Anak Sekolah Diajak Ikut Demo Tuntut Lengserkan Ahok

Siswanto | Suara.com

Selasa, 03 Mei 2016 | 14:51 WIB
Anak Sekolah Diajak Ikut Demo Tuntut Lengserkan Ahok
Demonstrasi warga di depan gedung Balai Kota DKI dan KPK, Selasa (3/5/2016) siang, juga diikuti oleh puluhan pelajar SMP dan SMA. [suara.com/Leronard Ardy Kornay]

Suara.com - Demonstrasi warga di depan gedung Balai Kota DKI dan KPK, Selasa (3/5/2016) siang, juga diikuti oleh puluhan pelajar SMP dan SMA.

Menurut keterangan salah satu siswa berinisial Fan (14), dia dan teman-temannya dari pemukiman Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, ikut demo karena sekolahnya libur dan dia diajak paman.

"Saya diliburin sekolah, iya saya mau ikut demo ini karena diajak sama om saya," kata Irfan (14) ditemui Suara.com di depan gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Sebagian anak mengaku sengaja tidak masuk sekolah demi ikut demo. Seperti Dik (16), dia dan teman-temannya kompak bolos sekolah untuk ikut para orangtua demo.

"Kalau saya emang sengaja bolos, teman saya juga begitu sama semua, pada bolos," kata salah satu pelajar SMK di Pluit, Jakarta Utara.

Para pelajar mengaku ikut demo untuk menyuarakan aspirasi warga Luar Batang yang menolak rencana pemerintah menertibkan pemukiman padat penduduk.

Di depan gedung KPK, ratusan warga yang mengatasnamakan sejumlah kelompok demonstrasi untuk mendesak komisioner KPK segera menyelesaikan kasus dugaan suap dalam pembahasan aturan reklamasi Teluk Jakarta dan dugaan penyimpangan dalam pembelian tanah untuk Rumah Sakit Sumber Waras.

"KPK harus segera tangkap Ahok (Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama), harga mati tangkap dan turunkan Ahok. Tangkap Ahok, tangkap Ahok, KPK tidak boleh takut dengan Ahok, pribumi bersatu, kita harus bersatu," kata orator di depan gedung KPK.

Mereka tidak percaya dengan kepemimpinan Ahok. Mereka juga menuntut KPK serius mengusut kasus-kasus itu.

"Saudara-saudara, kita sudah ditipu oleh KPK, padahal Ahok sudah jelas. KPK sudah melakukan pengkhianatan, pengkhianatan yang dilakukan oleh KPK," katanya.

Mereka menuding kebijakan Ahok membeli tanah untuk RS Sumber Waras telah mengakibatkan kerugian keuangan negara. Mereka mengacu pada data BPK Provinsi DKI Jakarta yang menemukan indikasi kerugian keuangan. (Leonard Ardy Konay)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demo Sambil Tutup Jalan, Massa Anti Ahok Tuding KPK Pengkhianat

Demo Sambil Tutup Jalan, Massa Anti Ahok Tuding KPK Pengkhianat

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 13:41 WIB

Sekda Diusir dari Luar Batang, Ini Penjelasan Ahok Sual Duit 1 M

Sekda Diusir dari Luar Batang, Ini Penjelasan Ahok Sual Duit 1 M

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 13:01 WIB

Sejumlah Alasan Kelompok Warga Ini Ingin Cepat Lengserkan Ahok

Sejumlah Alasan Kelompok Warga Ini Ingin Cepat Lengserkan Ahok

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 12:44 WIB

Saefullah Diusir dari Masjid Luar Batang, Ahok Geleng-geleng

Saefullah Diusir dari Masjid Luar Batang, Ahok Geleng-geleng

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 12:29 WIB

Terkini

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:28 WIB

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:08 WIB

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:03 WIB

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:01 WIB

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB