50 Persen Anak Cabul Gara-gara Keseringan Nonton Film Porno

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Rabu, 04 Mei 2016 | 13:12 WIB
50 Persen Anak Cabul Gara-gara Keseringan Nonton Film Porno
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise di kampanye Cyber Bullying di Pintu VII, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu ( 4/10/2015). ' [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise  mengungkapkan data yang menyebutkan pencabul anak umumnya akibat pengaruh film porno. Hal itu diketahui Yohana setelah berbincang dengan para pelaku pencabulan di beberapa lembaga pemasyarakatan.
 
"Dari situ evaluasi yang saya dapat, hasilnya, sekitar 50 persen pelaku itu karena menonton pornografi. Sekitar 25 persen adalah tadinya korban dari predator yang datang dengan gambar porno, nonton dan sambil nonton mempraktekan kepada yang lain, akhirnya jadi pelaku. Awalnya korban, akhirnya jadi pelaku," kata Yohana usai menghadiri acara di Hotel Peninsula, Jakarta, Rabu (4/5/2016).
 
Yohana menambahkan sebanyak 25 persen kasus kekerasan seksual terhadap anak dilatari rendahnya pendidikan pelaku juga akibat broken family.
 
"Jadi anak-anak ini adalah korban. Karena itu dia lakukan itu. Ini evaluasi yang kami buat dengan ada evaluasi ini kita jadikan refrenesnsi untuk revisi UU perlindungan anak dan kebijakan lain untuk menyelamatkan anak," kata dia.
 
Untuk mengatasi masalah tersebut, kementerian yang dipimpin Yohana telah membentuk unit satuan tugas untuk mendeteksi kasus kekerasan seksual di lapangan.
 
Satgas, kata Yohana, bekerja sampai ke pedesaan. Mereka bekerjasama dengan Pusat Pelayanan Terpadu ‎Perempuan dan Anak. 
 
"Jadi kami bisa menyelesaikan keluhan yang masuk kepada kami. Dari unit ini kita bisa menyelesaikan semua. Bila harus dibawa ke ranah hukum, maka dibawa ke ranah hukum," tuturnya. 
 
‎Unit ini, kata dia, juga bekerjasama dengan polisi, tokoh adat, tokoh agama, aktivis perempuan, dan LSM. Satgas tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghadapi kasus kekerasan terhadap anak.
 
"Kami juga punya Intelejen khusus yang kami pakai untuk kasus trafiking, di mana perempuan dan anak jadi korban," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yuyun Tewas Usai Diperkosa 14 Pemuda, Menteri akan ke TKP

Yuyun Tewas Usai Diperkosa 14 Pemuda, Menteri akan ke TKP

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 12:55 WIB

Psikolog: Pemerkosa Yuyun Juga Konsumsi Zat Adiktif Lain

Psikolog: Pemerkosa Yuyun Juga Konsumsi Zat Adiktif Lain

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 10:04 WIB

Tragedi Yuyun, Migrant Care Juga Ungkap Kekerasan Seks ke TKW

Tragedi Yuyun, Migrant Care Juga Ungkap Kekerasan Seks ke TKW

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 19:42 WIB

Federasi Buruh Kecam Pemerkosaan Yuyun oleh 14 Pemuda

Federasi Buruh Kecam Pemerkosaan Yuyun oleh 14 Pemuda

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 18:45 WIB

Terkini

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:56 WIB

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:53 WIB

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:49 WIB

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:46 WIB

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:40 WIB

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:09 WIB

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:46 WIB

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:43 WIB

Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:31 WIB