Kenangan Mantan Imam Istiqlal, Didatangi Senator AS Ditanya ISIS

Siswanto

Kamis, 28 April 2016 | 11:08 WIB
Kenangan Mantan Imam Istiqlal, Didatangi Senator AS Ditanya ISIS
Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, KH Ali Mustafa Ya'qub. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Mantan imam besar Mesjid Istiqlal, KH Ali Mustafa Ya'qub, wafat pagi tadi, di Rumah Sakit Hermina, Ciputat. Pengasuh Pesantren Darussunnah, Ciputat, Tangerang Selatan, meninggalkan banyak hal positif selama hidupnya.

Sebelum wafat, ahli hadits dan intelektual muslim yang pernah memandu Presiden AS Barack Obama ketika mengunjungi Istiqlal itu menulis 30 cuitan di Twitter untuk menegaskan sikap Islam atas Negara Islam Irak dan Suriah, Khawatij, dan Terorisme.

Ali Mustafa menilai Negara Islam Irak dan Suriah yang konon dibentuk tahun 2013 ternyata tidak padam, kendati dunia mengutuk mereka. Hal ini, tulis Ali Mustofa, memperkuat dugaan bahwa ISIS tidak berdiri sendiri, tetapi ada pihak yang sengaja mendirikan dan memelihara untuk kepentingan tertentu.

Di bagian akhir cuitan, dia menulis pernah dikunjungi empat senator AS di Masjid Istiqlal dan mereka menanyakan tentang ISIS.

"Kami jwb bhw NIIS bknlah gerakan Islam," tulis Ali Mustafa.

Ali Mustafa menambahkan ISIS tidak pernah lahir dari rahim umat Islam. Hal itu karena ISIS karakter dan perilakunya sangat jauh bertentangan dengan ajaran Islam.

"Oleh krn itu mengaitkan ISIS dg Agama Islam akan melahirkan kesimpulan yg salah krn Islam adlh ajaran yg tertulis dlm Al-Quran & Hadist," tulis Ali Mustafa.

Menurut dia justru yang dilakukan oleh oknum-oknum muslim sangat menyimpang dari ajaran Islam.

Setiap perbuatan terorisme dan radikalisme, kata Ali Mustafa, haruslah dipahami sebagai kriminalisasi yang dilakukan oleh seseorang yang boleh jadi menganut agama tertentu.

Kendati demikian, kata dia, terorisme dan radikalisme bukanlah ajaran agama yang dianut karena ajaran agama yang dianut sangat mengutuk perlakuan tersebut.

"Terorisme dpt lahir dr ketidakadilan, didesain dan dipelihara pihak2 tertentu utk kepentingan tertentu," tulis Ali Mustafa. "Terorisme juga dpt lahir krn kebodohan dlm memahami agama."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mantan Imam Besar Istiqlal Wafat, JK Ucapkan Duka Cita di Twitter

Mantan Imam Besar Istiqlal Wafat, JK Ucapkan Duka Cita di Twitter

News | Kamis, 28 April 2016 | 10:51 WIB

Imam Besar Masjid Istiqlal Meninggal Dunia Pagi Ini

Imam Besar Masjid Istiqlal Meninggal Dunia Pagi Ini

News | Kamis, 28 April 2016 | 09:58 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×