Sejumlah Pedagang Pasar Ikan Luar Batang Sudah Bongkar Kiosnya

Arsito Hidayatullah

Jum'at, 08 April 2016 | 05:47 WIB
Sejumlah Pedagang Pasar Ikan Luar Batang Sudah Bongkar Kiosnya
Aktivitas warga di Kampung Luar Batang. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pedagang di Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, mulai membongkar bangunan kios mereka menyusul rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merevitalisasi wilayah tersebut.

Berdasarkan pengamatan Antara di Pasar Ikan, Kamis (7/4), beberapa kios milik warga Luar Batang yang berfungsi sebagai tempat berjualan sekaligus tempat tinggal, mulai dirobohkan dan dibongkar.

Pedagang Syam Akbar (29) yang sehari-hari berjualan barang kelontong mengaku telah memulai pembongkaran kiosnya sejak menerima surat peringatan (SP) pertama dari Kecamatan Penjaringan minggu lalu.

"Karena barang dagangan kami kan besar-besar, jadi harus bertahap untuk mengosongkan kios," katanya.

Akbar dan keluarga telah berdagang di pasar tersebut sejak 1984 dan memiliki 12 kios. Akibat relokasi yang dilakukan Pemprov DKI, dia mengaku menanggung kerugian sekitar Rp600 juta.

Berniat melanjutkan bisnis dagangnya, Akbar telah mengontrak sebuah kios di Jalan Petak Asem, Penjaringan.

Pembongkaran kios juga dilakukan oleh Marlis (62) yang sehari-hari berjualan peralatan rumah tangga, seperti lemari, kasur, dan tempat tidur.

Ia mengaku belum memutuskan akan pindah berdagang di tempat lain meskipun PD Pasar Jaya telah menawarkan kios di beberapa pasar, seperti Pademangan Barat, Pademangan Timur, Mitra Jembatan Lima, Pluit, Sunter, dan Koja.

"Kalau kita dikasih kios ukuran 2 x 2 meter kan tidak memadai, selain itu lokasinya jauh," kata Marlis.

Sementara itu, tidak sedikit pula warga yang bertahan dan tetap membuka kios mereka untuk menjual berbagai kebutuhan sehari-hari.

Di sekitar lokasi juga tampak para petugas TNI, kepolisian, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang memantau pembongkaran bangunan secara mandiri oleh pedagang Pasar Ikan.

Pasar Ikan yang lokasinya berdekatan dengan Museum Bahari dan Masjid Keramat Luar Batang akan menjadi target pertama relokasi yang secara bertahap dilakukan Pemprov DKI mulai 9 April.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau kerap disapa Ahok menyatakan rencana revitalisasi Luar Batang dimaksudkan untuk menata lokasi tersebut menjadi kawasan hijau sekaligus objek wisata bahari sehingga memudahkan akses wisatawan yang ingin berkunjung ke museum dan masjid.

Setelah melakukan eksekusi rumah di atas laut, pemerintah juga akan memasang "sheet pile" atau turap beton agar tidak bocor saat air Sungai Ciliwung tinggi. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok: Selama Jadi Wagub, yang Saya Gusur Ada yang Jadi Mal?

Ahok: Selama Jadi Wagub, yang Saya Gusur Ada yang Jadi Mal?

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 14:21 WIB

Terkini

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

×