Mendikbud Resmikan Sekolah Indonesia di Johor Bahru

Minggu, 09 Agustus 2015 | 03:41 WIB
Mendikbud Resmikan Sekolah Indonesia di Johor Bahru
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, Sabtu, meresmikan gedung Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB) di Johor Bahru, Malaysia. SIJB diharapkan dapat menampung anak-anak WNI/TKI di wilayah Johor, Melaka, Seremban dan sekitarnya.

Sekolah yang sudah dimulai sejak awal tahun 2014 ini menampung 163 murid yang terdiri atas murid kelas 1 sampai 6 SD, serta murid kelas 7 dan 8 SMP, dan diharapkan pada 2015 akan ada kelulusan untuk SD.

Mendikbud mengatakan akan melakukan pembicaraan dengan Pemerintah Malaysia terkait kesempatan bersekolah terhadap anak-anak pekerja Indonesia yang tidak memiliki kelengkapan dokumen.

Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Herman Prayitno menjelaskan bahwa penyelenggaraan layanan pendidikan bagi anak-anak Indonesia di Malaysia, khususnya anak-anak buruh migran Indonesia menghadapi berbagai kendala, khususnya terkait dengan peraturan di Malaysia.

Kesepakatan yang dicapai dalam annual consultation yang diselenggarakan sejak tahun 2004 dan pertemuan bilateral kedua kepala negara, menjadi dasar penyelenggaraan layanan pendidikan bagi anak-anak Indonesia melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM/CLC) maupun Indonesian Community Center.

Pihak KBRI Kuala Lumpur kata dia, berpandangan perlu segera dibuat nota kesepahaman tentang penyelenggaraan CLC antara menteri pendidikan kedua negara.

Naskah MoU ini sudah cukup lama dibahas sejak 2012 dan hingga saat ini belum mencapai kesepakatan sehingga penandatanganan yang sedianya dijadwalkan saat kunjungan presiden pada Februari 2015 lalu belum dapat terlaksana.

"Kami berharap naskah MoU ini dapat segera dibahas kembali untuk mencapai kesepakatan dan segera dapat ditandatangani oleh Presiden, karena akan menjadi payung hukum penting bagi keberlanjutan layanan pendidikan anak-anak buruh migran Indonesia di Malaysia," kata Herman.

Sementara itu Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur Ari Purbayanto menjelaskan bahwa SIJB telah memiliki 163 anak didik yang pada awal pendiriannya hanya sebanyak 24 anak.

Jumlah guru yang mendukung pelayanan pendidikan di SIJB sebanyak delapan guru, lima orang merupakan guru lokal dan tiga orang guru yang dikirim oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

SIJB menginduk pada Sekolah Indonesia Kuala Lumpur sehingga pembinaan dan penjaminan mutu penyelenggaraan pendidikan dilakukan oleh SIKL dan Atdikbud KBRI KL melalui pertemuan rutin triwulan bersama para guru SIJB dan Konjen serta staf Pensosbud KJRI Johor Bahru, kata Ari. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI