Bela Ahok Sebut BPK Ngaco, Ruhut Sindir Harry di Panama Papers

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Rabu, 13 April 2016 | 11:20 WIB
Bela Ahok Sebut BPK Ngaco, Ruhut Sindir Harry di Panama Papers
Ruhut Sitompul [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menganggap hasil audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan DKI Jakarta yang menyebut ada kerugian negara dalam pembelian tanah untuk Rumah Sakit Sumber Waras ngaco menuai pro dan kontra.

Sebagian anggota DPR mendukung Ahok, sebagian lagi kontra dan menganggap Ahok-lah yang ngaco.

Menurut juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul ‎yang dimaksud Ahok ngaco sesungguhnya pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan DKI Jakarta, bukan lembaga auditor negara.

Lalu, Ruhut menyinggung nama Ketua BPK RI Harry Azhar Aziz yang namanya masuk ke dalam dokumen Panama Papers yang belakangan merebak.

‎"Maksud Ahok itu orangnya, Ketua BPK, karena dia kan masuk Panama Papers. Misalnya, DPR ngaco, yang ngaco, kan anggotanya, kalau sebagai lembaga yang kita hormati," kata Ruhut di DPR, Rabu (13/4/2016).

BPK di bawah kepemimpinan Harry, menurut dugaan Ruhut, ada muatan politis dalam audit tentang kasus pembelian tanah untuk Rumah Sakit Sumber Waras.

"Kalau bicara Ahok yang aneh-aneh, semua politik. Karena dia itu orang jujur, kalau orang yang ngga jujur, ngga suka sama dia," tutur Ruhut.

Kemarin, Ahok diperika KPK. Dia diperiksa sekitar 12 jam lamanya. Dia mendapat sekitar 50 pertanyaan penyidik. Usai diperiksa, kepada wartawan, Ahok mengklarifikasi hasil audit BPK yang menurutnya tidak tepat.

Pernyataan Ahok soal BPK ngaco disampaikan ketika dia baru tiba di gedung KPK untuk diperiksa dalam kasus Sumber Waras.

Menurut Ahok hasil audit BPK yang menyebut ada kerugian negara Rp191 miliar tidak bisa dipercaya begitu saja.

"Orang jelas BPK-nya ngaco begitu kok," kata Ahok di gedung KPK.

"Makanya itu kan audit BPK. Dan KPK sudah pernah audit investigasi ya kan? Sekarang saya ingin tahu KPK mau nanya apa," Ahok menambahkan.

Di DPR, kemarin, Harry Azhar menyarankan Ahok untuk membawa ke pengadilan kalau keberatan dengan hasil audit BPK DKI Jakarta.

Harry Azhar sekarang jadi sorotan setleah namanya ada di daftar klien Mossack Fonseca, firma hukum asal Panama yang dalam dua minggu belakangan jadi sorotan dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok: Percuma Gugat BPK, Dia Tuhan Allah

Ahok: Percuma Gugat BPK, Dia Tuhan Allah

News | Rabu, 13 April 2016 | 10:44 WIB

Politisi PDIP: Ngaco Ahok Itu

Politisi PDIP: Ngaco Ahok Itu

News | Rabu, 13 April 2016 | 10:34 WIB

Terkini

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026

Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:04 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:38 WIB

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05 WIB

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB