Ikat Dua Balita dengan Rantai Anjing, Ibu Hamil Dibekuk Polisi

Ruben Setiawan | Suara.com

Minggu, 01 Mei 2016 | 14:45 WIB
Ikat Dua Balita dengan Rantai Anjing, Ibu Hamil Dibekuk Polisi
Ilustrasi penganiayaan, penelantaran anak, bocah dirantai. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang ibu hamil di San Antonio, Texas, Amerika Serikat, ditangkap setelah polisi menemukan dua balita yang terluka dan diikat dengan rantai di halaman belakang rumahnya. Tak hanya itu, polisi juga menemukan enam bocah lain yang mengalami penganiayaan di dalam rumahnya.

Porucha Phillips, (34), ditangkap di kediamannya pada Kamis pekan lalu setelah polisi mendapat laporan dari tetangga yang mendengar tangisan seorang anak sekitar pukul 11.45 malam.

Setibanya di lokasi, polisi menemukan seorang balita tiga tahun yang diikatkan ke pintu dengan seutas tali pengikat anjing. Sementara itu, adik lelaki si bocah, yang berusia dua tahun, diikat ke tanah dengan sebuah rantai logam yang diikatkan ke pergelangan kakinya.

"Saya menyebut hal itu sebagai sesuatu yang menjijikan," kata jaksa penuntut umum Bexar County, Nicholas LaHood.

"Itu mengguncang nurani Anda ketika berpikir, orang seperti apa yang bisa memperlakukan anak-anak, yang menurut saya adalah titipan Tuhan, seperti ini," sambung Nicholas.

Juru bicara Kantor Sheriff Bexar County, James Keith mengatakan, rantai-rantai yang digunakan, sama dengan yang dipakai untuk mengikat anjing.

Keseluruhan ada lima anak perempuan dan tiga anak lelaki berusia antara 10 bulan dan 13 tahun yang diyakini sebagai anak-anak Phillip. Dua diantara anak-anak yang ditemukan, termasuk salah satunya yang mengalami patah lengan, dilarikan ke rumah sakit. Sementara itu, enam anak lainnya diserahkan kepada badan pengasuh anak.

"Mereka lelah, letih, dehidrasi. Ada bukti bahwa mereka mengalami penganiayaan, itu membuat Anda muak melihat sesuatu seperti ini, itu membuat Anda marah," kata Keith.

Dua balita yang ditemukan di halaman belakang diduga bukan anak kandung Phillips. Namun, pihak berwajib meyakini Phillips bertanggung jawab atas keduanya.

Phillips dan seorang lelaki dewasa, yang diyakini sebagai ayah dari enam anak di dalam rumah, tidak ada di tempat saat polisi tiba di TKP. Pasangan tersebut kembali pada Jumat pagi dan langsung diamankan.

Pillips dijerat dua pasal penelantaran anak hingga menyebabkan cedera. Sementara itu, belum ada dakwaan yang diarahkan kepada sang ayah.

Keluarga Phillips tidak punya catatan pelanggaran dengan departemen kesejahteraan anak Texas. Namun, otoritas terkait tengah menyelidiki sebuah laporan yang menyebutkan bahwa rumah tersebut digunakan sebagai tempat penitipan anak. Jendela rumah kediaman Phillips dilengkapi dengan teralis dan poster yang menghalangi pandangan dari luar rumah. (News.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Denada Blak-blakan, Siapa yang Suruh Rahasiakan Kehamilannya 24 Tahun Lalu?

Denada Blak-blakan, Siapa yang Suruh Rahasiakan Kehamilannya 24 Tahun Lalu?

Entertainment | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:30 WIB

Kapolres Sukabumi di DPR: Ibu Tiri Sempat Tak Mengaku Aniaya Nizam Syafei

Kapolres Sukabumi di DPR: Ibu Tiri Sempat Tak Mengaku Aniaya Nizam Syafei

News | Senin, 02 Maret 2026 | 15:44 WIB

Fakta Janggal Kematian Nizam Syafei di Sukabumi, Ayah Bahas Pemakaman Saat Anak Masih Kritis

Fakta Janggal Kematian Nizam Syafei di Sukabumi, Ayah Bahas Pemakaman Saat Anak Masih Kritis

News | Senin, 02 Maret 2026 | 15:00 WIB

Menteri PPPA Minta Hukum Transparan Bagi Oknum Brimob Penganiaya Anak di Tual

Menteri PPPA Minta Hukum Transparan Bagi Oknum Brimob Penganiaya Anak di Tual

News | Senin, 23 Februari 2026 | 15:21 WIB

Tragedi Filisida Sukabumi: Bocah 12 Tahun Tewas di Tangan Ibu Tiri, Ini Penjelasan KPAI

Tragedi Filisida Sukabumi: Bocah 12 Tahun Tewas di Tangan Ibu Tiri, Ini Penjelasan KPAI

News | Minggu, 22 Februari 2026 | 16:40 WIB

Kuasa Hukum Tegaskan Tuduhan Tiktokers Vanessa Soal Ijazah Palsu dan Penelantaran Anak Tak Terbukti

Kuasa Hukum Tegaskan Tuduhan Tiktokers Vanessa Soal Ijazah Palsu dan Penelantaran Anak Tak Terbukti

News | Sabtu, 14 Februari 2026 | 08:10 WIB

Tak Terima Nama Almarhumah Emilia Contessa Disudutkan, Anak Pasang Badan Soal Cicilan Mobil Ressa

Tak Terima Nama Almarhumah Emilia Contessa Disudutkan, Anak Pasang Badan Soal Cicilan Mobil Ressa

Entertainment | Kamis, 05 Februari 2026 | 16:59 WIB

4 Potret Ressa Jadi Model di Tengah Tuntutan Pengakuan Anak ke Denada

4 Potret Ressa Jadi Model di Tengah Tuntutan Pengakuan Anak ke Denada

Entertainment | Senin, 02 Februari 2026 | 21:45 WIB

Viral Kabar Anak Denada Nikah Siri dan Telantarkan Anak, Serangan Balik untuk Membungkam?

Viral Kabar Anak Denada Nikah Siri dan Telantarkan Anak, Serangan Balik untuk Membungkam?

Entertainment | Senin, 02 Februari 2026 | 18:07 WIB

Akui Ressa Anak Kandungnya, Denada Minta Maaf Tinggalkan Sejak Usia 10 Hari

Akui Ressa Anak Kandungnya, Denada Minta Maaf Tinggalkan Sejak Usia 10 Hari

Entertainment | Senin, 02 Februari 2026 | 13:41 WIB

Terkini

Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:09 WIB

Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat

Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:48 WIB

Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari

Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:36 WIB

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:05 WIB

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:04 WIB

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:53 WIB