masyarakat, tentunya masyarakat tidak dijadikan sebagai objek, tetapi (harusnya) dijadikan subjek.

"Subjek ini kan masyarakat, (makanya) agar masalah ini dikomunikasikan dengan pemerintah daerah. Kemudian, ini akan berdampak luas terhadap masyarakat dan lingkungan-lingkungannya. Ada Blok G dan segala macam kan," kata Ketua DPW PPP DKI Jakarta itu.

Sebelumnya diketahui, KPK sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus dugaan suap Raperda Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Provinsi Jakarta dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Jakarta Utara.‎ Mereka adalah Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohammad Sanusi, Personal Assistant PT APL (Tbk) Trinanda Prihantoro, serta Presiden Direktur PT APL (Tbk) Ariesman Widjaja.

Dalam kasus ini, Sanusi diduga menerima suap sebesar Rp2 miliar‎ dari PT APL terkait dengan pembahasan Raperda tersebut. Disinyalir pembahasan itu mandek, salah satunya lantaran para perusahaan pengembang enggan membayar kewajiban 15 persen dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) atas setiap pembuatan pulau kepada pemerintah. Kewajiban itu yang menjadi salah satu poin dalam draf Raperda RTR Kawasan Pesisir Pantai Utara Jakarta.

Para pihak perusahaan sendiri disebut ngotot menginginkan hanya 5 persen dari NJOP yang dibayarkan ke pemerintah. Ditengarai terjadi tarik-menarik yang alot antara perusahaan dan pembuat legislasi mengenai hal itu, sebelum Raperda itu akhirnya disahkan menjadi Perda.

Adapun selaku penerima, Sanusi dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP. ‎Sedangkan Ariesman dan Trinanda selaku pemberi, dikenakan Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor jo Pasal 55 Ayat (1) kesatu KUHP jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP‎.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buntut Skandal Suap, Ahok Bantah Sunny Tanuwidjaja Adik Iparnya

Buntut Skandal Suap, Ahok Bantah Sunny Tanuwidjaja Adik Iparnya

News | Selasa, 05 April 2016 | 21:36 WIB

KPK Sebut Kasus Sanusi Banyak Jaringannya, "Grand Corruption"

KPK Sebut Kasus Sanusi Banyak Jaringannya, "Grand Corruption"

News | Selasa, 05 April 2016 | 21:25 WIB

Empat Kali Jumpa, Lulung dan Hasnaeni Beri Sinyal Duet Lawan Ahok

Empat Kali Jumpa, Lulung dan Hasnaeni Beri Sinyal Duet Lawan Ahok

News | Selasa, 05 April 2016 | 21:08 WIB

Sanusi Terjerat Skandal Suap, Ini Calon Penggantinya di DPRD DKI

Sanusi Terjerat Skandal Suap, Ini Calon Penggantinya di DPRD DKI

News | Selasa, 05 April 2016 | 19:09 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×