Malam Ini, 10 WNI Yang Dibebaskan Abu Sayyaf Tiba di Jakarta

Madinah | Erick Tanjung | Suara.com

Minggu, 01 Mei 2016 | 19:43 WIB
Malam Ini, 10 WNI Yang Dibebaskan Abu Sayyaf Tiba di Jakarta
Ilustrasi militan Abu Sayyaf. (Shutterstock)

Suara.com - Sepuluh orang WNI yang telah dibebaskan kelompok Abu Sayyaf di Filipina saat ini sudah berada di dalam pesawat untuk diterbangkan ke Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Mereka diberangkatkan dari Bandara Zamboanga, Filipina dan diperkirakan akan tiba malam ini di Halim Perdanakusumah.

"‎Puji syukur kehadirat Allah, akhirnya 10 ABK WNI yang disandera kelompok bersenjata sejak 26 Maret 2016 yang lalu saat ini telah dapat dibebaskan. Posisi detik ini akan diberangkatkan‎ dari Zamboanga (Filipina) dan diperkirakan akan tiba tengah malam di Jakarta," kata Jokowi dalam konferensi pers di Istana Bogor, Minggu (1/5/2016).

Presiden pun menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam pembebasan kesepuluh WNI, termasuk pemerintah Filipina. Dia juga memastikan mereka dalam keadaan sehat ‎dan aman.

‎"10 WNI tersebut dalam keadaan baik. Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang membantu baik secara formal maupun informal. Ucapan terimakasih juga saya tujukan kepada Pemerintah Filipina, tanpa kerjasama yang baik, upaya pembebasan sandera tersebut tidak mungkin membuahkan hasil yang baik," terang dia.

Upaya pembebasan terhadap 10 WNI yang disandera Abu Sayyaf sendiri berlangsung selama sekitar sebulan. Informasi pembebasan 10 WNI pertamakali diberitakan media Filipina, Inquirer.net.

"Kami diinformasikan bahwa ada orang tak dikenal yang mengantarkan (tawanan) warga Indonesia di depan kantor Gubernur Sulu Abdusakur Toto Tan," kata Kepala Polisi Sulu Wilfredo Cayat.

"Kemudian mereka dibawa ke dalam lalu diberi makanan. Gubernur kemudian menelepon saya dan menyerahkan kesepuluh orang tadi ke kami. Sekarang kami akan membawa ke-10 orang tadi ke Zamboanga dan mengembalikan mereka ke kantor konsuler," Wilfred menambahkan.

Menurut berita Inquirer, kesepuluh WNI dibebaskan setelah Abu Sayyaf setelah menerima uang tebusan sebesar 50 juta peso.

"Mereka dibebaskan antara hari Jumat dan Sabtu di sebuah tempat di Luuk Town," kata seorang sumber.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

10 WNI Dibebaskan, Tapi Masih Ada Empat Sandera Lagi

10 WNI Dibebaskan, Tapi Masih Ada Empat Sandera Lagi

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 18:42 WIB

10 WNI Dibebaskan, Jokowi: Terimakasih Buat Semua Anak Bangsa

10 WNI Dibebaskan, Jokowi: Terimakasih Buat Semua Anak Bangsa

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 18:29 WIB

10 WNI Dibebaskan, BIN: Pemerintah akan Beri Penjelasan

10 WNI Dibebaskan, BIN: Pemerintah akan Beri Penjelasan

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 17:30 WIB

Retno Temui Jokowi di Istana Bogor Lapor Soal Nasib 10 WNI

Retno Temui Jokowi di Istana Bogor Lapor Soal Nasib 10 WNI

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 16:48 WIB

Terkini

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:42 WIB

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:25 WIB

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:05 WIB

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:02 WIB

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:58 WIB

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:55 WIB

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:51 WIB

Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal

Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:41 WIB

Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun

Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:37 WIB

Pemicu Tersembunyi Kekerasan Digital di Kalangan Siswa, Salah Satunya Takut Dibilang Nggak Asyik

Pemicu Tersembunyi Kekerasan Digital di Kalangan Siswa, Salah Satunya Takut Dibilang Nggak Asyik

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:34 WIB