NTT Akan Bangun Pusat Riset Komodo di Labuan Bajo

Pebriansyah Ariefana

Senin, 11 April 2016 | 11:23 WIB
NTT Akan Bangun Pusat Riset Komodo di Labuan Bajo
Komodo. (Shutterstock)

Suara.com - Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur akan membangun Pusat Riset Komodo. Pembangunan ini untuk kepentingan pendidikan dan penelitian membangun pusat riset khusus tentang binatang purba Komodo (veranus komodoensis).

Wakil Bupati Manggarai Barat, Maria Geong menjelaskan Pusat Riset Komodo (Komodo Research Center) ini akan meneliti seluruh aspek yang berhubungan dengan satwa langka ini baik sebagai ilmu pengetahuan maupun sebagai pusat wisata penelitian.

Salah satu dasar pemikiran dibangunnya Pusat Riset Komodo di Labuan Bajo itu adalah untuk lebih mendalam melakukan pengkajian terhadap binatang purba itu dan disebarluaskannya kepada publik untuk diketahui.

"Hampir semua kita belum tahu banyak aspek tentang komodo. Kalau komodo sakit, sakitnya apa lalu obatnya apa dan lainnya tanpa harus mengandalkan petugas lapangan di Taman Nasional Komodo di Pulau Komodo," katanya di Manggarai Barat, Senin (11/4/2016).

Menurutnya, pengetahuan mengenai komodo sangat berguna bagi ilmu pengetahuan dan dapat dikembangkan menjadi wisata pendidikan. Pusat Riset Komodo (PusrisKom) ini antara lain akan melakukan riset mengenai genetika, anatomi hingga aspek fisiologi.

"Komodo itu rentan terhadap apa, karena berkaitan dengan ekosistem dan makanan," katanya.

Jika komodo memangsa hewan liar atau hewan yang diberikan kepada komodo dalam atraksi, seorang pun belum mengetahui mangsa komodo mengidap antrax atau penyakit lainnya. Apakah komodo rentan terhadap penyakit tersebut, belum ada penelitian.

Persoalan lain ialah aspek sosioantropologi, yakni hubungan komodo dan manusia. Terkait aspek ini, Maria mengatakan wisatawan asing yang berkunjung ke Komodo menggunakan kapal pesiar, akan membawa dampak terhadap Komodo.

Menurut Maria Geong, komodo telah terkenal dan sukses sebagai habitat naga dunia yang masih tersisa sehingga perlu dilestarikan melalui riset mendalam dengan solusi dan langkah kelestariannya.

Sebab, menurut dia, dengan lestarinya komodo akan menunjukkan tetap terjaganya kehidupan darat dan laut dari perubahan iklim yang luar biasa. Apalagi, katanya, komodo telah ditetapkan sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia sehingga adanya PusrisKom akan merupakan awal bagi pemerintah dan masyarakat NTT untuk mempertahankan kelestarian hewan purbakala itu dari ancaman kepunahan.

Komodo sebagai salah satu warisan purbakala yang masih ada di dunia dan hewan ini diyakini sudah ada sejak 40 juta tahun lalu dan diduga kuat merupakan naga yang pernah ada di bumi ini, telah menjadi keajaiban dunia, sehingga harus mempertahankan kelestariannya.

Saat ini, lanjut dia, Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT terus berbenah setelah ditetapkan sebagai destinasi utama nasional dan internasional untuk menyambut kedatangan wisatawan mancanegara.

"Kami tengah berbenah terutama di Labuan Bajo ibu Kota Kabupaten Manggarai Barat yang miliki ikon internasional Komodo menyambut kedatangan wisatawan pascaditetapkan sebagai satu dari 10 destinasi utama pariwisata Indonesia bahkan internasional, namun tidak juga melupakan bagaiaman Komodo harus dilestarikan" katanya.

Pembenahan yang paling utama saat ini adalah rehab dan peningkatan infrastruktur seperti status jalan dan jembatan serta pelabuhan yang mendukung pengembangan sektor pariwisata di Labuan Bajo dengan Komodonya, Ende dengan Danau Kelimutunya, Alor wisata snorkling, Larantuka di Flores Timur dengan wisata Rohaninya Samana Santa dan Lembata ikan pausnya serta masih banyak lagi destinasi lainnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelepasan Satgas Komodo 2016

Pelepasan Satgas Komodo 2016

Foto | Selasa, 29 Maret 2016 | 09:04 WIB

Rajaampat dan Pulau Komodo Lokasi Snorkeling Terbaik di Dunia

Rajaampat dan Pulau Komodo Lokasi Snorkeling Terbaik di Dunia

Lifestyle | Minggu, 03 Januari 2016 | 11:18 WIB

Resmikan Terminal Bandara Komodo, Jokowi: Semoga Wisata Meningkat

Resmikan Terminal Bandara Komodo, Jokowi: Semoga Wisata Meningkat

News | Minggu, 27 Desember 2015 | 11:21 WIB

Puteri Indonesia Ini Jatuh Cinta pada Pulau Komodo dan Galapagos

Puteri Indonesia Ini Jatuh Cinta pada Pulau Komodo dan Galapagos

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2015 | 17:34 WIB

Taman Nasional Komodo Terancam Dicaplok Asing

Taman Nasional Komodo Terancam Dicaplok Asing

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 21:30 WIB

Mobil Nasional Fin Komodo Curi Perhatian di IIMS 2015

Mobil Nasional Fin Komodo Curi Perhatian di IIMS 2015

Otomotif | Minggu, 30 Agustus 2015 | 20:55 WIB

Pemerintah Provinsi NTT Gelar Pameran Sail Flobamora

Pemerintah Provinsi NTT Gelar Pameran Sail Flobamora

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2015 | 23:32 WIB

Kini ke Pulau Komodo Tak Lagi Mahal

Kini ke Pulau Komodo Tak Lagi Mahal

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2015 | 16:25 WIB

NTT Targetkan Bangun 273 Desa Wisata di 2018

NTT Targetkan Bangun 273 Desa Wisata di 2018

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2015 | 00:18 WIB

Inilah Satwa Mirip Komodo yang Terlihat di Tol Ancol

Inilah Satwa Mirip Komodo yang Terlihat di Tol Ancol

News | Minggu, 07 September 2014 | 13:27 WIB

Terkini

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:45 WIB

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:31 WIB

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:14 WIB

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:06 WIB

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:57 WIB

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:56 WIB

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:48 WIB

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:56 WIB

Kado HUT Bhayangkara ke-80, Polda Riau Rampungkan 110 Jembatan Merah Putih Presisi

Kado HUT Bhayangkara ke-80, Polda Riau Rampungkan 110 Jembatan Merah Putih Presisi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:10 WIB

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

×