Rustam Mundur Gara-gara Pembicaraan Saefullah dan Ahok Bocor?

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Senin, 02 Mei 2016 | 11:18 WIB
Rustam Mundur Gara-gara Pembicaraan Saefullah dan Ahok Bocor?
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus reklamasi di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (27/4/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Cerita tentang Rustam Effendi mundur dari wali kota Jakarta Utara masih jadi pembicaraan hangat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Saat ini, muncul isu Rustam mundur gara-gara mengetahui adanya pembicaraan antara Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Sekretaris Daerah Saefullah mengenai evaluasi atas kinerja Rustam selama ini.

"Nggak ada, ngapain? Saya tahu apa yang harus saya omongin. Ngapain dibocor-bocorin? Itu kan hak yang bersangkutan. Keputusannya ada di gubernur. Kalau saya tugas pokok saya di UU, permendagri, perda, keputusan gubernur, saya disumpah membantu gubernur dan wakil gubernur dalam menjalankan visi misinya," kata Saefullah di Lapangan IRTI, Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Senin (2/5/2016).

Saefullah menambahkan sama sekali tidak tahu rencana Rustam mundur. Soalnya, ketika itu Rustam langsung lapor ke Ahok.

"Saya nggak tahu Pak Rustam mau mengundurkan diri. Pak Rustam lapor ke gubernur dulu, katanya 'soalnya kalau saya lapor ke bapak (Saefullah) nanti saya dinasehatin sama bapak (buat nggak mundur). Saya bilang, ini pilihan bapak,'" kata Saefullah.

Setelah Ahok menerima surat pengunduran diri, Saefullah diperintahkan untuk langsung memprosesnya. Posisi Rustam kemudian digantikan Wakil Wali Kota Jakarta Utara Wahyu Haryadi menjadi pelaksana tugas wali kota.

"Karena suratnya sudah ada di gubernur dan sudah didisposisi ke saya, pemberhentiannya diproses, wakil dipilih buat jadi plt (pelaksana tugas) ya sudah saya tindaklanjuti. Sangat simpel, enggak ada masalah. Orang mau mundur atau maju silakan aja," kata dia.

Sejak Ahok menjadi gubernur Jakarta, sudah ada sejumlah pejabat yang mundur. Pada Senin (25/4/2016) lalu Rustam Effendi mengirimkan surat pengunduran diri dari jabatan wali kota Jakarta Utara ke Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta secara tiba-tiba. Dia mundur setelah berseteru dengan Ahok karena masalah kinerja.

Sebelumnya, Novizal mundur dari jabatan Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta. Usai Rustam dan Novizal resmi mundur dari jabatan. Beredar kabar jika sejumlah pejabat juga ingin mengundurkan diri dari jajaran Pemprov DKI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Senang Pejabat Mundur, Ahok: Mungkin Mereka Sudah Terlalu Kaya

Senang Pejabat Mundur, Ahok: Mungkin Mereka Sudah Terlalu Kaya

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 15:35 WIB

Tjahjo Minta Rustam Jelaskan Alasan Mundur Usai Dimarahi Ahok

Tjahjo Minta Rustam Jelaskan Alasan Mundur Usai Dimarahi Ahok

News | Kamis, 28 April 2016 | 15:13 WIB

Kegiatan Rustam Sehari Setelah Tak Jadi Wali Kota Jakarta Utara

Kegiatan Rustam Sehari Setelah Tak Jadi Wali Kota Jakarta Utara

News | Rabu, 27 April 2016 | 16:22 WIB

Posisi Baru dengan Gaji Lebih Kecil, Rustam Effendi: Syukuri Saja

Posisi Baru dengan Gaji Lebih Kecil, Rustam Effendi: Syukuri Saja

News | Rabu, 27 April 2016 | 15:16 WIB

Ini Alasan Sesungguhnya Rustam Mundur Setelah Tegang dengan Ahok

Ini Alasan Sesungguhnya Rustam Mundur Setelah Tegang dengan Ahok

News | Rabu, 27 April 2016 | 14:59 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×