Mendikbud Anggap "Video Game" Bisa Rusak Perkembangan Anak

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Selasa, 26 April 2016 | 13:25 WIB
Mendikbud Anggap "Video Game" Bisa Rusak Perkembangan Anak
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan, harus ada pemilihan rating untuk video games. Sebab, Mendikbud menemukan ada 15 game yang berbahaya untuk perkembangan anak.

"Video games punya faktor positif dan negatif, hanya penting untuk orang tua tahu video games yang tepat bagi anaknya," kata Anies usai menghadiri acara di DPR, Selasa (26/4/2016).

Dia menerangkan, di Amerika Serikat ada rating untuk setiap game yang diproduksi. Karenanya, bila seorang anak memainkan video game yang tidak sesuai ratingnya, tentu akan merusak namun bila sesuai bisa menajadi pembelajaran yang tepat.

"Kalau anak kecil memainkan ‎game yang tidak sesuai dengan umurnya akan merusak, jika sesuai itu bisa mendidik. Saya sering analogikan, video game itu seperti api. Kalau digunakan dengan tepat bisa untuk memasak, kalau tidak bisa membakar rumah kita," tuturnya.

Sarannya, perlu ada rating untuk game yang dimainkan di Indonesia. Misalnya, usia di bawah 5 tahun, usia 10 tahun, belasan tahun, dewasa, dan semua umur.

"Karena kalau anak-anak memainkan video game dewasa yang isinya kekerasan, maka andrenalin anak akan terangsang keluar dan mempunyai efek negatif. Jadi seperti film, ada film untuk anak di bawah umur. ‎Semua umur, dan 17 tahun. Game juga harus begitu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendikbud Imbau UU soal Provinsi Mengelola SMA/SMK Dipatuhi

Mendikbud Imbau UU soal Provinsi Mengelola SMA/SMK Dipatuhi

News | Selasa, 05 April 2016 | 01:51 WIB

Mendikbud Lepas 80 Pengajar Bahasa Indonesia ke 16 Negara

Mendikbud Lepas 80 Pengajar Bahasa Indonesia ke 16 Negara

News | Selasa, 16 Februari 2016 | 17:51 WIB

Ketika Menteri Anies Mencari Tongsis

Ketika Menteri Anies Mencari Tongsis

News | Selasa, 26 Januari 2016 | 06:05 WIB

Pensiunan Guru: Indonesia Tak Butuh Menteri Pendidikan

Pensiunan Guru: Indonesia Tak Butuh Menteri Pendidikan

News | Selasa, 22 Desember 2015 | 19:51 WIB

Mendikbud Temui Ketua KPK

Mendikbud Temui Ketua KPK

Foto | Selasa, 22 Desember 2015 | 14:18 WIB

Mendikbud: Jangan Buat Ibumu Sebagai yang Melahirkan Koruptor

Mendikbud: Jangan Buat Ibumu Sebagai yang Melahirkan Koruptor

News | Selasa, 22 Desember 2015 | 13:02 WIB

Basmi Korupsi, Anies Ajak Kepala Sekolah Temui Pimpinan KPK

Basmi Korupsi, Anies Ajak Kepala Sekolah Temui Pimpinan KPK

News | Selasa, 22 Desember 2015 | 11:09 WIB

Anies: Dulu 95 Persen Warga Buta Huruf, Sekarang Tinggal 6 Persen

Anies: Dulu 95 Persen Warga Buta Huruf, Sekarang Tinggal 6 Persen

News | Minggu, 16 Agustus 2015 | 11:33 WIB

Mendikbud Resmikan Sekolah Indonesia di Johor Bahru

Mendikbud Resmikan Sekolah Indonesia di Johor Bahru

News | Minggu, 09 Agustus 2015 | 03:41 WIB

Anies Baswedan Akan Selidiki Penyebab Kematian Siswa SMP Bekasi

Anies Baswedan Akan Selidiki Penyebab Kematian Siswa SMP Bekasi

News | Senin, 03 Agustus 2015 | 02:15 WIB

Terkini

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB