Kematian Tiga Pasien RS Mitra Husada Disidik Polda Lampung

Tomi Tresnady Suara.Com
Minggu, 10 April 2016 | 06:56 WIB
Kematian Tiga Pasien RS Mitra Husada Disidik Polda Lampung
Ilustrasi mayat (shutterstock)

Suara.com -  Kepolisian Daerah Lampung meningkatkan status penyelidikan ke penyidikan terkait kasus kematian tiga pasien yang terjadi di Rumah Sakit Mitra Husada Kabupaten Pringsewu.

"Kami sudah menaikkan status kasus kematian tiga pasien itu menjadi penyidikan usai gelar perkara Jumat (8/4) petang agar lebih memudahkan pemeriksaan seluruh pihak terkait," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Lampung Kombes Dicky Patrianegara, di Bandarlampung, Minggu.

Menurut dia, dengan ditingkatkannya status itu menjadi penyidikan, pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap Kepala RS Mitra Husada untuk memberikan keterangan terkait prosedur di rumah sakit tersebut.

"Semua masih kami selidiki, dan apakah akan ada tersangka, kita lihat saja usai penyelidikan," katanya.

Berkaitan dugaan malapraktik, ia menegaskan, pihaknya tidak bisa serta merta menyatakan bahwa kejadian tersebut sebagai peristiwa semacam itu.

Dalam hal penggunaan obat pembiusan Bupivacaine Spinal, ia melanjutkan, pemakaian obat anastesi ini sebelum operasi ketiga pasien yang akhirnya meninggal tersebut juga akan diselidiki kebenarannya.

"Semua sisi akan kami lihat dan cari data serta faktanya, sehingga tidak menimbulkan dugaan yang keliru di kemudian hari," kata Dicky.

Keluarga pasien korban meninggal dunia di RS Mitra Husada Pringsewu mengaku kecewa karena pihak RS hingga kini belum memberikan penjelasan penyebab kematian keluarga mereka. Kekecewaan itu, antara lain disampaikan keluarga besar almarhum Suripto (60), pensiunan guru SMA Negeri 2 Pringsewu.

Warga Pringombo Kelurahan Pringsewu Selatan itu merupakan satu dari tiga pasien RS Mitra Keluarga yang meninggal dunia di RS tersebut.

Harnani (55), istri almarhum Suripto yang sempat syok karena suaminya meninggal dunia setelah menjalani operasi di RS Mitra Husada pada Senin (4/4), mengatakan, pihak RS pada Rabu (6/4) berjanji untuk memberi keterangan, namun tidak jadi tanpa ada alasan yang jelas.

"Begitu juga dengan janjinya pada Kamis (7/4) sore akan datang, tetapi tak dipenuhi," ujarnya.

Harnani dan keluarga besarnya sudah ikhlas atas kepergian Suripto karena sudah takdir. "Saya mengikhlaskan kepergian suami saya. Semoga dapat tenang di sisi-Nya," ujarnya. Namun pihak keluarga tetap meminta kejelasan dari pihak RS atas penyebab kematian keluarga mereka itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI