Cuitan Dubes Yusron yang Disoal Relawan Ahok Mulai Diusut Polisi

Siswanto, Welly Hidayat

Jum'at, 08 April 2016 | 16:12 WIB
Cuitan Dubes Yusron yang Disoal Relawan Ahok Mulai Diusut Polisi
Kuasa Hukum Relawan Batman Reinhard Parapat melaporkan Dubes RI untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra di gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (1/4/2016). [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Badan Reserse Kriminal Mabes Polri akan menindaklanjuti laporan pengacara relawan Basuki Tjahaja Purnama Mania terhadap Duta Besar Indonesia untuk Jepang Yusron Ihza Mahendara. Yusron dinilai menyebarkan kebencian melalui cuitan di Twitter.

"Itu sudah diterima pada Jumat (1/4/ 2016). Beberapa hari sudah dilimpahkan ke teman penyidik dan sedang didalami laporannya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Brigadir Jenderal Agus Rianto di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (8/4/2016).

Polisi mendalami apakah cuitan Yusron di Twitter mengandung unsur pidana atau tidak.

Saat ini Yusron sedang berada di Jepang. Bagaimana mekanisme polisi kalau nanti ternyata ditemukan unsur pidana?

Agus mengatakan bisa saja nanti akan dilakukan video conference atau penyidik yang datang ke Jepang untuk meminta keterangan adik Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra.

"Mekanisme ya, itu sudah dipahami teman-teman penyidik. Perizinannya seperti apa teman penyidik sudah tahu. Sekarang laporan masih didalami. Sementara baru didistribusikan ke penyidik yang akan menindaklanjuti‎," kata Agus.

Kicauan Yusron pada Senin (28/3/2016) berbuntut panjang. Banyak orang menganggap kicauan tersebut bernada rasis dan menebar permusuhan.

Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sampai kesal. Dia sampai mengeluarkan pernyataan yang membuat kuping petinggi-petinggi Partai Bulan Bintang merah dan belakangan mau menggugat Ahok.

Tak hanya dilaporkan ke polisi oleh Batman, muncul dua petisi di laman Change.org yang meminta Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memecat Yusron dari posisinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Perbincangan Terakhir Ahok dengan Sunny Tanuwidjaja

Ini Perbincangan Terakhir Ahok dengan Sunny Tanuwidjaja

News | Kamis, 07 April 2016 | 21:39 WIB

Saat Diajak Ahok, Megawati Sempat Curiga Sunny Provokator

Saat Diajak Ahok, Megawati Sempat Curiga Sunny Provokator

News | Kamis, 07 April 2016 | 21:22 WIB

Ahok Sudah Tahu Sunny Dicekal: Terserah KPK Kapan Panggilnya

Ahok Sudah Tahu Sunny Dicekal: Terserah KPK Kapan Panggilnya

News | Kamis, 07 April 2016 | 20:54 WIB

Terkini

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

×