Ahok Sebut BPK Ngaco, Masinton: Jangan Berkoar, Nanti Berbalik

Siswanto, Bagus Santosa

Selasa, 12 April 2016 | 17:37 WIB
Ahok Sebut BPK Ngaco, Masinton: Jangan Berkoar, Nanti Berbalik
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu melaporkan kasus dugaan pemberian gratifikasi ke KPK.

Suara.com - Anggota Komisi Hukum DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu menyayangkan sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam merespon hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan atas pengadaan lahan untuk Rumah Sakit Sumber Waras di Jakarta Barat.

Ketika mau diperiksa penyidik KPK tadi pagi, Ahok mengatakan hasil audit BPK ngaco.

"Apapun hasil BPK, sebagai auditor negara, harus dihormati. Tidak selayaknya Ahok‎ menyatakan BPK ngaco," kata Masinton di DPR, Selasa (12/4/2016).

Menurut Masinton, Ahok sering bersikap paling benar sendiri. Masinton menyarankan kepada Ahok agar jangan bersikap antikritik.

Masinton juga berharap agar Ahok jangan mengumbar statement di media massa untuk menanggapi kasus hukum.

"Nggak usah koar-koarlah, nanti malah sebaliknya, publik yang nganggap Ahok-nya yang ngaco," tutur dia. 

Menurut Masinton BPK sudah bertindak sesuai tugas. Itu sebabnya, tidak perlu curigai.

"BPK adalah auditor negara, dia tidak akan berpolitik," kata Masinton.
Pernyataan Ahok disampaikan ketika dia baru tiba di gedung KPK untuk diperiksa dalam kasus Sumber Waras.

Menurut Ahok hasil audit BPK yang menyebut ada kerugian negara Rp191 miliar tidak bisa dipercaya begitu saja.

"Orang jelas BPK-nya ngaco begitu kok," kata Ahok di gedung KPK.

"Makanya itu kan audit BPK. Dan KPK sudah pernah audit investigasi ya kan? Sekarang saya ingin tahu KPK mau nanya apa," Ahok menambahkan.

Ketua DPP Partai Nasional Demokrat Akbar Faizal menilai wajar Ahok menyebut laporan audit BPK tentang pengadaan lahan pembangunan RS Sumber Waras sebagai laporan yang ngaco.

"Bisa saja terjadi. Tadi (dalam rapat paripurna BPK di DPR) itu ada yang bertanya, termasuk saya, tentang mekanisme dan akurasi dari laporan yang dilakukan BPK," kata Akbar di DPR.

Lebih jauh, anggota Komisi III menilai laporan BPK daerah memang banyak yang bisa dipesan oleh pejabat daerah.‎ Itu sebabnya, Akbar tidak kaget dengan pernyataan Ahok.

Namun, katanya, apa yang dikeluhkan Ahok memang perlu dibuktikan lagi. ‎

"Bukan rahasia lagi, ‎terutama di daerah, ada permainan cincai-cincailung antara petugas BPK dan pemerintah daerah," kata dia.

Ketua BPK Harry Azhar Aziz meminta Ahok untuk mengajukan keberatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara bila tak setuju dengan hasil audit BPK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Sebut Audit BPK Ngaco, Nasdem: Bisa Saja Terjadi

Ahok Sebut Audit BPK Ngaco, Nasdem: Bisa Saja Terjadi

News | Selasa, 12 April 2016 | 16:27 WIB

KPK akan Adu Keterangan Ahok dengan Laporan BPK

KPK akan Adu Keterangan Ahok dengan Laporan BPK

News | Selasa, 12 April 2016 | 16:17 WIB

Ahok Sebut Audit BPK Ngaco, Ahmad Dhani: Ahok Stres dan Panik

Ahok Sebut Audit BPK Ngaco, Ahmad Dhani: Ahok Stres dan Panik

News | Selasa, 12 April 2016 | 15:17 WIB

Kalau Ahok Jadi TSK, Hasnaeni Bilang Tak Punya Saingan Berat Lagi

Kalau Ahok Jadi TSK, Hasnaeni Bilang Tak Punya Saingan Berat Lagi

News | Selasa, 12 April 2016 | 14:55 WIB

Hasnaeni Datangi KPK Khusus untuk Doakan Ahok Agar Selamat

Hasnaeni Datangi KPK Khusus untuk Doakan Ahok Agar Selamat

News | Selasa, 12 April 2016 | 14:38 WIB

Terkini

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:20 WIB

Muhammadiyah Dorong Rokok dan Vape Diberi Label Non-Halal

Muhammadiyah Dorong Rokok dan Vape Diberi Label Non-Halal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

Muhammadiyah Desak BPJPH Labeli Rokok dan Vape Produk Non-Halal

Muhammadiyah Desak BPJPH Labeli Rokok dan Vape Produk Non-Halal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

9 Rekomendasi Moisturizer Murah untuk Remaja SMP SMA Under Rp50 Ribu

9 Rekomendasi Moisturizer Murah untuk Remaja SMP SMA Under Rp50 Ribu

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

Sudah Punya Karier, Kenapa Masih Kembali Kuliah? Ini Alasannya

Sudah Punya Karier, Kenapa Masih Kembali Kuliah? Ini Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:12 WIB

Awas Modus Penipuan Segitiga Mobil Bekas Berharga Murah Mengintai Pembeli

Awas Modus Penipuan Segitiga Mobil Bekas Berharga Murah Mengintai Pembeli

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 15:10 WIB

Kapal China Tabrak Perahu Filipina Saat Bagikan Subsidi Bahan Bakar Nelayan di Kepulauan Spratly

Kapal China Tabrak Perahu Filipina Saat Bagikan Subsidi Bahan Bakar Nelayan di Kepulauan Spratly

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:05 WIB

Usai Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon

Usai Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:05 WIB

Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG

Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

Isu Black September Merebak, Boni Hargens Ungkap Modus Destabilisasi Politik

Isu Black September Merebak, Boni Hargens Ungkap Modus Destabilisasi Politik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

×