Kemhan dan Muhammadiyah Kerjasama Bela Negara

Siswanto | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 13 April 2016 | 12:43 WIB
Kemhan dan Muhammadiyah Kerjasama Bela Negara
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Kementerian Pertahanan dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah menandatangani nota kesepakatan bersama Pembinaan Kesadaran Bela Negara di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (13/4/2016).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan kesepakatan bersama  didasarkan pada pertimbangan bahwa kesadaran bela negara tidak dibawa sejak lahir atau tumbuh dengan sendirinya, tetapi perlu ditumbuhkembangkan melalui berbagai kegiatan internalisasi. Antara lain, lewat pendidikan.

"Acara (kerjasama) penting buat bangsa ini. Kami PP Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang hadir sebelum Republik ini lahir dan ikut para tokohnya dalam pendirian Republik ini dan pascakemerdekaan ikut membangun negeri,  tentu kesepakatan yang kita tandatangani  ini simbol dari proses sejarah panjang.  Dimana Muhammadiyah baik dengan TNI dalam kerjasama membangun bangsa dan negara ini," ujar Haedar dalam pidato sambutan. 

Haedar menuturkan dari kesepakatan pembinaan kesadaran bela negara, Muhammadiyah akan memfasilitasi pendidikan, seperti perguruan tinggi,  sekolah, seminar, dan rapat pimpinan pengurus. 

"Secara umum kami pertahankan untuk program bela negara, kita punya perguruan tinggi, kita punya  pesantren,  lembaga pelayanan dan panti asuhan.  Mereka dididik melalui  program-program yang konkret. Serta komunitas yang ada di Muhammadiyah yang bisa diintegrasikan untuk ikut program bela negara, karena  anak muda gampang terpengaruh paham radikal," kata dia.

Dia berharap kerjasama ini berjalan produktif.

"Insya Allah kerjasamanya ini bisa realistis dan produktif," katanya.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengapresiasi kesepakatan hari ini.

"Saya nyatakan terima kasih dan apresiasi. Tadi sudah dijelaskan PP Muhammadiyah sangat luar biasa,  mencakup semua yang kita lakukan. Kita memang lakukan yang konkrit saja bukan basa basi tapi harus kongkrit dan langsung pada masyarakat," kata Ryamizard.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahun Ini Mahasiswa Baru Harus Ikut Program Bela Negara

Tahun Ini Mahasiswa Baru Harus Ikut Program Bela Negara

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 15:54 WIB

Apel Bela Negara

Apel Bela Negara

Foto | Minggu, 17 Januari 2016 | 21:49 WIB

Apa Saja Manfaat Bela Negara? Ini Kata Menhan

Apa Saja Manfaat Bela Negara? Ini Kata Menhan

News | Jum'at, 11 Desember 2015 | 07:14 WIB

Artis-artis Dukung Bela Negara Lewat Musik

Artis-artis Dukung Bela Negara Lewat Musik

Entertainment | Minggu, 29 November 2015 | 12:31 WIB

Terkini

Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:35 WIB

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:57 WIB

Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah

Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:52 WIB

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:45 WIB

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:32 WIB

Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan

Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:25 WIB

Sempat Bikin Geger, Kini Amien Rais Hapus Video Fitnah yang Singgung Prabowo dan Seskab Teddy

Sempat Bikin Geger, Kini Amien Rais Hapus Video Fitnah yang Singgung Prabowo dan Seskab Teddy

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:24 WIB

Modus Dua Sejoli Jadi Atlet NBA, Tipu Banyak Korban hingga Raup Rp56 Miliar

Modus Dua Sejoli Jadi Atlet NBA, Tipu Banyak Korban hingga Raup Rp56 Miliar

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:18 WIB

Donald Trump Tantrum Dikritik Kanselir Merz, 5000 Pasukan AS Ditarik dari Jerman

Donald Trump Tantrum Dikritik Kanselir Merz, 5000 Pasukan AS Ditarik dari Jerman

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:10 WIB

Qodari Sayangkan Amien Rais Jadi Korban Hoaks Terkait Teddy Indra Wijaya

Qodari Sayangkan Amien Rais Jadi Korban Hoaks Terkait Teddy Indra Wijaya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:06 WIB