Polisi: Kasus Pemukulan oleh Pramugara Nam Air Sudah Damai

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Kamis, 07 April 2016 | 03:42 WIB
Polisi: Kasus Pemukulan oleh Pramugara Nam Air Sudah Damai
Ilustrasi penganiayaan, pemukulan. (Shutterstock)

Suara.com - Kapolsek Pangkalan Baru, Polres Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, AKP May Diana Sitepu mengatakan, kasus pemukulan yang melibatkan penumpang dan pramugara maskapai Nam Air, sudah damai atas kesepakatan kedua belah pihak.

"Kasus ini sudah terjadi kesepakatan damai antara pelaku, Andi Muhhammad Tuo (51) warga Palembang dan korban Dirwan Maikasih (19) warga Pangkalpinang. Dalam hal ini Polsek Pangkalan Baru belum membuat laporan dan dalam interogasi keduanya sudah meminta maaf. Sedangkan untuk biaya pengobatannya masih dalam proses mediasi," katanya di Pangkalpinang, Rabu.

Sementara District Manager Sriwijaya/NAM Air Pangkalpinang, Sherly Astura mengakui jalur damai yang diambil kedua belah pihak tanpa tekanan dari pihak mana pun. Ia pun membantah bahwa langkah itu bukanlah tindakan tidak tegas dari perusahaan melainkan perusahaan menghargai itikad baik dari korban yang bersangkutan.

"Pada awalnya kami menyerahkan kasus ini kepada korban, dari pihak Sriwijaya Air hanya memfasilitasi dalam verifikasi pihak kepolisian. Pada dasarnya perusahaan ingin melanjutkan secara hukum, namun korban tak mau memperpanjang sehingga menempuh jalur damai," katanya.

Kasus itu bermula saat korban Dirwan mendorong Troli dan tidak sengaja mengenai kaki kiri pelaku Andi yang sedang tertidur. Korban sebelumnya sempat meminta maaf ke pelaku, namun malah dibalas dengan pukulan ke arah muka hingga gusi mengeluarkan darah.

Sebelumnya antara kedua belah pihak sempat difasilitasi pihak Angkasa Pura II, korban didampingi Direksi Sriwijaya/NAM Air berinisiatif untuk meneruskan ke ranah hukum dengan melaporkan pelaku ke Polsek Pangkalan Baru.

Kedua belah pihak juga sebelumnya sempat diminta keterangan hingga kasus itu berujung damai sebelum ada penetapan Tersangka dan penahanannya. Selain kedua belah pihak, aparat kepolisian juga sempat memeriksa beberapa saksi untuk dimintai penjelasan. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mabes TNI Serahkan Kasus "Praja IPDN vs Taruna Akmil" ke Mendagri

Mabes TNI Serahkan Kasus "Praja IPDN vs Taruna Akmil" ke Mendagri

News | Senin, 30 November 2015 | 12:09 WIB

PWI Papua Laporkan Pemukulan Terhadap Wartawan ke Polda

PWI Papua Laporkan Pemukulan Terhadap Wartawan ke Polda

News | Senin, 18 Mei 2015 | 06:59 WIB

Dihajar Aparat, Dua Pesilat Madiun Luka-luka

Dihajar Aparat, Dua Pesilat Madiun Luka-luka

News | Senin, 10 November 2014 | 03:57 WIB

Terkini

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

News | Senin, 06 April 2026 | 23:45 WIB

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

News | Senin, 06 April 2026 | 22:56 WIB

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

News | Senin, 06 April 2026 | 22:47 WIB

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

News | Senin, 06 April 2026 | 22:17 WIB

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

News | Senin, 06 April 2026 | 21:58 WIB

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

News | Senin, 06 April 2026 | 21:02 WIB

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

News | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:48 WIB

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

News | Senin, 06 April 2026 | 20:25 WIB

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:22 WIB