Ahok Tak Takut Digertak Pejabat Ingin Mundur, Malah Bersyukur

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Senin, 02 Mei 2016 | 11:44 WIB
Ahok Tak Takut Digertak Pejabat Ingin Mundur, Malah Bersyukur
Petugas Sensus Ekonomi dari Badan Pusat Statistik menyambangi rumah Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Minggu (1/5/2016) pagi [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Minggu lalu, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengeluarkan pernyataan yang mengagetkan. Dia menantang para pegawai negeri sipil eselon I dan II yang kinerjanya tidak bagus dan tidak suka bekerjasama dengan Ahok untuk mengajukan surat pengunduran diri pada Senin (2/5/2016).

Ketika hal itu ditanyakan kembali hari ini, Ahok mengatakan telah menyerahkan sepenuhnya kepada Sekretaris Daerah Saefullah.

"Tanya pak sekda saja. Saya kira dari dulu kan saya udah terus sampaikan, PNS kalau sudah terlalu kaya, tidak mau mengabdikan diri lagi kepada DKI, karena tidak bisa lagi main-main proyek," kata Ahok di Lapangan IRTI, Monumen Nasional, Jakarta, Senin (2/5/2016)

Menurut Ahok saat ini banyak PNS masih produktif dan siap bekerjasama dengannya untuk memperbaiki kinerja pemerintahan. Itu sebabnya, yang merasa tidak cocok dan tidak mampu menunjukkan performa terbaik, dipersilakan menyingkir.

"Lebih baik ngalah, karena PNS yang baik-baik ini banyak, yang baik-baik ini banyak, buka hanya muda, yang umur paruh baya juga banyak yang nggak pernah dapat kesempatan," kata Ahok.

Ahok sama sekali tidak tidak menunjukkan kekhawatiran mengenai munculnya isu akan ada barisan pejabat yang akan mundur.

"Ya saya bersyukur dan berterimakaih, saya dari dulu udah sampaikan. Saya buat garis, yang mau Jakarta baru ke kiri, yang nggak mau ikut ke kanan, begitu aja, santai saja sudah," katanya.

"Kelebihan pegawai, karena sekarang pegawai yang muda-muda yang bagus-bagus, atau yang tua juga yang bagus-bagus yang tidak pernah mendapat pejabat eselon, enggak naik-naik, kalau nunggu pensiun susah," Ahok menambahkan.

Ahok menganggap pejabat yang pensiun karena mereka telah memasuki masa pensiun atau karena masalah kesehatan.

"Sekarang kita udah tiga tahun (memimpin), mundur cuma empat, itu juga alasan sudah mau pensiun, sakit, terus mau gertak nggak jadi," kata dia.

Isu ini muncul setelah Rustam Effendi mundur dari wali kota Jakarta Utara setelah berseteru dengan Ahok. Kabarnya, akan ada barisan pejabat yang berencana ingin mundur karena tak cocok dengan kepemimpinan Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok: Pemegang KJP Masuk Universitas Dapat Beasiswa Rp18 Juta

Ahok: Pemegang KJP Masuk Universitas Dapat Beasiswa Rp18 Juta

News | Senin, 02 Mei 2016 | 10:11 WIB

Senang Pejabat Mundur, Ahok: Mungkin Mereka Sudah Terlalu Kaya

Senang Pejabat Mundur, Ahok: Mungkin Mereka Sudah Terlalu Kaya

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 15:35 WIB

Ahok Bikin Ngakak Saat Ditanya Bisnis Keluarga oleh Petugas BPS

Ahok Bikin Ngakak Saat Ditanya Bisnis Keluarga oleh Petugas BPS

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 11:47 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×