Pengamat: Indonesia Perlu Pikirkan 4 Orang yang Masih Disandera

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 01 Mei 2016 | 22:32 WIB
Pengamat: Indonesia Perlu Pikirkan 4 Orang yang Masih Disandera
Hikmahanto Juwono. (suara.com/Laban Laisila)

Suara.com - Guru besar hukum internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana mengapresiasi keberhasilan membebaskan 10 Warga Negara Indonesia yang disandera kelompok bersenjata di wilayah perairan Filipina.

Mengingat ada dugaan perusahaan membayar tebusan yang diminta, menurut dia pemerintah perlu bersikap.

Pemerintah harus menegaskan bahwa pemerintah tidak melakukan pembayaran apapun kepada para penyandera. Kalaupun ada pembayaran, hal tersebut dilakukan oleh perusahaan tanpa sepengetahuan pemerintah.

"Pemerintah perlu melakukan klarifikasi ini agar publik paham bahwa pemerintah tidak kalah ketika berhadapan dengan para penyandera," katanya, Minggu (1/5/2016).

Hal yang sama perlu disampaikan ke negara-negara yang warganya turut disandera. Hal ini karena tindakan perusahaan yang membayar tebusan akan mempengaruhi upaya negara tersebut dalam membebaskan para warga yang disandera.

"Pemerintah harus tetap memikirkan empat sandera yang belum dibebaskan. Dalam pembebasan sandera ini pemerintah menghadapi dilema jika perusahaan keempat warga ini tidak mau melakukan pembayaran tebusan," ujarnya.

Menurut dia, pemerintah perlu mengumumkan dan mengimbau agar kapal-kapal berbendera Indonesia ataupun ABK WNI yang bekerja di kapal berbendera asing untuk tidak melewati jalur-jalur laut yang masih dikuasai oleh pemberontak Abu Sayyaf.

Hal ini karena pembayaran dari perusahaan menjadikan kapal berbendera Indonesia atau ABK WNI menjadi sasaran empuk bagi para pemberontak Abu Sayyaf untuk mendapatkan uang tebusan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suami Dibebaskan dari Abu Sayyaf, Sya'diah Sujud

Suami Dibebaskan dari Abu Sayyaf, Sya'diah Sujud

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 22:08 WIB

Tim Surya Paloh Ikut Bebaskan 10 Sandera, Begini Kronologisnya

Tim Surya Paloh Ikut Bebaskan 10 Sandera, Begini Kronologisnya

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 22:02 WIB

10 WNI Diterbangkan ke Jakarta Pakai Pesawat Surya Paloh

10 WNI Diterbangkan ke Jakarta Pakai Pesawat Surya Paloh

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 21:48 WIB

10 Sandera Dibebaskan, Netizen: Saya Ikut Nangis Bahagia

10 Sandera Dibebaskan, Netizen: Saya Ikut Nangis Bahagia

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 21:06 WIB

Jokowi Unggah Foto 10 ABK yang Baru Saja Dibebaskan di Facebook

Jokowi Unggah Foto 10 ABK yang Baru Saja Dibebaskan di Facebook

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 20:53 WIB

Jokowi Kerja Keras Bebaskan 4 WNI yang Masih Disandera Abu Sayyaf

Jokowi Kerja Keras Bebaskan 4 WNI yang Masih Disandera Abu Sayyaf

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 20:35 WIB

Panglima TNI: Empat WNI Sebentar Lagi Bisa Dibebaskan

Panglima TNI: Empat WNI Sebentar Lagi Bisa Dibebaskan

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 20:03 WIB

Malam Ini, 10 WNI Yang Dibebaskan Abu Sayyaf Tiba di Jakarta

Malam Ini, 10 WNI Yang Dibebaskan Abu Sayyaf Tiba di Jakarta

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 19:43 WIB

10 WNI Dibebaskan, Tapi Masih Ada Empat Sandera Lagi

10 WNI Dibebaskan, Tapi Masih Ada Empat Sandera Lagi

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 18:42 WIB

10 WNI Dibebaskan, Jokowi: Terimakasih Buat Semua Anak Bangsa

10 WNI Dibebaskan, Jokowi: Terimakasih Buat Semua Anak Bangsa

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 18:29 WIB

Terkini

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:06 WIB

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:03 WIB

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 18:53 WIB

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:51 WIB

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 18:50 WIB

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB

KPK Tahan Fahd Arafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

KPK Tahan Fahd Arafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB

×