Ahok Serahkan ke KPK Soal Isu Suap Rp5 Miliar

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 12 April 2016 | 10:44 WIB
Ahok Serahkan ke KPK Soal Isu Suap Rp5 Miliar
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meninjau salah satu sekolah di SMA 30 Jakarta, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat. (suara.com/Ummi Hadyah)

Suara.com - Sejak tercium aroma suap dalam pembahasan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015-2035 dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta, berbagai isu bermunculan.

Isu yang baru-baru ini muncul ada oknum anggota dewan yang meminta uang Rp5 miliar kepada pengembang sebagai imbalan untuk memuluskan keinginan mereka masuk ke dalam raperda.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnam (Ahok) mengaku tidak tahu pasal apa yang jadi incaran.

"Aku nggak tahu. Tapi bisa saja. Itu bisa turunin persen (kewajiban pengembang) mungkin ya, bisa juga menahan jual mahal nggak mau putusin, nggak kuorum-kuorum bayar absen, ya saya nggak tahu, bisa saja bayar absen kan, 'kamu kan butuh saya datang'," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (12/4/2016).

Ahok tidak mau bicara banyak soal isu itu. Dia menyerahkan kepada KPK yang sekarang menangani kasus dugaan suap dalam pembahasan raperda.

"KPK bisa selidiki kasus itu dan sudah dipanggil. KPK kan profesional. Apalagi KPK sudah sadap, dan pasti sudah ada bukti dengan sadap, ada apa, Skype, WhatsApp, semua kan dikumpulin," ujar Ahok.

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan KPK terhadap bekas Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi pada Kamis (31/3/3016) malam. Sanusi diduga menerima suap senilai Rp2 miliar dari staf PT. Agung Podomoro Land Trinanda Prihantoro yang juga diciduk polisi tak lama kemudian.

Sehari setelah itu, Jumat (1/4/2016), Presiden Direktur PT. Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja menyerahkan diri ke KPK.

Ketiga orang itu kemudian ditetapkan menjadi tersangka terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta Tahun dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.

Pembahasan raperda mandeg-mandeg. Diduga, karena ada pengembang yang keberatan membayar kewajiban 15 persen dari Nilai Jual Objek Pajak atas setiap pembuatan pulau kepada pemerintah. Kewajiban itu merupakan salah satu poin dalam Raperda RTR Kawasan Pesisir Pantai Utara Jakarta.

Para perusahaan disinyalir ngotot menginginkan hanya lima persen dari NJOP. Ditengarai terjadi tarik-menarik yang alot antara pengembang dan pembuat undang-undang mengenai hal itu sebelum raperda disahkan menjadi perda.

KPK masih mendalami kasus tersebut. Semua yang dinilai punya kaitan akan diperiksa.

Bos PT. Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan telah dicekal untuk bepergian ke luar negeri. Staf magang di kantor Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Sunny Tanuwidjaja, dan Direktur PT. Agung Sedayu Group Richard Halim Kusuma juga telah dicekal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Sering Ketemu Aguan, Kadang Makan Pempek Sebulan Sekali

Ahok Sering Ketemu Aguan, Kadang Makan Pempek Sebulan Sekali

News | Senin, 11 April 2016 | 21:28 WIB

Ahok: Istri Saja Nggak Bisa Pengaruhi Saya, Apalagi Sunny

Ahok: Istri Saja Nggak Bisa Pengaruhi Saya, Apalagi Sunny

News | Senin, 11 April 2016 | 20:54 WIB

Taufik: Nggak Mungkinlah Sanusi Terima Uang Rp5 M

Taufik: Nggak Mungkinlah Sanusi Terima Uang Rp5 M

News | Senin, 11 April 2016 | 18:59 WIB

Di KPK, Ketua DPRD DKI dari PDIP Mengaku Cuma Kenal Sanusi

Di KPK, Ketua DPRD DKI dari PDIP Mengaku Cuma Kenal Sanusi

News | Senin, 11 April 2016 | 18:39 WIB

Jadi Saksi Sanusi, KPK Tanya Ongen 16 Hal, Tapi Dirahasiakan

Jadi Saksi Sanusi, KPK Tanya Ongen 16 Hal, Tapi Dirahasiakan

News | Senin, 11 April 2016 | 18:12 WIB

Terkini

KPU-Bawaslu Mulai Cicil Tahapan Pemilu 2029, Usul Tambahan Anggaran Ratusan Miliar di DPR

KPU-Bawaslu Mulai Cicil Tahapan Pemilu 2029, Usul Tambahan Anggaran Ratusan Miliar di DPR

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Tips Parkir Paralel Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6: Trik Rahasia agar Mobil Bisa Didorong Bebas

Tips Parkir Paralel Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6: Trik Rahasia agar Mobil Bisa Didorong Bebas

Otomotif | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Posisi Meja Kerja Menghadap Tembok Menurut Feng Shui, Ideal atau Tidak?

Posisi Meja Kerja Menghadap Tembok Menurut Feng Shui, Ideal atau Tidak?

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:45 WIB

'Seni Merayu Tuhan': Ketika Tobat Datang Bukan Karena Alim, Tapi Karena Hancur Kehilangan

'Seni Merayu Tuhan': Ketika Tobat Datang Bukan Karena Alim, Tapi Karena Hancur Kehilangan

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Ada Aliran Dana ke Rekening Sutrimo dari Ajudan Febrie Adriansyah Sebelum Ditemukan Tewas

Ada Aliran Dana ke Rekening Sutrimo dari Ajudan Febrie Adriansyah Sebelum Ditemukan Tewas

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Mencoba Dessert Viral Dubai Chewy, Cokelat dan Strawberry dalam Satu Sajian

Mencoba Dessert Viral Dubai Chewy, Cokelat dan Strawberry dalam Satu Sajian

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Di Bawah Bayang-Bayang Pos Jaga 'SNIPER', Petani Sidomulyo Mempertahankan Tanah Garapan

Di Bawah Bayang-Bayang Pos Jaga 'SNIPER', Petani Sidomulyo Mempertahankan Tanah Garapan

Sumsel | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:38 WIB

Harga Minyak Dunia Bak Malaria, ICP 2027 Diusulkan USD75/Barel

Harga Minyak Dunia Bak Malaria, ICP 2027 Diusulkan USD75/Barel

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Wamen HAM Bongkar Sosok di Balik Kerusuhan Demo 27 Agustus: Main di Sosmed, Tak Ikut Panas-panasan!

Wamen HAM Bongkar Sosok di Balik Kerusuhan Demo 27 Agustus: Main di Sosmed, Tak Ikut Panas-panasan!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Alasan SC Heerenveen Kontrak Mees Hilgers 2 Tahun Singgung Timnas Indonesia

Alasan SC Heerenveen Kontrak Mees Hilgers 2 Tahun Singgung Timnas Indonesia

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:35 WIB

×