Aktivis Ini Sebut Partai Buruh Diresmikan 1 Mei 2017

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 01 Mei 2016 | 21:34 WIB
Aktivis Ini Sebut Partai Buruh Diresmikan 1 Mei 2017
Demo aksi buruh saat May Day 2016. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Serikat pekerja di Indonesia menargetkan Partai Buruh terbentuk tahun 2017 setelah berdiri organisasi masyarakat Rumah Rakyat Indonesia. Itu dikatakan aktivis buruh Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Parlindungan Sinurat.

"Ormas itu sebagai embrio, cikal bakal terbentuknya partai politik yang akan dideklarasikan menjadi partai pada 1 Mei 2017," ujarnya di Tanjungpinang, Minggu (1/5/2016).

Dia mengatakan kelahiran Partai Buruh harus dibidani dan dimulai dari sekarang agar partai buruh yang diimpikan siap bertarung mengikuti pemilihan umum 2019, Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden. Embrio partai politik itu diawali dengan mendeklarasikan berdirinya sebuah organisai masyarakat.

Deklarasi ormas pun dilakukan oleh para deklarator tingkat provinsi yang notabene adalah para aktivis buruh di 200 kabupaten/kota dan 28 provinsi di depan kantor Gubernur saat acara perayaan hari buruh sedunia.

"Puncak deklarasi dilakukan di Gelora Bung Karno (GBK)," katanya.

Parlindungan mengatakan Partai Buruh akan menjadi kekuatan politik alternatif yang lahir, dan menjadi anomali dari partai-partai yang sudah ada.

"Kira-kira impian itu yang ingin diwujudkan oleh beberapa Konfederasi Serikat Pekerja di Indonesia pada acara peringatan Hari Buruh sedunia pada 1 Mei 2016 atau yang lebih dikenal dengan May Day," katanya.

Menurut dia, salah satu penyebab masih terpuruknya nasib buruh di Indonesia adalah kebijakan negara terhadap perburuhan belum berpihak.

Perjuangan jalur politik bagi gerakan buruh Indonesia dengan cara duduk di kekuasaan politik seperti legislatif, menteri, presiden menjadi keharusan agar lebih mudah mengubah aturan ketenagakerjaan menjadi berpihak.

Mimpi buruh Indonesia untuk lahirnya sebuah Partai Buruh yang kuat untuk memperjuangkan hak dan kepentingan buruh seperti di Inggris, Australia atau Korea Selatan sudah lama di impikan.

Alasannya, partai politik yang ada saat ini dirasakan tidak merespon tuntutan para buruh dan buruh hanya dimanfaatkan saat pemilu.

"Buruh berpolitik sudah terjadi di beberapa negara dengan berbagai pola. Salah satunya memang dengan mendirikan partai politik seperti yang terjadi di Inggris," ujarnya.

Sebenarnya, kata dia organisasi buruh lebih efektif memiliki massa konsisten, iuran anggota yang tekun dan dikelola dengan baik yang tidak dimiliki oleh kader-kader partai politik, solidaritas buruh sangat kuat dan tidak dimiliki oleh partai-partai politik.

"Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pada Agustus 2015 jumlah pekerja formal dan informal Indonesia sebanyak 114,9 juta orang. Pekerja formal sebanyak 48,5 juta atau sebesar 42,24 persen dan pekerja informal sebanyak 66,3 juta orang atau 57,76 persen. Patut diperhitungkan dalam pemilu tahun 2019," katanya.

Dia mengatakan perjuangan ekonomi seperti upah murah, ketidakpastian kerja, dan jaminan sosial kerja seperti unjangan hari tua, jaminan kesehatan, jaminan pensiun, dan perjuangan menuntut kesejahteraan yang telah dilakukan oleh gerakan serikat buruh selama ini harus dikembangkan dan menjadi sebuah perjuangan politik.

"Perjuangan untuk merebut kekuasaan politik: pemerintahan, parlemen, dan akhirnya perebutan siapa yang menguasai negara," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Turunkan 2.000 Personel, Kasatpol PP Berharap May Day Aman

Turunkan 2.000 Personel, Kasatpol PP Berharap May Day Aman

News | Sabtu, 30 April 2016 | 10:08 WIB

'Pemanasan' "May Day", 100 Ribu Buruh Jerman Mogok Kerja

'Pemanasan' "May Day", 100 Ribu Buruh Jerman Mogok Kerja

News | Sabtu, 30 April 2016 | 06:13 WIB

Kapolda Metro Jaya: Jangan Kirim Buruh ke Jakarta di "May Day"

Kapolda Metro Jaya: Jangan Kirim Buruh ke Jakarta di "May Day"

News | Jum'at, 29 April 2016 | 22:01 WIB

Peringatan Mayday, Polisi Pastikan Kegiatan CFD Tetap Diadakan

Peringatan Mayday, Polisi Pastikan Kegiatan CFD Tetap Diadakan

News | Jum'at, 29 April 2016 | 11:03 WIB

16 Ribu Aparat Bersiap Amankan Peringatan Hari Buruh Sedunia

16 Ribu Aparat Bersiap Amankan Peringatan Hari Buruh Sedunia

News | Jum'at, 29 April 2016 | 10:29 WIB

Liberalisasi Ekonomi Jokowi Mengancam Keselamatan Buruh

Liberalisasi Ekonomi Jokowi Mengancam Keselamatan Buruh

News | Kamis, 28 April 2016 | 15:02 WIB

Demo Buruh di HI Tak Membuat Macet

Demo Buruh di HI Tak Membuat Macet

News | Kamis, 28 April 2016 | 14:13 WIB

Aksi Buruh Peringati IWMD 2016

Aksi Buruh Peringati IWMD 2016

Foto | Kamis, 28 April 2016 | 13:09 WIB

Perusahaan Minim Berikan Hak Maternitas Buruh Perempuan

Perusahaan Minim Berikan Hak Maternitas Buruh Perempuan

News | Selasa, 26 April 2016 | 16:15 WIB

LBH: Setahun, 1.409 Buruh Dipecat

LBH: Setahun, 1.409 Buruh Dipecat

News | Selasa, 26 April 2016 | 15:29 WIB

Terkini

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:45 WIB

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

Surakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:40 WIB

×