RTI Dorong Penggunaan "Big Data" untuk Menentukan Kebijakan

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 21 April 2016 | 10:34 WIB
RTI Dorong Penggunaan "Big Data" untuk Menentukan Kebijakan
Yanuar Nugroho, Luis Crouch (RTI), dan Derval Usher (Pulse Lab Jakarta) hadir di International DRD Forum 2016, sebagai keynote speakers daam forum RTI. (dokumen RTI)

Suara.com - Lembaga nirlaba independen, Research Triangle Institute (RTI) mendorong pemerintah menggunakan kumpulan data atau big data dalam membuat kebijakan. Agar kebijakan itu sesuai dengan fakta.

RTI mencatat sebanyak 90 persen data telah dihasilkan di dunia dalam dua tahun terakhir. Sehingga masa depan Indonesia akan dibentuk oleh big data dan aplikasinya pada berbagai macam aspek kehidupan masyarakat.

Sementara kemajuan Indonesia pada dekade mendatang bergantung pada organisasi-organisasi yang berkerja bersama pemerintah dalam memanfaatkan, memproses, serta menganalisis informasi digital yang berbasis data, untuk pengambilan kebijakan. Ini bisa juga disebut dengan istilah Data Revolution for Development (DRD).

"Data semakin memberikan pengaruh, setiap harinya. Semakin besar kemiskinan dan ketidaksetaraan, semakin banyak potensi manfaat yang didapat dari data. Namun, data juga dapat memberikan dampak negatif dalam meningkatkan ketidaksetaraan, dan dapat pula menyesatkan. Jadi, potensi yang dapat dihasilkan oleh data sangatlah besar," ujar Chief Technical Officer International Development Group RTI International, Luis Crouch dalam pernyataannya.

Research Triangle Institute (RTI) menjadi tuan rumah dalam forum internasional Data Revolution for Development. Acara ini digelar di Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Tanah Abang, Jakarta, Rabu (20/4/2016) kemarin. Forum internasional ini dihadiri pengambil kebijakan, data scientist, pemerintah, dan perwakilan dari sektor swasta. Crouch menjelaskan Indonesia bisa menggunakan big data dalam isu-isu tentang pembangunan.

Dalam forum ini RTI memperkenalkan para individu dan organisasi yang inovatif dan bergerak di bidang DRD, di Indonesia. Selaini itu membentuk kelompok inti yang terdiri dari para inovator untuk berkolaborasi di masa mendatang

Sementara, Deputi Bidang Kajian & Pengelolaan Isu-isu Sosial, Budaya, dan Ekologi Strategis Kantor Staf Kepresidenan, Yanuar Nugroho menekankan tanpa data, tidak mungkin pemerintah dapat mengambil kebijakan berdasarkan fakta.

“Dan tanpa kebijakan yang diambil berdasarkan fakta di lapangan, pemerintah tidak dapat merencanakan dan melaksanakan pembangunan, serta tidak mampu mengatasi masalah kompleks yang akan dihadapi dunia pada masa mendatang,” kata dia.

Dalam hitungan menit, masyarakat Indonesia menghasilkan data berharga yang menyoroti interaksi antara satu teknologi dengan lainnya, sehingga memungkinkan untuk melakukan riset sosial yang mendalam, berskala besar, dan berdampak tinggi. Tentunya hal itu harus didukung oleh keterampilan, dukungan, dan keahlian untuk membedah data.

Sekadar informasi, RTI adalah sebuah lembaga nirlaba independen yang memberikan jasa penelitian, pengembangan dan teknis untuk para klien dari kalangan pemerintahan dan komersial di seluruh dunia. RTI mempunyai misi meningkatkan kondisi manusia dengan menerapkan ilmu pengetahuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ridwan Kamil: Pembangunan Infrastruktur Indonesia Masih Lambat

Ridwan Kamil: Pembangunan Infrastruktur Indonesia Masih Lambat

Bisnis | Kamis, 21 April 2016 | 03:34 WIB

Terlalu Sektoral, Banyak Pembangunan di Indonesia Tak Efektif

Terlalu Sektoral, Banyak Pembangunan di Indonesia Tak Efektif

Bisnis | Rabu, 20 April 2016 | 14:19 WIB

Bappenas Ancam Tunda Proyek yang "Nggak Jelas"

Bappenas Ancam Tunda Proyek yang "Nggak Jelas"

Bisnis | Rabu, 20 April 2016 | 13:12 WIB

Musrenbangnas 2016 Bahas Pembangunan Infrastruktur

Musrenbangnas 2016 Bahas Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Rabu, 20 April 2016 | 11:38 WIB

Bertemu Jokowi, WNI di London Tanyakan Promosi Kuliner Indonesia

Bertemu Jokowi, WNI di London Tanyakan Promosi Kuliner Indonesia

News | Rabu, 20 April 2016 | 08:54 WIB

Kesenjangan Tertinggi dan Terendah Ada di Provinsi Ini

Kesenjangan Tertinggi dan Terendah Ada di Provinsi Ini

News | Senin, 18 April 2016 | 15:50 WIB

Ini yang Membuat Angka Ketimpangan di Indonesia Menurun

Ini yang Membuat Angka Ketimpangan di Indonesia Menurun

Bisnis | Senin, 18 April 2016 | 14:11 WIB

BPS Klaim Ketimpangan Kaya dan Miskin Turun Tipis

BPS Klaim Ketimpangan Kaya dan Miskin Turun Tipis

Bisnis | Senin, 18 April 2016 | 13:17 WIB

Dulu Menteri Desa Tak Dilirik, Kini Jadi Incaran Partai, Kenapa?

Dulu Menteri Desa Tak Dilirik, Kini Jadi Incaran Partai, Kenapa?

News | Minggu, 17 April 2016 | 18:46 WIB

Bank Dunia Akui Penghindaran Pajak Timbulkan Kemiskinan

Bank Dunia Akui Penghindaran Pajak Timbulkan Kemiskinan

Bisnis | Jum'at, 15 April 2016 | 14:36 WIB

Terkini

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

Alasan Fresh Graduate Tak Boleh Bikin Satu CV saat Lamar Kerja di Beragam Perusahaan

Alasan Fresh Graduate Tak Boleh Bikin Satu CV saat Lamar Kerja di Beragam Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

Berapa Batas Usia CPNS 2026? Siap-siap Ada Aturan Baru Soal Batasan Umur

Berapa Batas Usia CPNS 2026? Siap-siap Ada Aturan Baru Soal Batasan Umur

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:03 WIB

×