Munaslub Golkar Telan Biaya Rp70 Miliar

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Rabu, 04 Mei 2016 | 21:55 WIB
Munaslub Golkar Telan Biaya Rp70 Miliar
Rapat Pleno DPP Golkar di Kantor Pusat Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (28/1/2016). [Suara.com/Ummy Hadyah Saleh]

Suara.com - Partai Golkar akan menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa di Bali 17 Mei mendatang. Untuk memilih ketua umum baru itu, Golkar merogoh kocek dalam-dalam sampai Rp70 miliar.

"Estimasi biaya Munaslubnya mencapai Rp70 miliar," kata Wakil Ketua Komite Etik Munaslub Partai Golkar, Laurens Siburian usai berkonsultasi dengan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung KPK Jalan Rasuna Sakd, Jakarta Selatan, Rabu (4/5/2016).

Menurut Laurens, dana sedemikian besat tersebut akan diatur oleh Penyelenggara Munaslub, termasuk asal usul dana itu.

Sebenarnya untuk menopang dana sebesar itu, pihak penyelenggara Munaslub memutuskan setiap calon ketua umum wajib memberikan uang sebesar Rp1 miliar. Sehingga tidak perlu mengambil dana dari kas partai.

Namun rencana tersebut terancam batal. Karena KPK sudah meminta agar langkah tersebut tidak dijalankan.

Alasan yang terlibat adalah penyelenggara negara menjadi kekuatan KPK dibalik saran tersebut. Pasalnya, kasus dugaan korupsi berupa penerimaan gratifikasi atau hadiah akan muncul jika langkah tersebut terus dijalankan.

"Kalau kata KPK Rp1 miliar itu tidak boleh, dibatalkan karena baik calon yang akan dipilih itu kan penyelenggara negara seperti anggota DPR maupun yang punya suara bisa juga dia anggota DPR, bupati, gubernur, walikota. Jadi yang memberi dan menerima itu bisa saja pejabat atau penyelenggara negara. Oleh karena itu, terkait masalah gratifikasi, itu bisa masuk dalam ketentuan gratifikasi, karena itu dilarang memberikan sumbangan Rp1 miliar di Munslub ini," kata Laurens.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Minta Golkar Batalkan Iuran Rp1 M, KPK Siap Awasi Munaslub

Usai Minta Golkar Batalkan Iuran Rp1 M, KPK Siap Awasi Munaslub

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 20:42 WIB

KPK Minta Golkar Tiadakan Iuran Rp1 Miliar Bagi Caketum Partai

KPK Minta Golkar Tiadakan Iuran Rp1 Miliar Bagi Caketum Partai

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 20:35 WIB

Ini Jurus Setya Novanto untuk Dongkrak Suara Partai Golkar

Ini Jurus Setya Novanto untuk Dongkrak Suara Partai Golkar

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 18:56 WIB

Ditanya Dukungan Jokowi, Setya Novanto Malah Tertawa

Ditanya Dukungan Jokowi, Setya Novanto Malah Tertawa

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 18:48 WIB

Jika Jadi Ketum Golkar, Setya Novanto Mundur dari Ketua Fraksi

Jika Jadi Ketum Golkar, Setya Novanto Mundur dari Ketua Fraksi

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 17:43 WIB

Soal Iuran Caketum Partai Golkar, Sikap Pimpinan KPK Terpecah

Soal Iuran Caketum Partai Golkar, Sikap Pimpinan KPK Terpecah

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 13:41 WIB

Patok Rp1 Miliar Tiap Caketum, KPK Sebut Partai Golkar Kreatif

Patok Rp1 Miliar Tiap Caketum, KPK Sebut Partai Golkar Kreatif

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 12:54 WIB

Akbar Tanjung Tak Suka Aturan Calon Bos Golkar Bayar Rp1 Miliar

Akbar Tanjung Tak Suka Aturan Calon Bos Golkar Bayar Rp1 Miliar

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 21:00 WIB

Akbar Tandjung Khawatir Iuran Rp1 M Jadi Preseden Buruk Golkar

Akbar Tandjung Khawatir Iuran Rp1 M Jadi Preseden Buruk Golkar

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 20:46 WIB

Akbar Tanjung Ingatkan Golkar Pernah Jadi Partai Paling Eksis

Akbar Tanjung Ingatkan Golkar Pernah Jadi Partai Paling Eksis

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 19:12 WIB

Terkini

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt

Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 23:11 WIB

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:07 WIB

×